Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab.89


__ADS_3

Jantung gina sudah serasa ingin lepas,karena kaget ketahuan sedang mengintai sesuatu.


Dengan keberanian dan memikirkan alasan yang tepat untuk membela diri.Gina memberanikan diri membalikan badannya.tepat dihadapannya berdiri seorang yang sangat dia kenal.


"Nyonya Rosi,Seketika rasa takut tadi hilang sudah dia merasa terselamatkan,kalo tadi yang memergoki nya adalah Pak Sarko bisa kena introgasi lagi pikirnya.


"Itu saya lagi melihat keadaan nona Tania katanya lagi sakit,takut aja Nyonya denger-denger dia pingsan,bisiknya pada Rosi.


Rosi mengangguk mengerti.


"Kembali sana urus pekerjaanmu,disini sudah banyak yang menangani.dan ini juga bukan urusan mu,Usir Rosi pada Gina.


"Siap nyonya,ucap Gina ramah berusaha menahan emosinya.


"Dasar rubah betina,tunggu saja giliran mu!!!! setelah semua rencana nona besar berhasil.kami akan melenyapkan mu.huh tapi nikmati saja permainan ini dulu nyonya dollar kami.hahahhahahhahaha Gina menertawakan Rosi.


Gina secepat mungkin pergi meninggalkan Rumah tuan Mahardika sebelum dirinya ditangkap karena dia sudah merasa dicurigai,oleh sebab itu walau termasuk aksi nekad yang dia lakukan,selama ada kesempatan dia pergunakan sebaik-baiknya.Gina menelpon seseorang untuk menjemputnya agar tidak menimbulkan kecurigaan pengawal yang berjaga didepan semua pakaian dia tinggalkan saja.


"Apa yang terjadi dengan Tania,Rosi memasang wajah sedih melihat menantunya lemah tak berdaya.


"Dia pingsan mba,Mukanya sudah pucat gini mana dokter zidan!!! Bella mulai panik melihat darah keluar dibibir Tania.


"Mas Denian telpon lagi,kalau tidak kita bawa Tania kerumah sakit segera.aku takut terjadi sesuatu padanya.Bella menangis melihat keadaan Tania.


"Aku coba menghubunginya,,Ah bagus terhubung


Setelah berbicara Denian menutup telponnya.


" gimana mas??


"Dokter zidan sudah ada didepan


"Bunda,mama !!!ada apa dengan Tania darahnya keluar banyak sekali,Varo menahan dengan tangannya.airmatanya sudah tidak bisa dia bendung lagi.


"Bi Rumi ambil kain buat menahan darahnya.Perintah Rosi

__ADS_1


"Baik nyonya


"Maaf aku terlambat,Ucap dokter zidan


"Dokter cepat periksa istriku,darahnya keluar banyak sekali.


Zidan dengan cepat memeriksa keadaan Tania,hasilnya mengagetkan dirinya.


"Dia terkena Racun berbahaya sekarang sudah menyebar,ayo segera bawa dia kerumah sakit jangan tunda lagi.Zidan segera memasang infus dan menyuntik penawar racun nya.mencoba menghentikan pendarahan dimulutnya.


Semua orang kaget mendengarnya,Varo merasa nyawa nya hilang seketika.


"Ayo angkat dia kemobil,tidak banyak waktu lagi,Dengan cepat Semua membopong Tania menuju mobil.


Kakek Royan yang baru tiba pun sangat terkejut melihat Tania yang tidak sadarkan diri lagi.


"Apa yang terjadi pada cucu menantuku",kakek berlari melihat keadaan Tania.


"Dia diracun pa,ucap Denian sambil terus membawa Tania menuju Mobil.


Kakek pun merasa lumpuh seketika Sarko dengan cepat menahan kakek agar tidak terjatuh.


"Siapa yang meracuninya!!!! kakek merasa terpukul dia harus kecolongan dirumahnya sendiri.


"Gibran temani Varo,pasti dia sangat terguncang saat ini.aku disini mengurus Tuan Besar.


"Aku ingin ikut kerumah sakit,tuntun aku Sarko,Kakek bersikeras untuk ikut.


Sarko dan Gibran pun langsung menuntun kakek menyusul mobil yang membawa Tania.


Rosi hanya menonton kepergian mereka di tidak ikut mengantar Tania.dengan alasan menunggu kedatangan Rendi yang pergi beberapa saat lalu.


"Kasian juga harus mati dengan cara seperti ini ya Tania,itu salah mu bukan salahku.selain itu bukan aku yang melakukannya.apakah ini yang dimaksud rencana Viona??? aku harus menghubunginya".


Rosi segera menuju kamar dan menguncinya rapat

__ADS_1


📞


"Hallo penghasil Dolarku,,sapa Viona dari seberang telpon


"Berhenti mengejekku,,Apa yang kamu lakukan pada Tania.


"Sabar,santai,,,ucapan viona membuat Rosi semakin geram


"Seharusnya kamu senang,bukankah itu kemauanmu.permainan itu harus gerak cepat apapun resikonya.


"Ini terlalu berlebihan,ya aku senang ku harap juga dia tidak selamat,tapi kamu terlalu ambil resiko melakukan nya dirumah ini,kita bisa saja menculiknya dulu kan.


"Sudah lah Tante Rosi,ikuti saja caraku.dan aku butuh uang lagi".ucap viona dengan santainya.


"Apa!!!! dasar wanita pemeras


"Cepat transfer sekarang aku membutuhkan uang untuk pelarian Gina,lima ratus juta.


"Kamu!!!!!!! jadi Gina adalah orang mu dimana dia sekarang.Rosi sudah sangat emosi saat ini.


"Transfer sekarang,tidak usah tanya Gina dimana,atau segera masuk berita besar hari ini Nyonya Rosi Mahardika yang terhormat melakukan pembunuhan besar.


"Wanita Licik,,,,!!!!!!!!!teriak Rosi


"Hei kita sama wanita licik,Jadi tidak usah berteriak padaku


"Kalau aku belum terima uangnya aku tidak segan-segan berbuat sesuatu yang aku mau"ancam viona


"Iya,aku akan transfer..


"Nah,,itu pintar.


"Dah,,,aku tunggu kabar duka darimu nyonya Dollar ku hahahahhahahahahahah


Akhhhhhhhhh kenapa harus terjebak situasi seperti ini!!!!!!!!!Rosi membanting barang Yang ada didekatnya.

__ADS_1


Dan segera mentransfer uang ke viona.


"Aku belum dapat hak warisan sudah rugi banyak dan membuang waktu,aku akan memberitahu Bobi,untuk segera menghabisi viona dan aku juga akan berperan langsung.sudah lama rasanya tidak bermain-main.Rosi tersenyum menyeringai penuh arti.


__ADS_2