Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab.109


__ADS_3

Bibi Ulfa sudah selesai dengan memijat Seluruh tubuh Tania.


"Terima kasih ya Bi,sekarang badan Tania terasa ringan dan tidak terasa cape lagi.pijatan Bi Ulfa sangat propesional menurut Tania.


"Sama-sama non Tania,istirahat yang cukup ya non,pesan Bi Ulfa dan langsung berpamitan keluar.


Tania segera tertidur pulas setelah dipijat,dia tidak menyadari kedatangan suaminya didekatnya.


"Nyenyak sekali tidurnya,aku jadi tidak tega untuk mengganggunya,hmmmmmm bukankah tadi dia berjanji akan melayani ku malam ini,gumam Varo


"Ya sudah lah,aku juga akan pergi tidur saja".Varo naik keatas ranjang tangannya melingkar memeluk istrinya.


Sesekali mencium tengkuk leher istrinya,wangi tubuh istrinya membuat candu baginya.


"Bukankah dia habis dipijat ya,kenapa enggak tercium bau minyak gosok untuk pijat,pikir Varo.


Wanginya malah sangat nyaman di endus,varo terus mengusap hidungnya dan menjelajahi setiap inci leher Tania mencium nya dengan lembut.


Varo membalik perlahan tubuh Tania agar menghadapnya.Lalu mencium bibir istrinya.


Tangannya juga mulai sulit ia kondisikan.sudah menjalar kemana-mana.yang diraba malah tetap asik dengan tidurnya.

__ADS_1


Varo membuka bajunya,dan membuangnya asal,dia merasa tubuhnya sangat panas.


"Sayang apa kamu tidak mau bangun,maaf kalau aku mengganggu tidurmu.bisik varo ditelinga istrinya.


Varo melancarkan aksinya mencium Tania.Merasa pasokan oksigennya berkurang Tania akhirnya terbangun.membuka matanya perlahan dan menatap langsung mata suaminya yang begitu menempel di depan wajahnya.


"Emmmmmmm,va,,ro,,desis Tania.


Mendengar ada yang memanggil namanya,Varo menghentikan ciumannya.


"Aku mengganggu tidurmu sayang ,tanya varo dengan ekspresi muka yang merasa tidak berdosa sama sakali.


"Menurutmu????Tania balik bertanya.


"Aku boleh melakukannya ya sayang,Bukankah tadi kamu berjanji akan melayaniku,belum sempat Tania menjawab varo sudah kembali keaktifitasnya tadi,mencium istrinya.


"Biar aku saja yang bekerja,kamu pasti lelah kan sayang,bisik varo ditelinga Tania.Varo terus mengecup setiap inci badan Tania.


Tania hanya pasrah menerima semua perlakuan suaminya,dan beberapa kali mengeluarkan desahannya.


Dan permainan panas pun terjadi lagi,setelah menyelesaikan semua ritual yang cukup lama. varo segera menarik selimut dan menutup tubuh mereka yang polos.

__ADS_1


Mencium kening istrinya lembut.


"Sepertinya aku perlu dipijat lagi besok,lirih Tania


"Biar aku yang memijat mu besok ya,nanti bi Ulfa melihat bekas merah Didadamu".Varo mengingat kan istrinya karena banyak bekas kiss Mark yang dia buat.


Tania memukul Jidatnya pelan mendengar ucapan suaminya.


"Ayo sayang tidurlah,memeluk erat tubuh Tania.


Tania yang sudah merasa ngantuk dan lelah pun langsung memejamkan matanya.


Pagi pun hadir Tania sudah bangun lebih dulu dari suaminya.ia mendekati Varo berniat untuk membangunkannya agar tidak kesiangan untuk pergi


"Varo,cepatlah bangun,langsung pergi mandi,aku sudah siapkan air hangat untukmu.


"Lima menit lagi ya sayang,masih ngantuk.varo menarik selimutnya kembali


"Gak bisa,buruan mandi.entar airnya keburu dingin.Tania sedikit memaksa suaminya untuk bangun dan menarik kembali selimut Varo.


"Beri aku Morning kiss dulu baru aku mandi.

__ADS_1


"Mandi dulu baru morning kiss,Tania beranjak dari tempat tidur varo dan langsung menyiapakan baju untuk suaminya pakai nanti.


"Baiklah,aku mandi".dengan mengumpulkan seluruh kesadarannya akhirnya varo berjalan menuju kamar mandi.


__ADS_2