Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab.105


__ADS_3

Tania dan Varo asik bersantai ditaman belakang,membicarakan tentang rencana ke berangkatan mereka besok ke desa.


"Mobil yang akan kita bawa sudah selesai di service,jadi besok kita bisa segera berangkat,Gibran ikut bersama kita.


"Iya,semua perlengkapan sudah aku siapkan beberapa hari lalu,aku sangat bersemangat mengunjungi desa kelahiranku.Ucap Tania antusias


"Desa itu sangat nyaman,pemandangan nya indah dan membuat kita merasa tenang saat disana,Cerita varo


"Suamiku lebih mengetahui banyak tentang desa itu,karena aku pindah kekota saat umur masih terbilang balita,memori tentang desa itu agak sedikit terlupa,Tapi aku sangat bersemangat untuk mengunjungi makam keluargaku semua."


Varo memeluk Tania hangat,"Aku ingin kita segera memiliki anak"Bisik Varo


Tania tersenyum mendengar bisikan suaminya,dia juga berharap akan secepatnya dia hamil.


"Ehemmmmm,sepertinya kakek datang disaat yang tidak tepat,Tegur kakek melihat cucunya sedang berpelukan mesra.


Varo pun melepas pelukannya,dan duduk kembali dikursi.

__ADS_1


"Gimana luka Tania,kakek sudah dengar semua dari Bella


"Varo langsung bawa kerumah sakit tadi Kek,kata dokter lukanya tidak terlalu serius dan Tania diberi vitamin dan obat.ucap varo


"Luka dipelipis Tania mungkin tidak seberapa,tapi Luka di hatinya???


Ucap kakek penuh penekanan


"Lihat mata istrimu itu Varo,mungkin dia terlihat baik-baik saja diluar tapi tidak dengan kondisi hatinya didalam.Varo menatap lekat mata istrinya,Varo tidak pernah berpikir seperti kakek


Tania pun terdiam mendengar perkataan kakek.Tania mencoba membuang segala kegelisahan,ketakutan dan kekecewaan dengan segala yang diterima nya,karena mendapat perlakuan buruk dari kecil hingga sekarang,Karena Tania berpikir dia sudah memiliki Suami yang mencintainya dan keluarga yang sangat menyayanginya.


"Kakek jangan Bicara seperti itu,kejadian hari ini juga diluar predeksi kita semua,Aku berharap disaat terakhir mama kami bisa menemaninya dan menghiburnya.Tania tidak pernah menyesal masuk dikeluarga ini kek,Tania memegang tangan kakek Royan lembut.


"Jangan merasa bersalah padaku lagi ya Kek,Tania sangat bersyukur sudah dipertemukan dengan keluarga ini.ucao Tani tulus dari hatinya.


Kakek terharu mendengar perkataan Tania,begitu pula Varo.

__ADS_1


"Varo kakek tidak salah memilih istri untukmu Nak,Tania adalah gadis berhati malaikat.Jaga dan sayangi dia sampai kapanpun,pesan kakek pada Varo.


"Iya kek,Varo akan selalu ingat pesan kakek.


janji varo.


"Ada sesuatu yang ingin varo sampaikan pada kakek,besok rencana varo pergi kedesa kek.


Varo bersama Gibran.


"Iya bawalah istri mu untuk berlibur,dia pasti sangat senang kamu membawanya ke desa kelahirannya,Tania pasti sangat rindu kan.kakek melihat kearah Tania


"Bener kek,Tania sangat rindu desa itu.dan saat diajak kesana Tania senang sekali.Tania berkata antusias


"Kakek akan menyiapkan beberapa pengawal yang handal,pergilah kalian beristirahat besok pagi harus segera berangkat kan,Perintah kakek.


Varo dan Tania mengangguk setuju dan berpamitan pada kakek.

__ADS_1


Kakek masih asik dengan suasana taman yang diterangi cahaya bulan,Mengingat banyak kenangan bersama istrinya dirumah ini.


__ADS_2