
Setelah menyelesaikan sarapan pagi Zain bersiap mengajak istrinya untuk berkeliling kota Singapura.
"Mama ikut ya,rencana Zain akan mengajak Kinara ke Singapore cable car,esplanade roof terrace"Zain menyebut beberapa tempat yang akan ia kunjungi bersama istrinya.
Kinara menolak halus ajakan anaknya.ia tak ingin mengganggu kencan anak dan Kinara,Tania ingin Zain dan Kinara menikmati masa bulan madunya,walau ia sedikit resah takut kejadian dulu yang pernah ia alami bersama Varo saat berbulan madu,namun segera ia tepis pikiran buruk nya.
"Mama ingin dihotel aja,pergilah kalian nikmati semuanya dan ciptakan kenangan indah buat kalian berdua"Tania tersenyum penuh kasih sayang
"Mama ada menginginkan sesuatu,nanti Zain belikan sama Kinara"Tanya Zain lagi
"Ada beberapa yang adik kembar mu inginkan,tapi besok aja waktu kita masih panjang,bawa istrimu bersenang-senang".
"Oke ma,,besok Zain akan temenin mama kemanapun"
Zain pun berpamitan untuk pergi.
"Telpon mama kalo kalian sudah sampai ditempat tujuan"Pesan Tania sebelum Zain dan Kinara memasuki mobil yang akan membawa mereka pergi
"Ma,,beneran gak mau ikut"Kinara memastikan lagi siapa tau Tania berubah pikiran namun Tania tetap menolak.
"Kalian aja sayang,bersenang-senang lah".
"Iya ma,nanti Kinara langsung kasih kabar mama kalau udah sampai,dah mama"Kinara melambaikan tangannya.
__ADS_1
Tanpa terasa Zain dan Kinara sudah sampai di tempat yang ingin mereka kunjungi.karena weekend pengunjung sangat ramai.Kinara pun mengeluarkan ponselnya tak lupa memberitahu mereka sudah sampai ditujuan pada Tania,Kinara mengirim pesan singkat pada mama mertuanya.
Zain sudah membeli tiket,tujuan utama nya adalah menaiki kereta gantung.salah satu objek wisata yang sangat digemari disingapura.Setelah ikut mengantri dengan pengunjung lain akhirnya tiba giliran Zain dan kinara.
Naik Kereta gantung di Singapore yg menjadi pengalaman pertama bagi Kinara.melewati sebuah pelabuhan,Menghubungkan pulau Singapura, pulau Sentosa,Mount Faber.
menyusuri pantai dan sampai ke patung Merlion Sentosa.
Kinara dan Zain sudah berada diatas kereta gantung,Melihat Pemandangan keren dari atas. melihat pelabuhan, pantai, bukit, hotel Hardrock, Universal Studio, Luge dan lain-lain.
"Mas ini sangat menakjubkan"Seru Kinara dengan wajah yang sangat antusias
"Kamu menyukai nya sayang"Zain merapatkan tubuhnya pada Kinara dan memeluk lembut istrinya.
Kinara hanya mengangguk dan membalas pelukan suaminya.
"Hosh,hosh,hosh"Kinara mengatur nafasnya dan kemudian Zain dan Kinara tertawa bersama mengingat tingkah mereka.
"Mas ayo kita foto berdua"Kinara mengeluarkan ponselnya "Cekrekkkkkk"satu foto berhasil Kinara abadikan
"Cup"Kinara mulai berani mencium Zain lebih dulu dan Zain pun membalas dengan beberapa kecupan.
"Mas gak nyangka ya kamu jodohnya aku"Kinara menatap lekat Zain
__ADS_1
"Iya sayang,mas juga gak nyangka,tapi memang Mas menyukaimu sejak dulu"Balas Zain jujur
"Sejak kapan??"Tanya Kinara penasaran
"emmm,,,,,Saat MOS kita saat itu,kamu berlari dan menabrak ku karena terlambat"Zain mengenang saat ia menyukai Kinara saat pandangan pertama.
"Sudah lama juga ternyata mas,dan kenapa mas memilih untuk jadi sahabatku".
"mungkin saat nya belum tepat untuk aku mengungkap kan nya saat itu,dan kamu juga pernah berkata ingin fokus sekolah tidak mau pacaran dulu kan".
"Oh iya ya mas,Kinara lupa"Kinara cengar cengir
"Kamu kapan menyukaiku???"Zain bertanya balik
"emmmmmmmm,sebenarnya saat aku menabrakmu itu aku sengaja mas"Kinara tampak malu mengakuinya.
"Benarkah"Zain semakin tertarik dengan ucapan istrinya.
"Aku juga menyukaimu sejak saat itu,Cuma aku minder mas,aku berpikir orang sempurna seperti dirimu mana bisa suka sama aku,menjadi sahabatmu sudah sangat membuatku bahagia mas".Kinara tak ragu menceritakan perasaannya saat itu.
"Kenapa harus berpikir seperti itu,apakah karena pikiranmu itu juga kamu menolakku kemaren".Ya bukan mudah Zain meyakinkan Kinara untuk menerima cintanya.
Kinara mengangguk"Bener mas,,apalagi saat aku tau siapa keluargamu".
__ADS_1
"Lupakan lah sayang,yang penting sekarang kamu sudah menjadi istri ku,dan semua keluargaku menerima kehadiranmu,dan mereka semua menyayangimu".
"Iya,,aku merasa memiliki keluarga lengkap lagi mas,Mama Tania juga sangat menyayangiku seperti anaknya sendiri".Kinara menyandarkan kepalanya pada pundak suaminya dan menikmati pemandangan yang disajikan diatas kereta gantung.