Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab. 51


__ADS_3

Semua piring dan sisa makanan sudah dibereskan Tania segera beranjak dari tempat duduknya semula.perutnya terasa kenyang sekali dan semua makanan terasa nikmat dimulutnya.


Dengan langkah perlahan Tania menuju kamar mandi.Tania Menggulung Rambutnya keatas dan bersiap menggosok gigi lalu mencuci wajahnya.


"Seger!!!!!! ucap Tania setelah membersihkan wajahnya.


Varo juga masuk kekamar mandi.melihat wajah Tania dicermin.


sangat cantik sekali,pikir Varo tanpa make up dia tetap terlihat sangat menarik.


Tania yang merasa dirinya diperhatikan menjadi sangat malu.


"Apa ada yang salah dengan ku?????tegurnya pada varo yang masih memandangi wajahnya takjub.


Varo tersadar


"Mana odol dan gosok gigiku,Varo mengalihkan pertanyaan Tania.


"Ini,Tania menyerahkan nya pada Varo.


"Kamu sudah selesai,Tanya Varo berbasa-basi jantungnya sudah berdegup kencang melihat istrinya malam ini begitu sangat cantik dimatanya.


Tania mengangguk,"Aku duluan ya,Tania dengan cepat keluar kamar mandi,lama-lama jantungku bisa lompat karena gugup pikir Tania.


Tania segera menuju tempat tidur dan membaringkan tubuhnya.Tania sebenarnya belum mengantuk dia hanya merasa sedikit gelisah malam ini.

__ADS_1


Varo keluar kamar mandi,Tania dengan cepat memejamkan matanya pura-pura tertidur.


"Cepat sekali dia tertidur,pikir varo melihat istrinya menutup matanya rapat.Dan segera ikut berbaring disamping Tania.


"Kenapa harus membelakangi ku,aku ingin sekali memeluknya,gumam Varo


Varo memberanikan diri untuk memeluk Tania,debaran jantungnya terasa sekali didadanya.begitu juga dengan Tania.


"Apa sebenarnya yang ada dipikiran varo saat ini, Tania bertanya-tanya didalam hatinya.


"Sayang,,Boleh kah aku meminta,,,,Varo tidak melanjutkan perkataannya terasa sangat berat dia ingin mengucapkanya.


Tania penasaran apa yang ingin suaminya ucapkan.tangan varo sudah berada diperut Tania.


"Apa kamu tidur beneran ???bisik varo ditelinga Tania.Varo mencium rambut Tania sangat wangi sekali dan varo menyukai nya.


Tania tidak bisa berpura-pura lagi perlakuan Varo membuatnya merasa geli.


"Varo bisakah aku tidur dan kamu tidak menggangguku.Tania membalikan tubuhnya menghadap tepat diwajah suaminya.


melihat Wajah suaminya yang begitu sangat tampan dengan sinar mata yang teduh.


"Sayang Aku tidak bisa tidur,aku butuh teman ngobrol dan aku merasa sangat kedinginan,jadi izinkan aku memelukmu ya.pinta varo Dengan wajah nya yang mengemaskan menurut Tania.


"Baiklah hanya memeluk ya,aku akan mengijinkan nya,Ucap Tania

__ADS_1


"Yess,,Sorak varo


"Kenapa begitu senang,Tanya Tania heran.


"Bolehkah juga aku menciummu,pinta varo


"Kenapa banyak sekali permintaan mu malam ini?tanya Tania


Tanpa menjawab pertanyaan Tania varo mengecup lembut bibir istrinya.


Varo sangat menikmati setiap inci bibir Tania begitu candu baginya.


Tania merasakan sensasi yang berbeda dari sebelumnya.dan menikmati setiap sentuhan suaminya.


Tangan Varo mulai memasuki celah-celah baju Tania.Tanpa penolakan karena Tania tahu ini pasti akan terjadi dalam hubungan suami istri.Tania akan mengikhlaskan dirinya pada suami sahnya .memberikan apa yang menjadi hak Varo dan kewajibannya sebagai istri.


"Boleh aku melakukannya,Suara varo terdengar serak menahan hasratnya.


Tania mengangguk malu,karena Tania sudah setuju Varo pun dengan semangat melucuti semua pakaian nya dan dengan perlahan membuka semua baju Tania.


"Aku akan bermain pelan,akan sedikit sakit tapi bertahan lah".Varo pun memulai aksi permainannya.


Dan sesuatu yang Tania jaga selama ini dia sudah serahkan untuk suaminya,seseorang yang dia kenal lewat perjodohan tapi cinta datang dengan cepat dihatinya.dia percaya Varo akan bisa menerimanya sebagai istri dan bisa mencintai Tania dengan sepenuh hatinya.


"Maaf sayang bila aku menyakitimu,Terima kasih sudah menjaga nya untukmu.Varo mencium kening Istrinya lembut,mengelap sisa air mata karena Tania menahan sakit.

__ADS_1


__ADS_2