
Langit sore yang begitu indah,Tania sudah bangun dari Tidurnya.membuka jendela kamar yang berhadapan langsung dengan laut dibawah bukit.Biru nya laut membuat Tania betah berlama-lama memandanginya.
Tania sangat suka sekali dengan pantai.Ia masih mau menikmati pasir putih dan berselfi Ria.Namun Tania teringat perkataan suaminya.
"Besok sudah harus pulang,apa aku harus membujuknya untuk sehari lagi disini".Gumam Tania
Dia memutar kepalanya melihat varo masih tertidur lelap.
Tania memutuskan untuk mandi,air terasa sangat segar membuat Tania betah berlama-lama memanjakan tubuhnya.
Sampai Tania sudah selesai dengan ritual mandinya Varo belum juga beranjak bangun.
Pelan Tania mendekati suaminya dan membangunkannya.
"Varo,,bangun lah sudah sore".
Perlahan Mata Varo mulai terbuka dan dengan cepat memeluk istrinya yang masih memakai Handuk.
"Harum,,,,"Bisik Varo ditelinga Tania.
Tania mencoba melepas pelukan Varo,namun pelukan Varo sangat Erat.
"Varo aku harus memakai baju dulu,Lepasin dulu.mohon Tania
Varo tetap diam tak bergeming,malah ia gencar mencium wajah istrinya.asik dengan aktivitasnya suara ketukan pintu memaksa ia untuk berhenti.
__ADS_1
"Bunda ,,ayah,,,ini Geo buka pintunya,Suara Geo terdengar dari balik pintu.
"Ganggu aja,,orang lari asik juga,"Rutuk varo
"Yes,selamat dari serangan harimau.Tania memusut dadanya.
"Pakai bajumu dulu,baru buka pintu.perintah Varo dan ia mulai menuju kamar mandi.
"Sebentar Geo,Tunggu dulu ya,Setengah berteriak Tania dari dalam.
"Iya Bunda,Geo tunggu ya.Sahut Geo dan dengan sabar menunggu Tania didepan pintu.
Tania mencepol rambutnya asal,ia tidak mau kalau Geo menunggunya terlalu lama.
Tania lalu membuka pintu dan menemukan Geo sedang duduk didepan pintu kamarnya.
"Geo boleh masuk ya Bunda ?Tanya nya Ragu,ada sedikit rasa takut didirinya terhadap Varo.
"Boleh donk,sini"Tania menggerakan tanganya untuk mempersilahkan masuk.
Dengan pelan Geo memasuki kamar Tania.
"Ayah mana Bunda?"Tanyanya setelah masuk tidak melihat keberadaan Varo.
"Ayah Lagi mandi,Geo duduk dulu dikursi ya.Bunda mau siapin baju untuk Ayah".
__ADS_1
Geo mengangguk setuju dan duduk dengan tenang.
Tania menuju lemari pakaian mengambil celana pendek dan baju kaos putih untuk suaminya.setelah semua lengkap Tania menaruhnya di atas ranjang.
Lalu Tania mendekati Geo,
"Anak pintar,Oia Geo kesini ada apa?Tanya Tania lembut dan duduk disampingnya.
"Cuma kangen sama Bunda,soalnya dari tadi bunda gak keluar kamar,sebenarnya dari tadi siang Geo mau datangin Bunda,cuma gak dibolehin nenek,katanya Bunda sama Ayah lagi istirahat.ucap Geo jujur
"Iya,Bunda lagi tidur siang tadi.Sekarang Bunda udah bangun,kita tunggu ayah selesai mandi baru pergi keluar bentar ya".
"Asik,Geo suka jalan-jalan disekitar Villa".Geo bersorak gembira.
Tania gemes dan mengacak rambut Geo pelan.
"Bunda Rambut Geo jadi berhamburan,protesnya
"Ups maaf,sini Bunda Sisirkan lagi ya,Tania beranjak mengambil Sisir diatas meja dengan lembut menyisir rambut Geo.
"Nah anak bunda udah ganteng lagi,puji Tania membuat Geo tersenyum senang.
Varo yang sudah dari tadi selesai mandi memperhatikan kebersamaan Istrinya dan Geo.
"ah seandainya saja Geo memang putraku ,pasti aku dan tania lebih bahagia lagi,"bathin Geo
__ADS_1
Dengan kehadiran Geo setidaknya mereka bisa belajar menjadi orang Tua yang baik untuk anaknya kelak.Sekarang Varo tidak terlalu mempermasalahkan kedekatan Geo dan Tania,asal jangan papanya Geo aja cari kesempatan buat deketin istrinya juga.