Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Chapter Bonus 18


__ADS_3

Farasya selalu menemani sang ibu yang kondisinya mulai membaik,Farasya yang supel langsung merasa nyaman bergaul dengan para Dokter dan Suster yang merawat sang Ibu.


Felisha sudah kembali kerumah mertuanya,Suaminya Yudis sudah di perbolehkan untuk pulang.


Saat Felisha ada waktu ia akan mengunjungi Farasya di rumah sakit.Hubungan mereka berdua semakin dekat.ibu Jesica sangat bahagia ketika tau Farasya masih memiliki keluarga.Dan Ia menganggap Felisha juga seperti anaknya sendiri.


"Kak Feli,,,Aku tak pernah lagi melihat Dokter Zio"Tanya Fara saat ia sedang makan siang bersama Felisha.Felisha meminta Fara untuk memanggil dirinya Kakak.


"Ada apa mencarinya,kamu merindukan Dokter tampan itu"Goda Feli


"Eh,,enggak Kak"Elak Fara.ia sangat mengagumi sosok Zio namun masih ia sembunyikan di hatinya.


"Tidak masalah kamu merindukannya,karena setau kakak Dokter Zio,belum memiliki kekasih".


"Yang benar Kak,Dokter setampan itu masih singel".Farasya merasa tak percaya.

__ADS_1


"Tanyakan saja langsung pada orangnya".ucap Felisha.


"Hmmmmm malu lah kak,aku baru saja bertemu dengannya,masa harus menanyakan hal yang pribadi".


"Ya sudah jalani saja dulu sebagai teman,siapa tau dia jodohmu".


"Sangat susah sekali Kak,Dokter Zio sibuk sekali saat dirumah sakit".ucap Fara sedih


"Iya Dokter Zio memang seperti itu,karena pekerjaannya sangat padat beberapa bulan ini".


***********


Zio mengambil cuti satu Minggu untuk tidak bekerja karena ingin ikut bersama keluarga besarnya ke Kalimantan mengunjungi saudari kembarnya Zia,ia juga sangat merindukan kedua keponakannya.


Tania melihat Zio yang tertidur lelap didalam pesawat,Tania tau putranya itu pasti sangat lelah.ada rasa bangga dihati Tania pada Zio yang begitu bertanggung jawab dengan pekerjaannya.

__ADS_1


Soal keuangan mereka sebenarnya cukup,namun anak-anak Tania dan Varo memilih jalannya masing-masing untuk sukses.


Zio memang tak terlalu berminat pada bisnis berbeda dengan Zain sang Kakak yang begitu menuruni sifat Ayahnya Varo.


Namun Tania dan Varo tak pernah protes dengan keinginan anaknya asal masih dalam batas wajar.


"Sayang kamu memandangi Zio lama sekali,ada apa???".Tanya Varo


"Semua anak kita sekarang jauh Mas,hanya Zio yang berada didekat kita.Tapi kadang ia sibuk dengan pekerjaannya di rumah sakit jadi jarang sekali pulang,aku tak akan menyia-nyiakan kebersamaan dengannya saat masa liburannya ini".ucap Tania berkaca-kaca.


"Kamu pasti sangat kesepian ya sayang".Varo memeluk sang istri.Varo mengerti karena dulu rumah mereka begitu ramai sekarang hanya ada Tania dan dirinya,kadang Varo juga masih sibuk dengan perusahaannya.


Tania berpikir mungkin sudah waktunya Zio menikah,namun Tania bingung Zio belum mengenalkan seorang gadis sebagai kekasihnya,Tania sempat mengira Felisha yang akan menjadi menantunya.Namun setelah Tania dapat kabar Felisha kembali pada suaminya ia pun turut merasa bahagia,Sakka memang membutuhkan sosok ayah kandungnya.


Tania akan membicarakan tentang rencana menikahkan Zio saat sampai di rumah Zia Nanti.Ada gadis yang ia kagumi saat Tania sering berkunjung ke panti asuhan dulu.Tania dengar gadis itu sudah dewasa sekarang dan memiliki keluarga angkat.

__ADS_1


Walau tak pernah melihat wajah gadis itu dewasa Tania yakin sekali untuk meminang gadis itu.Tania ingin menjodohkan Zio dengannya.Ia akan meminta bantuan suaminya untuk mencari informasi dan alamat gadis itu.


__ADS_2