Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Capter Bonus 8


__ADS_3

Felisha dibantu oleh suster Fifi dan suster Susi untuk berkemas,karena hari ini Felisha dan bayinya Sakka sudah bisa pulang.


"Aku akan mengantarmu ke apartemen yang akan kamu dan Sakka tinggali nanti".Zio memberitahu Felisha


"Baik Dok".Felisha pun mengikuti langkah Dokter Zio keluar dari rumah sakit dan masuk kedalam mobil Zio.


Sepanjang perjalanan Felisha hanya diam,Ia bingung harus memulai untuk bicara apa,entah mengapa dirinya merasa canggung sekarang.


Zio mengarahkan mobil nya menuju supermarket.


Dokter Zio mengajak Felisha untuk turun bersama nya.


"Ayo turun,ada beberapa keperluan yang harus dibeli"Ucap Dokter Zio.


"Saya menunggu di mobil saja Dok"Tolak Felisha karena ia sedikit kesulitan jika harus ikut dengan membawa Sakka digendonganya.


Zio seperti bisa membaca pikiran Felisha saat ini "Sini biar Sakka aku yang gendong"Zio mengulurkan tangannya agar Felisha memindahkan Sakka ketangannya.


"eh jangan Dok,Saya masih bisa menggendongnya".Felisha tak ingin terus merepotkan Zio.


"Ya sudah,ayo kita turun kamu juga harus memilih beberapa kebutuhan Sakka kan"Ajak Zio

__ADS_1


"Dok,saya sudah banyak ngerepotin dokter. disiapkan tepat tinggal saya sudah bersyukur sekali".Ucap Felisha ia memang merasa tak nyaman mendapat perlakuan yang berlebihan dari Dokter Zio.


Walau Zio sebenarnya ikhlas menolongnya tanpa pamrih,Felisha ia anggap layaknya adiknya dan Sakka seperti keponakannya karena Zio tau keadaan Felisha sekarang sangat memprihatinkan.


"Sakka membutuhkan popok bayi saat ini dan keperluan mandi seperti sabun dan shampo bayi,Anggap saja ini hutang dan nanti kapan-kapan bisa kamu bayar,bagaimana???"Zio memberi tawaran agar Felisha tidak merasa keberatan.


Felisha terlihat berpikir dengan ucapan Dokter Zio memang bener ia membutuhkan semuanya untuk Sakka.


Felisha mengangguk setuju"Saya menerimanya Dok,tapi saya akan membayarnya nanti saat punya uang"Janji Felisha


Zio pun tersenyum senang dengan keputusan Felisha.


Setelah membeli beberapa keperluan dan tiba membayar dikasih Felisha sedikit tercengang melihat total belanja yang dibayar Dokter Zio.Namun ia tak enak protes didepan kasir.


"Oke kita pulang sekarang"Zio mengajak Felisha untuk pulang setelah memasukan semua belanjaan mereka kedalam mobil.


Namun Zio masih menyempatkan diri untuk singgah lagi di sebuah toko baju baby,Ia sering mampir kesini untuk membeli baju buat keponakan kembarnya jadi hampir semua karyawan disana mengenalinya.


Zio sengaja tak mengajak Felisha untuk turun,karena bisa Zio pastikan Felisha akan menolak lagi.


"Siang Dokter Zio"Sapa salah satu karyawan

__ADS_1


"Siang"Balas Dokter Zio ramah


"Mau membeli baju buat sikembar".Tanya karyawan wanita bernama Nana.karena ia sudah hafal sekali apa yang dicari oleh dokter tampan itu adalah baju untuk para keponakan kembarnya.


"Saya mencari baju bayi laki-laki untuk usia sekitar satu bulan"Ucap Zio


"Silahkan kesebelah sini Dok,Anda bisa memilih beberapa pakaian bayi"Nana mengarahkan Zio.


Zio sangat berterima kasih pada Nana sudah membantunya memilih baju bayi untuk Sakka.


Setelah dirasa lengkap Zio pun secepatnya meninggalkan Toko baby itu karena tak ingin Felisha dan Sakka menunggunya terlalu lama.


"Dokter membeli sesuatu"Tanya Felisha,ia sedikit curiga saat Zio memasuki toko yang menjual perlengkapan bayi.


"Iya baju untuk Sakka"jawab Zio


"Astaga berapa banyak hutangku yang harus aku bayar sama Dokter"Lirih Felisha


"Ini gak termasuk hutang,anggap saja hadiah buat Sakka".


Felisha hanya bernafas panjang namun tak bisa juga menolak karena semua sudah Zio beli.

__ADS_1


"Terima kasih banyak Dok"Hanya kata itu yang bisa Felisha ucapkan sekarang.


__ADS_2