Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab 140


__ADS_3

Diapartemen Rini


Rini memasang wajah kesal lagi,karena sarah terus saja memandangi foto pada layar ponselnya.


"Heiiiiii kenapa senyum-senyum sendiri."tegur Rini


"lihat nih pelukan ini rasanya ingin mengulangnya lagi,aroma tubuh varo membuatku candu Rin"Sarah mencium layar ponselnya


Rini bergidik merasa aneh dengan kelakuan sahabatnya itu.


"Sar,ingat tujuan kami itu balas dendam"Rini mengingatkan Sarah lagi


Sarah menarik nafasnya berat"Aku gak lupa tujuanku,namun Aku sudah lama mencintai Varo,dulu aku gak bisa mendapatkannya karena harus mengalah pada Kak viona,sekarang cara apapun akan ku lakukan untuk memiliki Varo".senyum Sarah licik


"teserah kamu deh"ucap Rini pasrah


"Rin,pokoknya kamu harus bantuin aku,sampai aku bisa memiliki Varo dan menghancurkan rumah tangganya"


"Kamu kan tau Sar,mereka bukan keluarga biasa,Apalagi kakeknya kita akan habis bila sampai ketahuan dan tertangkap"Rini mulai ragu


"Apa kamu ga mau balas dendam untuk keluargamu???"Sarah menemukan cara agar Rini ikut bersamanya.


"Kamu Sar,selalu mengingatkanku pada peristiwa itu"Ucap Rini sedih


"Jadi deal ya,kamu bantuin aku"Sarah bersorak didalam hati ia yakin Rini sudah terpengaruh ucapannya.


Rini hanya melengos pasrah


"Mana foto tadi,aku ga sabar untuk mengirimnya pada Istri Varo".

__ADS_1


"Emang kamu tau nomornya"Tanya Rini heran


"Sarah gitu lho,,,tapi aku belum melihat istrinya secara langsung".


"Ahhhh belum hebat ternyata"Rini tertawa kencang


"Sialan"Sarah pura-pura marah dan melempar bantal kursi pada Rini.


Sarah pun melancarkan aksinya.dan mengirim via chat foto ia memeluk Varo saat dilihat terasa itu sangat alami dan nyata,hasil jepretan Rini memang tepat sasaran.


Dirumah Tania


Tania mendengar nada chat ponselnya berbunyi,ia mengerutkan Alisnya.


"Nomor siapa ya????Tania bertanya -tanya "tidak tersave dikontak"lalu Tania pun membuka chat dari nomor asing tersebut.


Foto Sarah dan Varo pun muncul dilayar ponsel Tania.


"Apa ini wanita yang di bicarakan Varo tadi,apa maksud ia mengirim foto ini????"


"Aku harus menemui Suamiku dan melihatkan ini"Tania pun bergegas mencari Varo keruang kerja nya.


Tok,tok,tok Tania mengetuk pintu


"Masuk"perintah Varo dari dalam.


Tania pun masuk.


"Sayang kamu rupanya"Varo berdiri dari duduknya dan langsung memeluk istri tercintanya.

__ADS_1


Tania melepas pelukan Varo.


Varo merasa heran dengan sikap Istrinya tidak seperti biasa yang betah dipelukan suaminya.


"Apa ada sesuatu???"Varo melihat istrinya seperti mau menangis


Tania tak bisa berkata-kata,dan langsung memberikan ponselnya pada Varo.


Varo mengambil ponsel Tania dan membukanya ia juga sama terkejutnya dengan Tania.


"Sayang siapa yang mengirim ini???"


Tania menggelengkan kepalanya air matanya sudah mengalir deras.


Varo mendekati istrinya lagi dan mencoba menjelaskan kesalahpahaman


"Sayang wanita difoto ini adalah Sarah,yang aku ceritakan tadi,aku gak menyangka dia semakin licik"Geram Varo.


"Aku tau,namun tetap rasanya sakit disini"tunjuk Tania pada hatinya.


Varo tersenyum senang melihat kecemburuan istrinya.


"kamu cemburu,wajar sayang"Varo kembali memeluk istrinya untuk memberi ketenangan dan usahanya pun berhasil.


"Berani sekali Wanita rubah ini ingin bermain-main denganku"


"Sayang,apa yang harus kita lakukan??"Tanya Tania sambil mengelap air matanya.


"Kita ikuti permainannya"Seru Varo

__ADS_1


Tania mengerti maksud suaminya.


__ADS_2