
"Tania bangun lah,Varo mengoyang kan tangan istrinya lembut.
Merasa ada yang memanggil namanya Tania membuka matanya.
Dan Tania merasa sakit disekujur tubuhnya mungkin akibat benturan dia terjatuh tadi.
Tania terlihat menahan sakitnya,varo melihat ekspresi istrinya yang meringis
"Apa ada yang sakit,aku sudah mengoles jempol kaki mu saat tidur tadi".
Tania tidak mau membuat suaminya khawatir
"Aku hanya merasakan sedikit keram bagian jempol tapi sudah tidak masalah".
"Kalau masih sakit aku akan membatalkan makan malam kita,sebenarnya aku sudah memesan tempat.
"Aku sudah tidak apa-apa,Tania tidak mau mengecewakan Varo karena makan malam diluar ini adalah awal hubungan yang baik buat mereka berdua.Dan Tania tidak mau melewatkan kesempatan ini.
"Maaf kan aku viona mungkin aku sedikit egois,ada rasa ingin memiliki Alvaro dihati ini,aku mulai menyukai pria asing yang menikahi ku tanpa dasar saling mencintai".Bathin Tania
"Bersiaplah aku menunggumu,
"Apa yang harus aku pakai saat jempol kaki ku terluka saat ini,sepatu tidak mungkin bisa kupakai nanti.ahhhhh kenapa juga tadi aku tidak berhati-hati.Tania merasa ingin menangis saat ini
"Tania bukalah kotak biru itu,varo menunjuk kotak berwana biru diatas meja samping tempat tidur mereka
Mata Tania mengikuti arah telunjuk varo
"Apa itu untukku? Tanya Tania Ragu
"Bukalah dan lihat isinya"
Tania penasaran lalu membuka kotak biru itu sebuah Heel yang cantik berwana hitam
__ADS_1
"Cantik sekali"seru Tania
"Lebih cantik lagi kalo kamu memakainya dikakimu itu"Varo mengambil heel itu
"Kapan kamu membelinya,dan darimana kamu tau ukuran kakiku??
"Pak Darko tadi yang aku suruh membelikannya dan dia video call mau yang mana cocok untukmu,aku melihat nomor sepatumu.
"Aku sengaja memilih yang sedikit aman buat jempol kakimu yang terluka".Varo menjelaskan pada Tania.
"Terima kasih varo,Tania reflek memeluk suaminya.
Tania merasa terharu baru kali ini ada orang lain selain Arka dan Laura yang memperhatikan nya.Dia sangat merindukan Adik dan sahabatnya itu.
Mendapat pelukan mendadak membuat jantung varo berdetak lebih cepat begitu pula Tania merasakan detak jantungnya semakin kencang.
"Maaf,,menyadari sikapnya pada varo dan melepaskan pelukannya.
"Tidak apa-apa aku suamimu,kamu bebas memelukku.Ucap Varo yang tambah membuat Tania salah tingkah.
"Okey,,aku menunggumu dandan yang cantik bisik varo ditelinga Tania.
membuat Tania menunduk malu lagi.
Bergegas meninggalkan
Tania membuka koper pakaiannya yang belum sempat dia susun dilemari karena ketiduran.begitu juga koper suaminya masih ditempatnya semula.
Mengambil bungkusan besar berwana biru hadiah dari Tante Bella.
Tania segera merobek bungkus dan menemukan gaun berwarna merah terlihat terbuka pada bagian lengan dan dada.
"Apa ini tidak terlalu berlebihan saat aku pakai ya?? pikir Tania dia belum pernah mencoba gaun mahal seperti ini dan terbuka.
__ADS_1
"Tapi ini hanya satu-satunya gaun yang aku punya sekarang".
Aku akan mencoba nya Tania pun segera menuju kamar mandi dan mengganti baju dengan gaunnya memandang kearah cermin pantulan tubuhnya yang memang telihat pas dibadannya.
sedikit merias wajahnya tidak terlalu berlebihan dia menyesuaikan warna pakaiannya dan riasannya.
Tania banyak belajar berhias dari sahabatnya Laura.
Varo yang sedang menunggu terasa gelisah
"Kenapa dia lama sekali apa terjadi sesuatu padanya.
Varo mengetuk pintu kamar mandi,"
Tania apa masih lama"panggilnya dari balik pintu
"Sebentar lagi,Tania merapikan sedikit rambutnya.
Lalu membuka pintu ternyata varo masih disana dan berdiri mematung takjub melihat tampilan Tania yang sangat paripurna.
"Ada yang salah denganku,tanya Tania polos
menutupi bagian dadanya dengan menyilangkan tangannya.
"Cantik,,,hanya kata itu yang keluar dari mulut varo
"Terima kasih pujiannya,
Bonus visual Tania ber gaun merah yang membuat jantung varo hampir lepas author bercanda Malah sebenarnya varo jadi patung membeku.
Gimana reader sudah cantikkan Tania siap mematahkan hati Alvaro 🤭 eh maksudnya meluluhkan hati Alvaro.
Tos buat Tante Bella pilihan gaunnya top markotop deh...........
__ADS_1