
Flash back off
Seorang gadis cantik memiliki mata yang indah,kulit putih dan tinggi bagaikan model-model majalah.
Dia adalah Viona gadis yang dicintai Alvaro yang sudah menjalin hubungan hampir 5 tahun lamanya.bisa dibilang viona adalah cinta pertama Alvaro.
Belakangan ini hubungan mereka sedikit renggang selain karena terhalang restu dari kakek.Beberapa Kali saat diluar negeri Viona pernah dipergoki makan malam bersama lelaki lain,oleh Jordy teman Alvaro.
Tapi Alvaro tidak terlalu mempercayai temannya itu,karena suatu alasan Jordy juga menyukai viona.kecuali dia melihat langsung.
Dan saat sebelum kepulangan dirinya ke Indonesia Tidak sengaja dia melihat Viona bermesraan dengan lelaki lain.Hati Alvaro sakit sekali saat melihat penghianatan didepan matanya.
Tanpa pikir panjang lagi Alvaro segera menuju kebandara dan dengan tanpa memberitahu Viona.
Yang memberitahu viona adalah Jordy,dia mencari keberadaan Kekasihnya sudah tidak mengabari nya berapa hari ini.
Tanpa merasa curiga mengapa Alvaro tidak menelponya,pikiran Viona dia sekarang di Indonesia pasti dikendalikan oleh kakeknya.Viona menelpon Alvaro dan memberitahu dia akan menyusul ke Indonesia.
Alvaro tentu senang,mendengar ini walau hatinya sekarang kesal atau tidak.varo juga merasa menghianati Viona dengan menerima perjodohan sama gadis yang tidak dikenalnya sama sekali.mengingat kemesraan Viona diingatannya Alvaro menerima Tania sebagai istrinya walau hatinya masih belum siap untuk mencintai gadis itu.Dan ini juga dia lakukan demi kakek tersayangnya.
flash back on
sampai saat ini udah berapa kali viona memanggil dan SMS udah tidak terhitung.
Alvaro masih memainkan hp nya sengaja di silence agar Tania tidak lagi mendengar panggilan telponnya.
Tania sudah selesai mandi dan memakai pakaian yang sudah dia siapkan tadi
__ADS_1
menyisir rambutnya dengan lembut.
menaburkan sedikit bedak bayi andalannya.
Tania tidak terbiasa memakai riasan tebal tapi dengan kesederhanaannya itu membuat dia lebih menarik dan tidak mengurangi kecantikan naturalnya.
"Kamu sudah siap,ayo kita kekamar mama,dia menunggu ku disana.Alvaro masih dengan seksama memperhatikan Tania.
"Cantik,,,ucapnya tanpa sadar.dia cepat memalingkan mukanya.
Tania sudah terlanjut mendengar ucapan Alvaro.dengan muka tanpa ekspresi Tania tidak mau terlalu berharap pada semua perlakuan dan sikap Alvaro dia takut kecewa,bagaimanapun dihati suaminya ada wanita lain masih tersimpan.Tania juga tidak yakin dengan perasaannya saat ini apa dia menyukai Alvaro atau hanya sekedar mengagumi,Tania belum pernah jatuh cinta sebelumnya.
"Aku sudah siap,ayo kita temuin mama.Tania mengikuti langkah Alvaro
Mereka sampai didepan pintu kamar Rosi.mengetuk pintu perlahan dan terdengar suara menyuruh masuk.
Alvaro mendekati mamanya dan mengandeng tangan Tania.
"Ma,Varo sudah pulang.
Rosi membuka perlahan matanya,dan mencoba duduk bersandar pada tempat tidurnya.
"Maaf Kan mama sayang,tidak menyambut kedatangan mu.memijit kepalanya yang tidak sakit.
"Huhhh kenapa Tania juga berada disini,aku tidak ingin menemuinya sekarang"gumam batin Rosi.
"ma, mau aku pijitin kepalanya,Tania memberi tawaran dia ahli dalam memijit karena terbiasa selalu diperintah Bi Ranti.
__ADS_1
"Tidak perlu!!!nanti bisa sembuh sendiri,malah saya takut kalo kamu sentuh kepala saya malah bikin tambah kumat.Bentak nya pada Tania.
Mendengar bentakan Tania mengurungkan niatnya dan memilih menundukan kepalanya.
Alvaro sedikit tidak menyukai sikap mamanya pada Tania.
"Ma,Tania berniat baik pada mama.Alvaro mencoba membela istrinya.
"Kamu dibutakan oleh muka lugunya itu,menunjuk muka Tania
"Dari pertama melihat nya mama sudah tidak menyukainya.Wajah Rosi menampakan tidak senang saat anaknya membela Tania.
Tanpa terasa air mata Tania mengalir
"Sebaiknya kamu keluar dari kamarku,papa mertua dan anakku mungkin bisa tertipu olehmu tapi tidak padaku,suara Rosi makin meninggi sekarang ini dia benar merasakan sakit kepala.
Tania mencoba menghapus air matanya sebelum varo melihatnya.Hatinya terluka lagi.
"Suruh dia keluar sekarang Varo,,
usir Rosi pada Tania.
Varo hanya pasrah mengikuti kemauan mama nya karena dia lagi malas berdebat.
"Aku bisa sendiri,temanin mamamu saja. beliau membutuhkanmu.tolak Tania sopan saat Alvaro ingin mengantarnya kembali kekamarnya.
"Baguslah kamu mengerti,saya hanya ingin menjumpai anak saya bukan kamu.sambung Rosi lagi.
__ADS_1
"Tania pun pamit keluar dan menuju kamarnya kembali.Dia memasuki kamar mandi dan menangis mengeluarkan kesedihannya yang dia tahan dari tadi.