
Bella sudah menunggu kedatangan keluarga mereka.
Denia dan Rendi tidak bisa menjemput karena ada keperluan dadakan.
Rosi beralasan sakit kepalanya kambuh dan Bella malas memaksanya ikut.
Setelan menempuh perjalanan yang cukup lama akhirnya mereka tiba.
"Tania,,,,Tante Bella menghampiri dan memeluknya hangat.
"Hanya Tania yang diberi pelukan.protes varo
Bella melepas pelukannya dan memeluk keponakannya yang tampan tapi manja itu.
"Sekarang puas!!!!!Bunda Bella mencubit pinggang Varo.
"Awwww,,,varo meringis kesakitan akibat cubitan Bundanya.
Tania hanya tertawa melihat tingkah laku suaminya.
Varo terlihat mencari seseorang yang dari kemaren mengganggu pikirannya.
"Mana mama,Tanya Varo melihat tidak ada kehadiran nya dibandara.
"Sakit kepala,ucap Bella singkat
"Apa penyakit nya kambuh lagi ?sekarang giliran kakek yang bertanya
"Papa ku yang awet muda ini sehat aja kan?? Bella memeluk Papanya.
"Kenapa tidak menjawab pertanyaan papa dulu baru bertanya balik".
"hehehehehe iya penyakit nya kambuh lagi".
"Heiiii ada Nak Gibran ku yang Tampan,puji Tante bella melihat Gibran di papah oleh Sarko.
"Apa sesuatu terjadi,kamu terluka ?Bella melihat kondisi Gibran yang masih lemah.
"Iya nyonya Bella,Gibran sedang terluka dan masa pemulihan.
"Hallo bunda Bellaku yang cantik ,apa kabar mu lama tidak bertemu".sapa Gibran lirih
__ADS_1
"Nanti papa ceritakan padamu kronologisnya.sekarang kita langsung kerumah saja.Kakek mengajak semua untuk pergi meninggalkan bandara.
Tiba dirumah semua segera turun dari mobil dan bergegas masuk rumah.
Varo mengandeng Tania langsung menuju kamarnya.
"Ehmmmmmmm bulan madu masih kurang sepertinya,goda bunda Bella melihat varo menarik tangan Tania.
Varo hanya tersenyum penuh arti ke Tania.
"Bi Rumi,siapkan kamar buat Gibran ,perintah kakek melihat pelayannya itu mendekatinya.
"Baik,Tuan besar
"Ayo Nak Gibran ikut saya,,
Gibran dengan langkah perlahan mengikuti Bi Rumi.
"Sarko beristirahat lah dulu nanti ada yang ingin aku bahas dengan mu,melihat asistennya itu menguap pasti lelah beberapa hari dengan tugas nya.
"Saya pamit tuan Besar,memberi hormat pada kakek.
"Pa,,ada yang ingin Bella tanyakan,,
"Nanti saja ya Bella,papa janji semuanya nanti papa ceritakan.
"Baiklah pa,Bella tidak mau memaksa papanya untuk bercerita".walau hatinya sangat penasaran
"Papa pergi Istirahat juga ya,biar Bella antar lalu menggandeng papanya menuju kamar.
Didalam kamar Varo segera menuju kamar mandi,Tania menyiapkan baju untuk suaminya.
Sambil menunggu suaminya mandi Tania membuka ponselnya.dia belum sempat menghubungi Adiknya Arka.
Tania pun mengirim SMS pada adiknya
"***Apa kabar mu adikku Arka,gimana juga kabar paman dan bibi?
ini nomor kak Tania yang baru di simpan ya
maaf kakak baru bisa mengabari mu***.
__ADS_1
📱📲 Tania mengirim pesan sms pada adiknya.
Tania masih menunggu balasan dari adiknya lama sekali.dan belum ada balasan setelah menunggu setengah jam Varo pun sudah menyelesaikan mandinya.
"kenapa dengan ponselmu sayang ???
Tanyanya pada Tania lalu duduk disamping istrinya
"Aku menanyakan kabar keluarga ku lewat SMS kenomor Arka tapi tidak ada balasan"jawab Tania
"Lho,,,kenapa harus nunggu balasan SMS,kenapa tidak langsung Telpon saja,varo memberi solusi
Tania menepuk jidatnya pelan
"Ya,,,kenapa aku lupa dan gak kepikiran "
lalu dengan cepat menghubungi Arka tidak ada nada tersambung ponselnya.
"Nomornya Gak aktif varo,aku jadi khawatir.
"Besok kita berkunjung kesana,kalau kamu khawatir,ajak varo
"Boleh????tanya Tania
"Tentu saja boleh sayang.aku tidak akan pernah membatasi mu bertemu keluarga mu.
"Kyaaaaaa,,,,makasih suamiku tersayang,Tania memeluk badan varo yang masih memakai handuk dan mencium pipinya berkali-kali.
"Tania,kamu menggodaku lagi....
"Siapa yang menggodamu,aku mengucapkan terima kasih.elak Tania
Varo ingin memeluk Tania kembali dan mencium bibirnya dengan cepat Tania melompat menuju kamar mandi.
"Aku mau mandi,pakai baju sana udah ku siapkan"Teriaknya dari dalam kamar mandi
"Iya,,,malam ini kamu ku beri hukuman Tania,balas varo dan tersenyum penuh arti.
Tania hanya melenguh kan nafas nya
"Tepar lagi aku malam ini"ucap Tania
__ADS_1