
Sebulan berlalu Kediaman Keluarga mahardika disibukan dengan persiapan pernikahan Gibran dan Laura .lamaran sudah dilakukan Seminggu yang lalu dan keluarga Laura sudah sangat matang mempersiapkan segala kebutuhan pernikahan putri satu-satunya.Laura meminta Daddy dan Mommy nya
Laura berdandan dengan cantik jantungnya berdetak sangat cepat selama hampir sebulan mereka tak bertemu hanya melalui video call.karena masa pemulihan Varo meminta Laura untuk beristirahat dan Sementara pekerjaan di handel sementara waktu oleh Gibran dan Yordan.
Kakek Royan dan semua keluarga nampak semangat ingin segera menuju rumah Laura,menyiapkan beberapa mobil.
"uncle Giblan Kelen"puji Zain melihat Gibran yang sudah siap dengan pakaian jas berwarna hitam.
"Tentu donk,uncle mau nikah sama aunty cantik"Gibran menggendong Zain yang sudah tampil rapi dengan jas kecil yang dipakainya.
"Yeee,,,Zain mau ketemu Aunty cantik"Seru Zain semangat.
"Ayo cepat bersiap,Bunda gak mau telat "Bella sedikit berteriak karena semua pada asik mengobrol ria.
"Yang mau nikah Bunda Bella atau Gibran sih"Varo menggoda bunda Bella nya.
"Bunda Bella gak sabar melihat calon mantu bunda dengan pakaian pengantin,waktu kamu menikah Bunda Bella juga semangat kan,cuma beda nya sekarang Gibran terlihat bersemangat kalau kamu dulu memasang wajah dingin dan misterius"Bunda Bella membalas menggoda Varo.
__ADS_1
"Iya Bun,Tania bisa liat wajah dinginnya saat itu"Tania menatap suaminya "Namun Sekarang Varo yang dulu sudah jauh berbeda,terima kasih selalu ada dan sayang sama Tania"ucap Tania terharu
Varo memeluk istrinya erat"Udah jangan nangis masih banyak kekurangan dari suami mu ini aku berharap jangan pernah berhenti mencintaiku".
Tania memeluk suaminya erat tanda kasih sayangnya yang semakin besar.
"Udah nangisnya nanti Make up nya luntur tuh"Varo melepas pelukannya dan mencubit hidung Tania lembut.
"Bunda juga terharu terbawa suasana,ayo sekarang kita segera pergi,kasian pengantin pria sudah tak sabar ingin menemui si jantung hati".
Perlu waktu setengah jam keluarga Mahardika tiba ditempat acara dan disambut oleh keluarga besar Laura dan banyak kolega bisnis yang juga hadir menyaksikan hari bahagia Gibran dan Laura.
Gibran dipersilahkan duduk menunggu Laura untuk mengucap ijab Qabul
pengantin wanita yang ditunggu pun sudah menuruni tangga rumahnya didampingi Mommy tercinta dan para sepupunya.
Laura nampak cantik dan anggun membuat semua mata terpesona dan terlebih Gibran tak berkedip melihat kecantikan Laura.
__ADS_1
"gak salah pilih calon mantu bunda"ucap Bunda Bella ikut merasa bahagia melihat Gibran yang sangat mencintai Laura.
Gibran tersenyum dan Laura pun membalas senyum pria tampan yang akan menjadi suami sahnya.
Acara Ijab Qabul berjalan lancar setelah pembacaan doa resepsi akan segera dimulai.
Tania memberi pelukan hangat pada sahabat nya "Selamat ya Laura ku sayang,semoga pernikahanmu selalu bahagia dan cepat dapat momongan"
"Malam pertama jangan kasih kendor"bisik Tania pelan ingin menggoda sahabatnya itu
Mata Laura sedikit membulat karena kaget mendengar ucapan sahabatnya Tania "Sejak kapan Tania mulai bicara sedikit mesum".pikir Laura ingin sekali ia tertawa namun jaim saat ini diperlukan.
Bergantian para undangan memberikan semangat Varo tak lupa memberi sebuah amplop putih dan Gibran sudah mengetahui isinya adalah tiket Honeymoon .Tania juga memberikan Kado Bersampul merah jambu tidak ada yang tau apa yang diberikan Tania pada sahabatnya itu.
...Author :Selamat ya Gibran dan Laura semoga langgeng sampai kakek nenek hingga maut memisahkan kalian.maaf author gak ngasih apa -apa buat kalian berdua ππtapi di episode ini like dan dukungan dari readerkuh buat kalian ya.πππ...
Happy reading β€οΈβ€οΈ
__ADS_1