Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab.39


__ADS_3

Varo menjadi salah tingkah dibuat Tania karena malam ini.Dari awal dia menikah varo selalu dibuat terkesan dengan penampilan Tania istrinya.


Mereka hanya berdiam tanpa ada yang memulai berbicara didalam mobil dan varo melajukan kendaraannya pelan.


"Semoga persiapan makan malam romantisnya sempurna,aku harus bisa membuat Tania terkesan malam ini".pikiran varo terus membayangkan gimana nanti wajah Tania dengan kejutannya.


Tanpa terasa mobil tiba di restaurant yang dituju tampak sepi tidak ada pengunjung hanya beberapa kendaraan karyawan yang terparkir.


Varo sudah memesan satu malam ini hanya untuk dia dan istrinya.


Tania tampak bingung dengan suasana yang sepi dan menanyakan langsung pada varo.


"Apa restaurant ini sesepi ini,jangan-jangan mereka lagi tutup"


Varo hanya tertawa mendengar ucapan istrinya.dan membuka pintu mobil


"Ayolah kita turun dulu untuk memastikan kalo restaurant ini Buka"ajak Varo pada Tania.


Tania mengikuti saran suaminya.


Sampai didepan pintu restaurant Tania memberhentikan kakinya


"Apa kaki mu sakit Tania,Tanya Varo melihat istrinya mendadak berhenti.


"Sudah tidak terlalu sakit,varo lihat itu tulisannya".menunjuk tulisan didepan pintu.


"Close" Baca varo


"Nah benarkan restaurant nya Tutup,kita cari tempat makan lain.menarik tangan suaminya


Varo menahan langkah Tania dengan tetap berdiri diam ditempatnya.

__ADS_1


"Restaurant nya udah aku sewa satu malam hanya untuk kita berdua".Membuat Tania menatap tak percaya suaminya.


"Ayo kita masuk malam ini hanya kira berdua pelanggan restauran ini,varo merangkul istrinya untuk masuk.


Tania tidak bisa berkata lagi dengan perlakuan suaminya malam ini begitu sangat spesial dihatinya.


Tanpa ragu Tania melangkah masuk dan disambut para pegawai dan pelayan restaurant dengan hangat.


"Selamat datang tuan Varo dan nona Tania"


Varo dan Tania mengangguk hormat atas sambutan mereka.


"Silahkan langsung menuju meja yang sudah kami persiapkan,meja kalian ada di lantai atas dan bisa melihat langsung pemandangan kota ini pada malam hari


Mereka mengikuti salah satu pelayan restaurant itu menuju meja yang sudah dipersiapkan buat mereka


Terlihat meja dengan nuansa merah ada beberapa bunga mawar diatasnya.Tania menatap Alvaro dengan banyak pertanyaaan di dalam kepalanya.


Dan Tania hanya tersenyum manis mendengar ucapan suaminya.


"Aku bisa gila melihat senyum itu Tania,melihat penampilakmu saja membuat jantungku ingin meloncat keluar"jerit bathin varo


"Silahkan duduk kami akan menyiapkan beberapa hidangan pembuka buat kalian berdua,dan ini menu spesial buat pengantin baru,Ucap pelayan itu Ramah


"Terima kasih,ucap Tania berbarengan dengan Varo.


Sambil menunggu hidangan disajikan mereka dihibur dengan alunan musik Lagu romantise.Tania nampak menikmati musik tersebut


Varo hanya fokus memandang wajah Tania,dan tidak terlalu fokus dengan alunan musik nya.


Varo memegang tangan Tania lembut.

__ADS_1


Dan Tania membiarkan nya saja.


"Kamu menyukai kejutannya,Tanya Varo


"Sangat suka"jawab Tania


Varo terlihat senang dengan jawaban Tania.


Makanan sudah mulai disajikan dimeja mereka varo segera melepas genggan tanganya dari istrinya.


Semua makanan terlihat menggugah selera terlebih mereka memang sangat lapar karena belum memakan apapun saat tiba tadi.


Tapi mereka masih mengontrol lapar mereka karena ini adalah makan malam romantis mereka dan masih agak canggung bila didepan pasangan harus makan dengan lahapnya.


"Silahkan dinikmati hidanganya".


"Kami permisi dulu,pamit para pelayan itu


Setelah para pelayan sudah pergi Varo mengangkat gelas minuman nya


"Mari kita bersulang Tania"


Tania belum terbiasa dalam hal ini tapi dia pernah sesekali menonton drama-drama romantis bersama sahabatnya Laura.dan mengikuti apa yang dilakukan suaminya.


"Ayo mari kita bersulang,ucapnya dengan semangat.


Dan mereka pun menikmati makan malam dengan perasaan gembira.


Suasana meja makan restauran yang dipersiapkan buat Varo dan Tania


__ADS_1


__ADS_2