Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab.84


__ADS_3

"Varo,Tania sini duduk dekat Kakek.


ini Detektif yang akan mengusut kasus rencana pembunuhan Tania.


Varo merasa bersalah mendengar ucapan kakeknya


kakek aku merasa seperti penghianat,buat apa kakek harus repot menyewa detektif kalau cucumu yang ada disampingmu ini adalah saksi dan kunci semua masalah dirumah ini.tapi mungkin biarlah orang lain yang membongkar semua kejahatan mama.aku benar tidak sanggup kakek.


"panggil Gibran kesini Sarko,perintah kakek


"Baik tuan besar,Sarko menuju kamar Gibran.


Tidak beberapa lama Gibran hadir diantara mereka varo segera membuang muka dari Gibran.melihat perlakuan varo,hatinya merasa sakit sahabat yang dianggapnya sebagai adiknya sendiri begitu membencinya.


Kakek Royan mengerti ketegangan antara Gibran dan Varo.


"Siapa dia Tuan Royan? Tanya Dirga saat melihat gibran.

__ADS_1


"Dia juga aku anggap sebagai cucuku,karena dia selalu melindungi varo dari segala ancaman,terakhir dia melindungi Tania dari penusukan,walau dia yang harus terluka".ucap kakek sedih.


Jangan tertipu dengan wajah polosnya kakek ,dia penghianat.


"Aku merasa bersalah disini,karena keegoisanku membuat hubungan Gibran dan Varo seperti sekarang ini dan membuat Tania merasa terancam ".kakek tidak dapat menahan air matanya


Tubuhnya berguncang hebat.


Papa,Kakek,Tuan besar panggil mereka bersamaan Bella dan Rendi terlihat cemas


"Gibran bukan penghianat varo,dia melakukan itu karena perintahku,varo terdiam mendengar penjelasan kakeknya.mencoba mencerna kata yang terucap pada mulut kakeknya.


"Sebenarnya dia menolak saat itu tapi karena dia ingin kamu mendapat gadis yang lebih baik dari viona,dan karena dirimu yang keras kepala itu Gibran terpaksa mengambil jalan ini.semua foto yang kamu terima adalah kakek yang mengirimnya".Kakek terlihat pasrah bila cucunya itu marah tapi sikap varo malah sebaliknya.


Dia merasa semakin bersalah atas perlakuan nya terhadap Gibran selama ini.varo sudah tau kalo kakek tidak merestui hubunganya dengan Viona malah nekad menjalin hubungan dibelakang kakeknya.tapi dari kejadian ini varo juga mengambil hikmahnya dia memilik istri yang baik.


"Tania maaf kan kakek,harus membawa mu terlibat dalam masalah besar masuk dikeluarga ini,kakek hanya ingin membebaskan mu dari paman dan Bibimu yang kerap menyiksamu.kakek menyayangimu dan kakek yakin varo akan melindungi mu".kakek mengusap rambut Tania lembut.

__ADS_1


"Kakek,jangan minta maaf.malah Tania sangat berterima kasih kalian semua sayang sama Tania seperti keuarga sendiri.Air mata Tania mau menetes.


Rendi melihat ini merasa menyesal karena tidak pernah menyambut dengan baik kehadiran menantunya.Dia tidak pernah membenci Tania.hanya saja dia ingin anaknya menikah setelah cukup dewasa dan sudah memiliki tanggung jawab penuh.melihat ketulusan dan rasa saling mencintai dari anak nya,Rendi mulai menerima keadaannya.


"Besok mulai bekerja ya Varo,kamu sekarang punya tanggung jawab menafkahi istrimu,papa tidak mau kalau nanti ada cucu papa lahir tapi ayahnya masih pengangguran".


Semua diruangan itu tertawa mendengar ucapan Rendi


makasih pa,udah bisa Nerima Tania sebagai menantumu.bathin Rendi


"Aku akan memulai penyelidikan ku dengan mantan pacar Varo".ucap Dirga tiba-tiba setelah mendengar percakapan mereka.


"Aku setuju,mungkin saja dia masih sakit hati pada Varo dan ingin mencelakai istrinya.Ucao Bella antusias


"Bukan viona tersangka utamanya walau dia terlibat,kemungkinan ada orang lain dibelakangnya,Viona tidak akan bisa apa-apa tanpa ada yang membiayai keuangannya".Gibran buka suara


semua orang mengangguk setuju,karena Gibran sangat mengenal Viona.

__ADS_1


__ADS_2