Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab 193


__ADS_3

Gibran memberitahu tentang kabar gembira pada Kedua mertuanya,melalui panggilan Video.


"Mom,,,,"panggil Laura lirih saat melihat wajah Tante Ina dan air mata Laura lirih lagi.


"Lho kok anak mama nangis,nanti Dede bayi didalam perut juga ikutan nangis Lo"Tante Ina ingin menghibur Putri semata wayangnya itu,Ina sangat bahagia mendengar kabar dari Gibran saat awal video mereka.


Gibran menghapus air mata istrinya lembut dengan sebuah tisu.


"Ini nangis bahagia Mom,Laura akan jadi Ibu"Kali ini Laura tersenyum saat menyebut kata Ibu.


"Nah gitukan Cantik,kalo senyum.Momi dan Daddy akan pulang dua hari lagi,Jaga kesehatanmu ya sayang".Om Bran hanya diam saja menjadi penonton dan pendengar setia saat Tante ini lah yang hampir menguasai setiap panggilan video


Setelah tak bisa menahan ingin ngobrol juga sama putri dan menantinya,akhirnya om Bran dengan tanpa merasa bersalah mengambil ponsel yang dipegang Tante Ina.


"Mas""""""Tante Ina akhirnya pasrah


"Gibran,,,,"panggilnya


"Iya Dad,,"


"Jaga Laura baik-baik,dan bersiaplah untuk permintaan aneh-anehnya saat ngidam"Om Bran melirik sekilas istrinya.

__ADS_1


Dan Tante Ina langsung mencubit pinggang om Bran karena ia tau siapa yang dimaksud oleh suaminya itu.


Gibran dan Laura masih bingung apa maksud dari Ngidam aneh-aneh.


"Maksud Daddy ngidam aneh-aneh apa ya???"tanya Gibran penasaran


"Ya tunggu aja,siapa tau Laura sama seperti Momi nya saat ngidam,suka minta sesuatu yang sangat ekstrem dan aneh-aneh".ucap Daddy lagi sambil tertawa melihat Gibran dan Laura yang masih kebingungan.


"Ga usah dengerin tuh Daddy mu,pokoknya jaga kehamilan mu dan jangan terlalu capek ya,apalagi usia kehamilan mu masuk semester pertama,Bawa istrimu kedokter kandungan Gibran,biar pemeriksaan lebih akurat"ucap Tante Ina memberi wejangan sangat panjang.


"Iya Mom"Sahut Laura dan Gibran bersamaan mereka pun mengakhiri panggilan Video mereka.


"Nyaman"ucap Laura


"Apa nya yang nyaman sayang"


"Perutku terasa nyaman,kalau diusap seperti itu,rasa mual ku sedikit reda"Ucap Laura


Gibran tersenyum dan terus mengusap perut Istrinya memberi kenyamanan untuk Laura.


"Calon bayi kita sepertinya tau kalau Ayahnya sedang memanjakannya"bisik Gibran lembut ditelinga Laura.

__ADS_1


"Bagaimana kalau Mas bekerja,,Bisa saja aku dan anakmu merindukan mu".Tanya Laura saat ini sikap Laura berubah menjadi lebih manja.


"Mas akan usahakan gak lembur dikantor,tapi Mas juga tak bisa meninggalkan pekerjaan yang merupakan tanggu jawab Mas sama Daddy mu".Gibran merasa bingung dengan keadaannya saat ini.disisi lain ia ingin selalu siaga menjaga istrinya namun disisi lain ada tanggung jawab nya sebagai pemimpin perusahaan Om Bran.


Ditempat lain Om Bran dan Tante Ina


"Mas emang aku ngidam mintanya aneh-aneh ya"Tanya Tante Ina pada suaminya karena penasaran


"Hmmmmmmmm,kamu ga ingat"


"Hehehehehehehehe udah lama sih sedikit lupa,mungkin juga Sangkin banyaknya permintaan ku"


"Mas sebutkan salah satunya aja sayang,semoga aja Laura tidak meminta Gibran terus disampingnya saat hamil seperti yang kamu lakukan saat hamil Laura.aku tidak bisa konsen bekerja karena kamu selalu beralasan calon bayimu tidak bisa jauh dari Daddynya".


"Hahahahahahaha Bener juga ya Mas,tapi mungkin itu memang kemauan Laura anakmu,dan kesempatan ku juga untuk banyak menghabiskan waktu bersamamu saat masa-masa kehamilan".


"Bisa saja Laura juga seperti aku,berarti secepatnya kita harus kembali Mas"pekik Tante Ina merasa khawatir.


"Ya aku akan kembali fokus bekerja lagi dan Gibran harus selalu mengikuti kemauan Istrinya bukan,Ini semua demi calon cucu kita".Om Bran terlihat pasrah


kekhawatiran kedua orang tuanya benar adanya Laura sudah menunjukan aksi ngidamnya😂

__ADS_1


__ADS_2