
Pagi ini Keberangkatan Gibran dan Laura keparis. Varo dan Tania ikut mengantar kepergian mereka kebandara.sesekali Tania menggoda pasangan pengantin baru itu dan Laura tersipu malu saat Mommynya secara terang-terangan meminta cucu.Buat aja belum pikir Laura saat ini karena kelelahan selesai acara mereka berdua langsung tertidur dan malam pertama pending dihoney moon.
Laura memang tak menunda kehamilan.ia sudah pernah berdiskusi pada Gibran soal itu.
"Ingat pesan Mommy bawa kabar baik,Berikan Mommy cucu yang lucu ya,,"Tante Ina mengulang lagi
"Mom,,,"Rengek Laura dan Gibran hanya tersenyum melihat tingkah Istrinya yang Malu.
Setelah berpamitan Gibran dan Laura akhirnya harus berangkat segera.
Setelah dari bandara Varo mengantar Tania pulang kerumah sebelum pergi kekantor,Tania memilih pulang karena ingin menemanin Putranya dirumah.
Tania mencium tangan suaminya saat Varo sudah bersiap kekantor dan Varo mengusap kepala Tania.
"Jaga dirimu dan anak kita ya sayang"Pesan Varo
"Iya sayang,Kamu juga berhati -hati ya sayang,jangan ngebut pake mobilnya"ucap Tania dan Varo mengangguk mengerti lalu perlahan mulai menjalankan mobilnya meninggalkan Tania yang masih setia melambaikan tangan buat suaminya setelah mobil tak terlihat lagi Tania pun masih kerumah untuk menemui Zain putranya.
__ADS_1
Dikantor Varo meminta bantuan sekretaris Ayahnya untuk Membantunya dan karena sudah mengerti tugas nya tanpa di ajarin lagi Varo sedikit bernafas lega.
Setelah menempuh perjalanan panjang Gibran dan Laura akhirnya sampai diparis.
Pertama adalah hotel yang akan mereka tuju untuk beristirahat sejenak.
"Sayang,Kita langsung istirahat ya".ajak Gibran pada Laura.Gibran mulai membiasakan panggilan sayang pada istrinya.dan Laura Tak merasa keberatan walaupun belum terbiasa membalas panggilan yang sama untuk Gibran Laura memilih menggunakan kata mas untuk suaminya.
Sampai dihotel Gibran langsung disambut ramah para pekerja dihotel bintang lima itu dan mengantar Gibran dan Laura ke kamar yang sudah disiapkan khusus untuk mereka.
Gibran perlahan masuk dan melihat keatas ranjang yang penuh dengan bunga suasana yang sangat romantise.Laura menuju kearah balkon melihat langsung menara Eiffel
"Cantik ya"Laura terus menatap "Aku ingin banyak mengambil foto"ucap Laura
"Nanti kita pergi kesana,aku akan mengabadikan banyak foto dirimu".
__ADS_1
Laura mengerutkan dahi nya"Kok cuma fotoku mas"
"Aku lebih suka memoto dari pada difoto"Ucap Gibran berpura-pura ingin melihat reaksi istrinya.
"Aku tetap mau foto berdua biar romantise,atau mas malu foto sama aku"Laura mulai negatif thinking
"Hahahaha"Gibran tertawa keras membuat Laura cemberut
"Demi istriku aku akan melakukannya"Gibran hanya menggoda istrinya saja tentu ia akan mengikuti apapun kemauan istrinya.
melihat ekspresi Laura tanpa di duga Gibran mendaratkan ciuman manis dibibir Laura mendapat serangan mendadak tentu Laura kaget tapi ia sadar yang menciumnya adalah suaminya dan ia pun tak menolak.dan Gibran terbawa suasana langsung menggendong Laura ketempat tidur.
"Mas,,,"suara serak Laura terdengar gugup ia sudah dewasa mengerti apa yang akan dilakukan suaminya hanya saja ia sedikit takut melakukannya secepat ini.
Gibran tersenyum smirik"bisakah aku meminta hak ku sekarang mengganti malam pertama kita yang tertunda"Bisik Gibran lembut ditelinga Laura membuat jantung Laura berdetak kencang.
Laura mengangguk setuju dan Gibran yang mendapat kan lampu hijau dengan pelan namun pasti mulai melakukan aksi pemanasan.
__ADS_1
Author : bersambung skip aja ya biar gak kena revisi 😂