
Sampai Di Jakarta Varo langsung menemui Gibran,karena ada informasi penting yang ingin di beritahu Gibran padanya.Varo yakin informasi itu adalah tentang gadis yang di cari Tania istrinya.
Tania memilih untuk pulang ke rumahnya di temani putranya Zio.
Zio akan mengambil libur satu hari lagi sebelum kembali dengan aktivitas kedokterannya.
"Kamu sudah menemukan gadis itu????"Tanya Varo saat sudah bertemu dengan Gibran di kantornya.
"Aku awalnya sedikit kaget saat pertama kami tau informasi bahwa gadis itu sudah menikah".
Ucap Gibran
"Mana mungkin aku menikahkan putraku dengan wanita yang sudah bersuami".Gumam Varo ia sedikit kecewa
"Aku belum selesai,dengarkan dulu"Gibran mendelik saat Varo langsung saja mengambil kesimpulan.
"Ternyata gadis itu memiliki saudara kembar,dan yang Tania maksud adalah
adiknya dan gadis itu belum menikah".Lanjut Gibran dengan ceritanya.
"Itu kabar bagus,apa kamu tau dimana gadis itu tinggal".
__ADS_1
"Kamu pasti kaget saat mendengar siapa gadis itu???,kembaran gadis itu kamu mengenalnya".
"Ayolah Gibran jangan memberiku banyak teka teki".
"Dia adik kembar dari Felisha".
"Felisha gadis yang dulu dekat sama Zio".Kaget Varo
Gibran mengangguk"Ya dia memiliki kembaran bernama Farasya,aku sudah mengantongi alamat rumahnya.Aku menunggu keputusanmu untuk menemuinya".
"Aku akan memberitahu istriku dulu tentang ini,dan Terima kasih kamu selalu bisa di andalkan Gibran,Kemampuanmu tak diragukan lagi walau usiamu tak muda lagi".Varo terkekeh
"Jangan mengejekku,aku masih bisa melumpuhkan orang dengan sekali bantingan saja"Gibran tersenyum smirik pada Varo.
"Kau sudah tua Varo,,aku yakin tulang mu juga tak sekuat dulu"Kini Gibran yang mengejek Varo.
Varo hanya mendengus kan nafasnya,dan mereka berdua akhirnya tertawa.
Tidak membuang waktu lagi Varo segera pulang dan akan memberi tau kabar gembira ini pada Istrinya juga Zio.
"Mas,,,ada apa wajahmu terlihat sangat bahagia".Tanya Tania saat sedang melepaskan kemeja suaminya.
__ADS_1
"Aku ada kabar baik untukmu,tapi aku mandi dulu kamu tunggu aku di ruang keluarga bersama Zio ya".Ucap Varo dan dibalas anggukan oleh Tania.
Tania pun segera memanggil Zio yang berada di kamarnya.mendengar ketukan pintu dan suara sang mama yang memanggilnya,Zio pun cepat membuka pintunya.
"Ada Apa ma????"Tanya Zio
"Keruang keluarga sebentar,ada yang ingin papamu sampaikan pada kita".Tania memberitahu Zio.
''Baik ma,,lima menit Zio akan kesana"
"Oke,,mama tunggu"Tania pun lebih dulu pergi keruang keluarga.
Tak lama kemudian Varo dan Zio turun bersama dan segera menyusul Tania.
"Tadi Papa sudah bertemu dengan Om Gibran,Dan Om Gibran sudah menemukan dimana gadis itu".Varo berucap langsung
"Jadi Mas sudah mendapatkan identitas gadis yang aku cari selama ini".Tania begitu senang saat mendapat kabar tentang keberadaan gadis itu.
"Gibran sudah mendapatkan nya,besok kita akan menemui gadis itu".Ucap Varo
"Zio minta maaf nggak bisa ikut serta Ma,Pa,,ada operasi besar yang harus Zio tangani besok".Operasi yang tak bisa Zio tunda dan harus di tangani olehnya langsung,padahal ia juga ingin bertemu dengan wanita yang akan menjadi istrinya nanti.
__ADS_1
"Biar Mama dan papa yang pergi menemui nya lebih dulu Zio,Nanti ada waktu untuk kalian berdua untuk bertemu.Semoga saja gadis itu mau menerima perjodohan ini".
Zio pun setuju dan akan menemui gadis itu jika ditolak Zio dan keluarga akan menerima nya dengan lapang dada.