
Tanpa terasa seminggu berlalu setelah acara lamaran.Sekarang sudah mendekati hari pernikahan Zian dan Kinara.
Tania dan Zia menemani Kinara untuk memilih baju pernikahan pada salah satu wedding organizer.
Pemilik Wedding organizer memilihkan beberapa gaun pengantin,Kinara pun mencoba beberapa gaun dan Zia sebagai penilai untuk Ara.
Zia tak lupa mengabadikan setiap momen Ara saat memakai gaun pengantinnya dengan ponselnya ia akan mengirimkan gambar pada Abang Zainnya setelah meminta izin pada Ara.
Setelah memilih beberapa gaun yang akan Ara pakai nanti,mereka pun pamit pulang.
"Ma,kita singgah di mall bentar ya"Ajak Zia
"Ayo Sayang,kita sekalian makan siang".
"Kak Ara,,ga papa kan singgah dulu"Tanya Zia Pada Kinara
Kinara hanya mengangguk setuju,Zia pun menggandeng tangan Kinara lembut.
"Jalan nya pelan-pelan kak"Zia membawa Kinara dengan berhati-hati.
"Makasih Zia,,maaf kak Ara jadi merepotkan mu"ucap Ara ia merasa tak nyaman harus membebani orang lain dengan keterbatasannya.
__ADS_1
"Kak Ara,,jangan ngomong seperti itu,,Zia ikhlas membantu,Kak Ara itu udah Zia anggap seperti keluarga dan Kakak perempuan bagi Zia,Zia sayang sama kak Ara".
Kinara terharu dengan ucapan Zia yang sebentar lagi akan jadi adik iparnya itu.
"Mulai sekarang Kinara adalah bagian dari keluarga Mahardika,,Susah senang kita lalui bersama ya sayang"Tania ikut memberi semangat untuk Kinara.
"Ara sangat bersyukur bertemu dengan kalian semua,Terima kasih Tante mau menerima kinara".
Tania memeluk Kinara "Mulai sekarang biasakan panggil mama ya sayang".Tania sangat menyayangi Kinara layak nya seperti putrinya.
Kinara mempererat pelukannya dan berucap "Mama"Saat ini ia semakin merindukan Sosok Ibunya yang sudah Tiada,kehadiran Tania membuat Ara seperti menemukan lagi sosok ibu yang sangat penyayang.
Zia yang melihat pemandangan Seperti ini meneteskan air matanya terharu.
"Ayo sekarang kita pergi makan dulu,,nanti kita mampir di butik Aunty Laura ,ada beberapa baju yang mama Pesan".
"Iya ma,,,"
"Zia lupa Kak Zio ma menunggu lama kita dimobil".
"Oh,,iya yuks buruan"Tania,Zia dan Ara segera keluar dari gedung Tempat wedding organizer itu.
__ADS_1
Zio yang sudah terbiasa menunggu lama Mama dan adiknya Zia,,hanya bisa pasrah dan memilih mendengarkan musik didalam mobilnya.
"Kak Zio,,maaf lama nunggu ya????"Tanya Zia yang sudah masuk di dalam mobil dan Tania duduk disamping Zio.
"Udah biasa"sahut Zio dan Zia memberikan senyum termanisnya mendengar ucapan Zio.
"Kak,,abis ini kita langsung ke mall ya,,mau ngajak Kak Ara makan siang"
"Oke,,Kak Zio juga udah laper nih"Zio pun bersiap dan menyalakan Mesin Mobilnya.
Didalam mobil Zia mengirim beberapa gambar Kinara yang dia potret tadi.
Zain yang masih dikantor tersenyum melihat beberapa foto Kinara memakai pakaian pengantin yang dikirimkan oleh Zia.
"Kak cantik kan Kak Ara"pesan Zia
"👍👍👍😍" Zain hanya membalas dengan emoticon tak bisa berkata-kata karena ia sangat mengagumi wajah Kinara dilayar ponselnya sekarang.
__ADS_1
"Ra,,,aku dan keluargaku akan menjadi mata untukmu sekarang,semoga saja aku menemukan dokter yang bisa menyembuhkan matamu".Zain mengusap foto Kinara.
Zain tau Kinara ingin melihat lagi,,pak Toni banyak bercerita tentang keinginan putrinya.karena selalu mendengar Kinara menyebutnya dalam doa nya.