
Welcome Baby boy
Setelah menunggu lama suara tangisan bayi terdengar dari dalam ruangan.peluh yang membasahi kening Zain ia lap perlahan.Zain memberikan kecupan kecil pada istrinya"Terima kasih sudah berjuang untuk anak kita"bisik Zain lembut ditelinga Kinara.
Para keluarga yang menunggu harap-harap cemas pun akhirnya bisa bernafas lega.
Tania menangis terharu mendengar tangis cucu pertamanya.Varo memeluk Tania ia juga merasakan bahagia atas kelahiran cucunya.
"Mas kita sudah menjadi Kakek dan Nenek"Ucap Tania dipelukan Varo.
Varo semakin erat mendekap istri yang selalu setia menemaninya hingga saat ini,banyak suka dan duka yang mereka lalui bersama.
Zia dan Zio pun merasakan kebahagian yang sama seperti semua keluarga nya rasakan saat ini.
Pintu terbuka Zain nampak bahagia peluh keringat membasahi wajahnya,Ia sangat bersyukur persalinan nya lancar.
"Selamat nak"Varo memeluk putra pertamanya itu dengan bangga.
__ADS_1
Zain pun membalas pelukan hangat papa yang begitu ia sayangi dan selalu menjadi panutan buat Zain.
Bayi dan Kinara sudah kembali keruang perawatan.
Bayi mungil yang sudah terlihat tampan sejak lahir itu pun menjadi rebutan Zia dan Zio mereka ingin menggendong Keponakannya,Bunda Bella pun tak mau kalah sudah lama sekali ia tak menggendong dan mendengar tangis bayi.
Zain hanya mengelus dada melihat perebutan anaknya,dan tebak siapa yang menang kini sang pangeran kecil itu sudah berada ditangan Tania.Suster memberikan nya pada Tania.
"Hai cucu Nenek"Tania mencium lembut pipi yang masih merah itu.
"Zaki Abijar Mahardika"Ucap Kinara dan Zain bersamaan mereka sudah menyiapkan nama untuk putra pertama mereka.Zaki adalah gabungan nama dari Ayah dan bundanya.
"Nama yang bagus"Ayah Toni dan papa Varo setuju.
Laura dan Gibran pun datang berkunjung ingin melihat cucu dari sahabatnya.
Seminggu berlalu dan Kinara sudah boleh pulang kerumah.Kinara tak terlalu kerepotan dalam mengurus Zaki,semua keluarga berebut ingin menjaganya.
__ADS_1
Sya dan Ronal juga hampir setiap hari mengunjungi Zaki,mereka semua sangat menyayangi bayi Zain dan Kinara.
Hari berganti bulan berlalu tahun pun berganti Zaki tumbuh menjadi anak yang pintar dan menggemaskan,kini Kinara mengandung lagi dan diprediksi kelamin anaknya adalah perempuan.
Zia dan Zio sudah menyelesaikan kuliah mereka.Zia langsung bekerja membantu papa dan Abangnya.membuat Zain merasa senang setidaknya pekerjaan nya menjadi lebih ringan dengan bantuan Adiknya.
Zio sudah memulai karir nya sebagai dokter muda,saat ada keluarga nya sakit dia lah yang turun tangan langsung merawat dan memeriksa kondisi kesehatan keluarganya.
Tama pun sudah kembali dari kuliahnya diluar negeri dan bekerja langsung pada Perusahaan Gibran,karena Gibran yang memintanya melihat kemampuan Tama dalam bidang bisnis sangat diperhitungkan.dan Tama menjadi orang kepercayaan Keluarga Gibran.Rasa cinta Tama untuk Zia tidak pernah berubah.
Sya memilih menjadi super model dan Ronal menjadi seorang pemain musik.Laura tak melarang dan membatasi hobi anak-anaknya.asal mereka bisa menjaga diri dengan baik Laura akan selalu mendukung apapun keinginan putra dan putrinya.
End
Terima kasih atas dukungan kalian selama ini untuk novelku ***yang masih banyak kekurangannya.🙏
ditunggu karya ku selanjutnya ya 🤗***
__ADS_1