Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Capter Bonus 9


__ADS_3

Sampai diapartemen,Zio mengajak Felisha untuk masuk.


Kesan pertama Felisha saat masuk apartemen Zio adalah Mewah.


"Ini kamarmu"Tunjuk Zio


"Kalau saya tinggal disini Dokter tinggal dimana???"Tanya Felisha


"Saya masih tinggal bersama orang tua,Apartemen ini saya tinggali saat saya tidak sempat untuk pulang kerumah dan perlu beristirahat sebentar,karena jarak rumah dan rumah sakit lumayan jauh"Zio memberitahu


"Kalau Dokter mau beristirahat nanti kemana,jujur saya tidak nyaman tinggal satu atap bersama seorang laki-laki yang bukan muhrim saya"Felisha berpikir Zio beristirahat di Apartemen yang akan ia tinggali sekarang.


"Saya tidak akan ke Apartemen ini,Kebetulan Apartemen Dokter Juna juga disini,Saya bisa menumpang disana".


"Saya merasa tidak enak Dok,ini apartemen milik Dokter tapi yang harus mengalah malah Dokter sendiri".


"Jangan merasa tidak enak,berjanjilah untuk merawat Sakka lebih baik lagi,Karena saya masih ada pekerjaan kamu tidak apa-apa kalau saya tinggal sekarang"Ucap Zio


Felisha mengangguk setuju

__ADS_1


"Itu ada nomor posel saya catat dikertas didekat telpon,kamu bisa menghubungi saya kapanpun jika memerlukan bantuan dan memberi tahu saya perkembangan Sakka".Ucap Zio lagi sebelum pergi meninggalkan Felisha.


"Terima kasih banyak Dokter,saya tidak akan pernah melupakan kebaikan Dokter pada saya dan Sakka".ucap Felisha tulus


Dokter Zio tersenyum dan menganggukan kepalanya ia pun segera pamit untuk pergi karena Suster Fifi mengirimkan pesan padanya memberitahu ada operasi darurat yang harus Zio tangani.


********


Sebulan sudah Felisha menempati apartemen milik Zio.


Semua kebutuhannya selalu Zio penuhi,Karena Felisha belum bisa bekerja,ia juga masih bingung jika bekerja siapa yang akan menjaga dan merawat Sakka.


Zio menggendong Sakka dan memberi beberapa ciuman di pipi Sakka.


Kalau orang lain melihatnya sudah seperti anak dan Ayahnya saja.


Felisha menjadi terbiasa dengan kehadiran Zio.


Hari ini Zio sangat merindukan Sakka,karena kesibukannya sebagai dokter hampir jarang sekali Ia bertemu Sakka.Bahkan mengirimkan beberapa keperluan untuk Sakka pun ia titip kan pada Dokter Juna sahabatnya.

__ADS_1


"Dokter gak sibuk ya hari ini".Tanya Felisha


"Hari ini izin cuti satu hari,Rencana ingin makan malam bersama keluarga besarku kebetulan saudari kembarku datang dari Kalimantan".Jawab Zio dan terus mencium Sakka gemas.


"Kamu ikut"Zio menatap Felisha


"Ikut kemana"Tanya Felisha bingung dan membuang mukanya kearah sembarang ia sedikit gugup saat Zio menatapnya.


"Aku ingin mengajakmu dan Sakka makan malam bersama keluargaku".Kini Zio membiasakan diri untuk bicara tidak terlalu formal.


"Saya malu Dok,itu acara keluarga sedangkan saya hanya orang lain disini".Ucap Felisha


"Keluargaku sudah tau tentang mu,aku sudah menceritakan semua pada mereka,Keluarga ku sangat ramah pada semua orang dan aku sudah menganggap mu seperti adikku dan Sakka keponakanku".Zio meyakinkan Felisha agar mau ikut bersamanya.


"Mama ku ingin mengenalmu,dan mengundang mu secara resmi melalui aku".ucap Zio lagi


Felisha masih ragu bagaimanapun ia orang asing yang menumpang hidup pada Zio.Tapi menolak rasanya tidak etis apa tanggapan keluaga Zio terhadapnya nanti.


"Sudah jangan banyak berpikir,aku sudah menyiapkan bajumu dan Sakka untuk ikut makan malam bersama keluargaku".Zio menyerahkan paper bag yang udah ia bawa sejak tadi.

__ADS_1


Felisha lagi-lagi hanya bisa menuruti Zio.


__ADS_2