Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab 192


__ADS_3

Lima bulan kemudian


Zio dan Zia Tumbuh semakin sehat dan menggemaskan.berat badan Baby twin naik drastis.Hari ini Hari Minggu Varo ingin mengajak keluarganya ketaman bermain.


Varo sudah menunggu Tania turun sedangkan Baby twin sudah siap sedia.


Ini Zio dan Zia udah ganteng dan cantik udah siap untuk jalan-jalan Aunty-Aunty Online



Zain juga adik-adiknya juga sudah bersiap,usia nya kini sudah beranjak 5 tahun dan sebentar lagi akan masuk sekolah usia dini pertamanya.Zain sangat bersemangat saat Kakek Rendi nya berjanji akan mengantarnya Saat turun dan pulang sekolah



Zain terus membuat Zio dan Zia tertawa melihat tingkah kakaknya yang lucu.Tania sudah siap untuk berpergian dan turun menemui Suami dan anak-anaknya yang sudah menunggunya dari tadi.


Varo pun Menggendong Zia dan Tania menggendong Zio.


Bunda Bella ikut mengantar mereka kepintu depan sambil menggandeng tangan Zain.


"Hati-hari dijalan ya"Pesan Bunda Bella saat mereka sudah siap berpergiaan.


"Dadah Oma Bella"Varo melambaikan tangannya.


Bella membalas lambaian Zain.


Setelah sampai ditaman bermain Zain sangat senang banyak tempat yang ingin Ia mainkan.

__ADS_1


Tania mendorong kereta bayi Zia dan Varo kereta bayi Zio.


Zain berjalan ditengah diantara Papa dan mamanya.


"Pa Zain mau main itu"Menunjuk bianglala


"oke,sebentar papa belikan tiketnya ya"Zain mengangguk senang.


"Sayang kamu sama Zio dan Zia aku tinggal ya,Zain ingin bermain bianglala aku akan menemani putra kita".


"Iya,,aku akan menunggu kalian disini,ajaklah Zain bermain sepuasnya sayang"Tania terlihat Asik bermain dengan Baby twin nya.


Dirumah Laura


"Huekkkkkkk,huekkkkkkk,huekkkkkkk"Laura memuntahkan semua isi perutnya


Wajah Laura nampak pucat dari semalam


"Aku akan menghubungi Dokter untuk datang kerumah kita,aku ingin dia memerikasa keadaan mu"Gibran mengelap sisa muntah istrinya.


Laura mengangguk setuju perutnya sangat merasa tak nyaman.Gibran terlihat sangat khawatir keadaan Laura,mana papa Bran dan mama Ina sekarang berada diLuar Negeri.


Dengan cepat Gibran menghubungi dokter Jesika dan meminta secepatnya kerumahnya.


setelah menunggu hampir setengah jam Dokter Jesika akhinya tiba dan Gibran mempersilahkan dokter Jesika langsung memerikasa keadaan istrinya.


Dokter Jesika memeriksa dengan teliti keadaan Laura dan menanyakan beberapa pertanyaan.

__ADS_1


"Kapan terakhir kali datang bulan???"Dokter Jesika bertanya pada Laura.


"Sepertinya terakhir bulan kemaren Dok,Bulan ini aku sepertinya telat".Ucap Laura lirih


Jesika terus memeriksa Laura untuk memastikan bahwa diagnosa nya benar.


"Selamat Gibran,,,istrimu sekarang ini Hamil".


Gibran yang mendengar itu pun sangat bahagia.


"A,,,,ku ha,,mill?????Laura hampir tak percaya


"Ya,,kamu hamil kandungan mu masuk Usia trimester pertama"Dokter Jesika meyakinkan lagi.


"Mas,,,Gibran,panggil Laura terharu tangan nya dengan lembut memegang perutnya


"iya sayang,,"Gibran mendekati istrinya


"Aku hamil,,disini ada anak kita"Air mata Laura tak dapat ia tahan lagi karena bahagia.


Gibran menghapus air mata bahagia istrinya dan mencium kening Laura.


Dokter Jesika juga ikut terharu dan bahagia melihat suami istri itu sangat bahagia mendengar kehamilannya,seorang anak yang mereka sudah lama menunggunya.


"Aku akan memberi Vitamin dan obat mengurangi mual dan muntah yang aman buat ibu hamil,jangan lupa banyak istirahat,jaga kesehatan tubuh,dan makanan yang bergizi".


"Iya Dok,,,terima kasih dok"

__ADS_1


Dan setelah memberi Laura Vitamin dan obatnya dokter Jesika pun pamit untuk pulang.


__ADS_2