Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab.81


__ADS_3

Masih masa lalu Rosi


Rosi mengurung diri dikamar,menunggu kesempatan bisa kabur dari rumahnya tanpa sepengetahuan keluarganya.semua perlengkapan baju nya dia bawa.


Ibunya beberapa kali mengetuk tapi tidak dihiraukan olehnya sibuk berberes lemarinya,kalau dia membuka pintu takut ibunya melihat apa yang sedang dia kerjakan di kamarnya.


"Rosi,,


"Ya,,,jawabnya singkat


"Aku dan ayahmu mau pergi sebentar ada rapat Dibalai desa semua warga harus hadir".ibunya memberitahu Rosi dari balik pintu


"Kamu tidak apa-apa kalau ibu tinggal ya,adikmu Rosa juga ibu bawa".


"Iya Rosi Gak apa-apa sendirian dirumah,Jawab Rosi senang


"yessssss"pekiknya


"Jangan lupa makan sarapan mu ya nak,kamu belum sarapan dari tadi pagi.ucap ibu penuh dengan perhatiannya


Mendengar ucapan ibunya,Rosi sedikit merasa bersalah bagaimanpun mereka adalah orang tua yang telah melahirkan dan membesarkannya sampai sekarang,tapi suara hatinya dikalahkan dengan pikirannya.


"Aku gak boleh nyerah,kalau aku sudah sukses Ayah dan ibu juga yang bangga kan nantinya.dengan cepat tanpa membuang waktu lagi Rosi menyelesaikan beres-beresnya.


Sebuah pesan dia tulis sebelum kepergiannya


"*Ayah,ibu .....


Rosi sangat menyayangi kalian


Rosi akan belajar sungguh-sungguh Dikota kalau Rosi sudah sukses aku akan bawa ayah,ibu dan adikku Rosa.


maaf Rosi membatah larangan ayah,tapi ini demi masa depan Rosi.


Salam dari anakmu Rosi*


Rosi melipat suratnya dan meletakkan dimeja samping kasurnya lalu menunduk dengan gelas kaca agar tidak tertiup oleh angin yang masuk dari celah-celah jendela nya.


Rosi melihat kearah jendela memastikan bahwa keluarganya sudah pergi.


mereka sudah bersiap-siap tanpa berpikiran dan curiga apapun.

__ADS_1


Rosi tidak membuang waktu lagi,perasaan laparnya tak digubrisnya.


nanti aja makan dijalan.pikirnya


Rosi sengaja tidak membawa banyak barang hanya beberapa lembar baju dan foto keluarganya.


Dengan tergesa-gesa Rosi pun meninggalkan rumahnya Untung saja tempat rapat balai desa tidak dia lalui jadi tidak ada penghalang baginya buat kabur.


Didesanya ada sebuah kendaraan pengangkut menuju jalan keluar.


"Bang antarin saya keluar desa ya".


"Aduh neng,gak narik kalau cuma satu orang yang keluar.Rugi diongkos neng.tolak nya


Rosi tidak kehabisan akal


"Berapa sekali narik harga perorang bang?


"Kalau penuh minimal lima ratus ribu neng".


"Mahal juga ya bang,Rosi terlihat berpikir sejenak.


"Ya udah bang,aku bayar segitu ya.usul Rosi di sudah ingin sekali keluar desa sebelum keluarganya menyadari dia pergi.kebetulan paman raulnya memberi pecahan hampir Tiga juta yang dibawa nya cuma dua juta setengah meninggalkan lima ratus ribu buat keluarganya.


"Iya bang,cepetan ini darurat........Rosi langsung masuk kedalam.


"Siap neng,ayo berangkat.soraknya membuat Rosi menggelengkan kepala.


Sepanjang perjalanan Abang itu sedikit penasaran karena dia yakin gadis ini masih berusia muda.dan mulai mengajukan pertanyaannya .


"Neng masih sekolah ya?


"Udah lulus SMP bang,,


"Lha ini mau kemana neng sendirian.Sambil mengendarai pelan


"Saya disuruh paman kekota T untuk melanjutkan SMU disana bang".jawab Rosi jujur


"Wah,,,,bagus neng,ya semoga saja sukses ya neng".


"Iya ,amiin bang makasih ya.bisa cepet dikit bang bawa nya.pinta Rosi tidak sabar

__ADS_1


"Maklum neng jalannya rusak gini jadi rada susah mengendarainya harus pelan dan hati-hati".


Rosi melihat keluar jendela dan melihat jalan yang banyak lubang.


"*Huhhh akan jadi perjalanan yang melelahkan,gumamnya


"Tapi semangat Rosi,bersakit-sakit dahulu nanti dirumah paman kita nikmati kehidupan berlimpah kemewahan".lamunan Rosi sudah melayang jauh*.


Setelah menempuh perjalanan hampir tiga jam karena jalanan rusak parah.dia juga tidak bisa tertidur sepanjang jalan perutnya terguncang menjadi kan dia sangat lapar.


"Bang ini ongkosnya,menyerahkan uang seratus ribu


"Makasih neng,,


"Ya,,,sama-sama. Rosi pun segera berlari menuju sebuah mobil yang sering digunakan untuk menuju kekota T.


"Bang ini mobil menuju kota T???tanyanya pada supir yang sedang asik mengisap rokoknya.


"Iya neng,naik aja


"Bang udah mau jalan ??tanya nya


Belum neng masih nunggu penumpang


"Lama gak bang!!!tanyanya gak sabar


"yah gak tau juga neng,jawab supir itu santai


"Kurang berapa orang bang,Rosi mulai gelisah


"empat orang lah,Akhir ini penumpang sepi neng.


"Gini aja bang aku bayar semua penumpang kosong.tawar Rosi agar mobil bisa segera berangkat


"Yakin neng,kamu punya uang ongkosnya satu juta sanggup.melihat gadis muda dari desa apa punya uang sebanyak itu.


Rosi merasa tersinggung langsung mengeluarkan Uang nya.


"Nih cukup kan bang!!!!!!


"Nah ini cukup neng,ayo kita berangkat,sering Nemu penumpang gini Abang senang neng.supir itu tertawa

__ADS_1


"sial banget sih,harus keluar banyak uang buat ongkos kendaraan aja,gumam Rosi.


__ADS_2