
Setelah menikmati makan malamnya Tania kembali mendengarkan lagu yang di persembahkan khusus buatnya.
Ternyata suamiku punya sisi romantis seperti ini banyak yang ingin aku ketahui tentangmu Alvaro,Aku akan berusaha menjadi istri yang baik buatmu dan semoga ini awal yang baik buat pernikahan kita kedepannya. Tania asik dengan pemikirannya
Varo pun larut dalam pikirannya.
"Melihat dia menikmati semua ini,aku sangat merasa senang dan bersyukur bisa menikah dengannya,aku janji Tania setelah ini aku akan menyelesaikan semua masalah ku dengan Viona,termasuk mengakhiri hubungan ku denganya.yang dari awal sudah memang tidak bisa aku maafkan lagi perbuatannya padaku,aku ingin mengenalmu lebih jauh lagi Tania,ada perasaan ingin memilikimu seutuhnya dalam hati ini.
sesekali Tania tersenyum kearah suaminya dan Varo membalas senyuman Tania.
"Ada yang ingin ku berikan padamu Tania "Varo mengambil sesuatu yang sejak tadi dia sembunyikan
Sebuah kotak perhiasan ada cincin berlian didalamnya.
Tania hanya diam saat cicin itu dibuka oleh varo.
"Sini tanganmu,aku ingin memakaikannya langsung pada jarimu,semoga cincinya pas ya,,Tania dengan ragu mengulurkan tanganya dan Varo segera menyematkan cicin itu dijari manis istrinya.
cincin terpasang sempurna dijari nya sangat cocok sekali.Tania menatap cincin itu.
"Akhir - akhir ini banyak sekali hadiah yang ku terima dari Tante Bella,Kakek dan juga dirimu,apa tidak berlebihan ya Varo.apalagi semua yang diberikan padaku adalah barang mewah dan mahal".
__ADS_1
"Itu yang memang harus kamu terima karena sudah masuk dikeluarga Sultan dan harus terbiasa dengan semua pemberian itu,ucap Alvaro santai
"Tapi,,,,,
"Jangan protes,kamu akan menerima lebih banyak lagi saat suamimu ini sudah menjabat sebagai CEO muda nanti siapkan lemari dan tempat perhiasan mu".
Mendengar nya membuat Tania semakin shock
"Aku mohon varo,jangan lakukan itu aku benar-benar tidak terbiasa akan semua ini".
Varo diam menanggapi perkataan istrinya
"Dia memang gadis yang istimewa,kalo saja viona yang ada didepan ku,pasti dengan sangat senang menerima semuanya".bathin varo.
"Tapi jangan menolak bila aku memberikan sesuatu padamu,aku janji tidak akan berlebihan sesuai kemauan mu,varo mencoba meyakinkan istrinya.
"Baiklah,makasih Varo.
Varo mengeluarkan sebuah kartu berwarna hitam dari dompetnya dan menyerahkan pada Tania.
"Ini hadiah lagi buat hari ini,aku tidak mau kamu menolaknya,gunakan lah uang didalamnya sesuai keinginanmu".
__ADS_1
Tania baru saja ingin protes karena dia tahu kartu hitam itu adalan kartu limit atau tanpa batas.
Tania hanya menghembuskan nafas pelan
"Keluarga ini benar-benar kebanyakan duit"
"Aku lebih senang bila uang kita digunakan untuk amal,dan membantu orang -orang yang membutuhkan saja,bagaimana varo?? minta persetujuan suaminya.
"Soal amal itu sudah menjadi tanggung jawab pak Sarko,kakek mendonasikan beberapa uang ke panti asuhan.Dan ada satu panti asuhan dibawa pengawasan rutin perusahaan kakek,sekolah-sekolah gratis juga ada serta beasiswa SD,SMP,SMA sampai kuliah sudah ada.Jelas Varo yang membuat Tania kagum akan hal itu.
"Aku orang yang sangat beruntung menikah dengan mu,ucap Tania
"Kenapa???? varo mengeryitkan alisnya
"Selain tampan,kaya, baik hati pula Tania berucap tanpa sadar dari mulutnya.
"Ehmmmmm sepertinya kamu baru saja memujiku,dan aku tersanjung.Varo terlihat memulai menggoda istrinya.
Tania dengan cepat menutup mulutnya yang keceplosan dan menunduk malu.
Varo mengangkat dagu istrinya ingin sekali mencium bibir Tania,tapi dia tahu ini tempat umum
__ADS_1
"Sabar Varo,Lirihnya didalam hati