
Varo sudah bersiap pergi kedokter kandungan bersama Tania.
Zain juga ingin ikut katanya mau lihat adik bayi lagi seperti kemaren saat ia dibawa untuk USG memastikan usia kandungan Tania.
Kedatangan keluarga mereka disambut oleh Dokter Novia,dokter kandungan Tania sekarang.
"Hai,,,Zain apa kabar,Mau liat adik bayi lagi ya",sapa Dokter Novia Saat melihat Zain ikut bersama Papa dan mamanya.
"Zain sehat bu Doktel, Zain mau liat adik lagi"Zain tersenyum manis
"Anak pintar,Ayo Bu Tania kita langsung periksa"Varo dan Tania pun langsung segera masuk karena sudah ada janji sebelumnya.
"Berbaringlah,aku akan kembali memeriksa kandungan mu"Tania berbaring dan dokter Novia mulai memerikasa.
"Janin nya sehat,sudah masuk kehamilan dua Minggu"Novia terus memperhatikan dimonitornya "seperti ada dua embrio"Ucapnya
"Apa ada masalah dengan Kehamilan Istriku dokter"tanya Varo dengan wajah serius melihat Dokter Novia berhenti menjelaskan
"Hamil ini Istriku sering mengalami morning Sicknes"
__ADS_1
"Itu hal wajar Pak Varo,ia akan sering mengalami Morning Sickness lebih sering".
"Tapi aku tak tega melihatnya Bu dokter"Varo merasa kasihan pada istrinya harus mengeluarkan hampir semua makanan yang masuk diperutnya.
"Sering minum air putih agar tidak mengalami dehidrasi selama masa kehamilan. Hirup aroma lemon atau tambahkan irisan lemon ke dalam teh atau air putih (infused water). Konsumsi permen mint, karena rasa dan aromanya dapat meredakan mual. Luangkan waktu untuk beristirahat di sela aktivitas,ini cara alami yang bisa Bu Tania lakukan saat sekarang ini"Dokter Novia memberi saran lagi.
"Dan ini kabar paling menggembirakan buat Bu Tania dan Pak Varo,anak kalian Kembar"ucapan Dokter Novia membuat mata Tania dan Varo membulat
"Apa itu benar Dokter"mata Varo Berkaca-kaca
"Iya lihat di monitor ada dua embrio"Dokter Novia menunjukannya pada Tania dan Varo.
"Sayang Lihat,bayi kita kembar"Varo terus mencium Kening istrinya berkali-kali tanda rasa syukur dan terima kasihnya.
"Mana adik Zain kok gak becal-becal"Zain melihat kearah monitor
"Sabar anak pintar,Nanti Zain akan punya dua adik sekaligus"Dokter Novia mengusap kepala Zain lembut
"Benelan Zain mau punya adik dua"Tanyanya pada Tania
__ADS_1
"Iya Zain sekarang mau punya adik dua,Zain senang sayang"Tania membelai pipi anaknya lembut
"iya ma Zain senang,nanti Zain jagain adik dua-duanya" ucapnya penuh semangat selama ini ia merasa kesepian tak ada Teman sebayanya yang bisa diajak bermain karena kakek Royan sangat ketat menjaganya untuk keselamatan Zain.
"Sekali lagi selamat buat kalian berdua ya,aku akan memberi beberapa Vitamin"Dokter Novia mulai mencatatkan resep
"Iya Dokter"Tania pun perlahan turun dari ranjang tempat ia berbaring.
"Keluarga kita pasti sangat bahagia mendengar ini sayang"Varo menggenggam tangan Tania.
Tania mengangguk setuju,matanya mulai berkaca-kaca terharu bercampur rasa bahagia.
Tania juga sudah tak sabar ingin memberi kabar pada Laura sahabatnya.
"Ingat pesan Saya,harus lebih ekstra menjaga bayi kembar jangan terlalu capek ibunya"
"Baik Dokter"ucap Varo mantap dia akan berusaha menjadi suami yang siap siaga
"Kami permisi dokter,terima kasih"ucap Varo dan Tania bersamaan
__ADS_1
"Sampai bertemu lagi dipemeriksaan selanjutnya"Varo dan Tania pun meninggalkan ruangan Dokter Novia