Sahabat Jadi Cinta

Sahabat Jadi Cinta
Bab 21


__ADS_3

''Benar sayang? tante hamil lagi, kamu bakalan jadi kakak,'' jawab mbak Citra lembut seraya mengacak-acak rambut Mikaela yang di kepang.


''Tante...? jangan di acak acak rambut Mikaela, nanti Mikaela jadi jelek? dan tidak ada yang cinta lagi sama Mikaela tante?!'' Ucap Mikaela dengan polosnya. Mikaela pun merajuk dan menghambur ke Mama nya, ia memeluk sang Mama yang kebetulan berada tak jauh dari nya.


Mbak Citra terkekeh mendengar penuturan Mikaela yang sangat dramatis. ''Masih kecil tidak boleh cinta cinta'an, sekolah yang bener dulu? entar kalau sudah dewasa baru cinta cinta'an nggak apa apa?'' Sahut Mas Arzan, lalu menggendong Mikaela.


''Ponakan Om sekarang sudah besar ya?'' Ujarnya yang di angguki langsung oleh sang empu. Mikaela sekarang sudah menginjak kelas 4 sekolah dasar, namun Mikaela masih sangat manja pada sang Mama, mungkin kalau Mikaela di bikinin adek, sifat manjanya yang sudah melekat akan hilang dengan kehadiran adek bayi.


Kemarin mbak Citra dan Mas Arzan sempat menggoda Mas Fabian, mereka bilang cepat bikinin adek buat Mikaela, namun Mas Fabian hanya melirik ku sejenak dan tersenyum pada kakak dan juga kakak ipar nya.


Sebenarnya Cinta masih trauma dengan kelahiran Mikaela 9 tahun lalu, makanya dia belum berhenti mengkonsumsi pil kontrasepsi, agar dirinya tidak hamil lagi. Namun setelah Cinta memikirkan lagi ucapan dari kakak kakak-nya, Cinta memutuskan untuk berhenti mengkonsumsi obat kontrasepsi itu lagi.


Mas Fabian yang melihat Cinta yang tak lagi meminum obat obatan itu lagi merasa sangat senang, walau bagaimana pun Mikaela harus punya saudara, walau hanya memiliki Mikaela sebenarnya Mas Fabian sudah senang, namun Mas Fabian mengatakan lebih baik Mikaela punya saudara kandung sendiri, walau hanya 1 saudara asal dia tidak merasa sendiri jikalau suatu saat terjadi sesuatu pada Cinta dan juga Mas Fabian.


Pernah kemarin Cinta berkonsultasi pada dokter mengenai dirinya yang mengkonsumsi pil anti hamil tersebut, sudah sangat lama.


''Dokter? apakah saya bisa hamil lagi,'' tanya Cinta saat berkonsultasi dengan dokter kandungan.


''Bisa Bu Cinta? anda masih sangat muda, jadi tidak ada masalah dengan kesehatan Ibu Cinta, namun pola makanannya di jaga,'' jawab sang dokter dan menuliskan sebuah resep obat yang harus ia tebus.


''Apa obat yang saya konsumsi tidak berpengaruh ada kesehatan saya dokter?'' tanya nya lagi.

__ADS_1


Sang dokter menggeleng, seraya berkata. ''Obat itu kan hanya mencegah agar tidak segera hamil Bu Cinta, menurut saya anda tidak akan membutuhkan waktu lama untuk segera hamil, mungkin menurut saya kalau pakek metode suntik KB yang 3 bulan itu yang harus menunggu lama, karena harus menunggu sisa sisa obat hilang terlebih dulu.Namun itu semua tergantung dari kesuburan, masing masing orang beda beda masa kesuburan nya, ada yang harus menunggu satu tahun lamanya baru bisa mengandung lagi, tapi ada juga yang baru berhenti 7 bulan langsung hamil, jadi jangan terlalu di pikirkan, manusia hanya meminta dan di selingi dengan do'a, namun Allah sudah mengatur yang terbaik buat hamba-nya yang pantang menyerah,'' Jelasnya panjang lebar.


Cinta hanya mengangguk paham apa yang di katakan oleh sang dokter, mau bersikeras gimanapun? kalau aly belum mengasih hamba-nya untuk segera punya anak, namun semua itu akan percuma saja, hanya dengan tawakkal, ikhlas dan di sertai dengan usaha insyaAllah, Allah akan mengabulkan nya, Amiin 🙏🙏.


*-*-*-*-*-*-*


Di restoran tempat Karan bekerja hari pengunjung sangat penuh, sampai sampai ada yang duduk lesehan di taman depan restoran, di sana sudah di gelar tikar berwarna warni beratap kanopi yang di hiasi dengan berbagai bunga yang di gantung indah, membuat suasana menjadi sejuk dan terasa nyaman. Banyak pengunjung yang memilih duduk lesehan karena menurut nya sangat nyaman dan indah saat di pandang mata.


Itu semua adalah ide dari Karan, yang mengusulkan rencana itu pada sang manager restoran, dan dinsetuji oleh pemilik restoran yang tak lain adalah paman dari Pinky Radisya.


Saat itu Karan melihat banyak pengunjung yang memilih pergi, karena tempat sudah penuh dengan pengunjung, emang kalau di hari weekend seperti sekarang ini, pengunjung membludak di banding dengan hari hari biasanya, di tambah lagi dengan adanya suasana baru yang ada di restoran tersebut, pengunjung semakin banyak yang datang. Pemilik restoran merasa bersyukur karena dengan idenya Karan bisa menarik perhatian para pengunjung untuk datang ke restoran nya.


''Mikaela mau duduk di sana saja Ma? boleh kan?'' rengek Mikaela pada Cinta, yang langsung di angguki oleh tantenya yakni Citra. Mereka datang dengan satu mobil karena menurut mereka lebih nyaman dan juga irit. (bukan irit bensin ya kak) lebih tepatnya agar keluarga mereka selalu dekat dengan yang lainnya, buktinya Mikaela lebih memilih duduk di belakang bersama kedua saudara sepupu nya, yakni Andriana dan juga sang Abang Andrian.


Mas Arzan mengangkat tangan-nya, dan tak butuh waktu lama sang waiters menghampiri nya, dengan membawa beberapa lembar menu dan tak lupa juga buku kecil dan bolpoin yang selalu dia bawa.


''Selamat siang Bapak, Ibu, dan juga adek?'' sapa Karan seraya menyerah kan buku menu yang ia bawa.


''Kamu pekerja baru di sini ya,'' tanya Mas Arzan yang tau betul semua pelayanan yang ada di sini, tapi tidak pernah Karan sebelumnya.


''Maaf Pak, sebenarnya saya sudah lama bekerja di sini, namun saya bekerja disini setelah pulang dari sekolah,'' jawabnya sopan dan menunduk.

__ADS_1


''Och pantesan, saya tak pernah bertemu dengan kamu,'' kata Mas Arzan.


Sedangkan mbak Citra fokus memilih menu makanan yang akan dia pesan.


''Mau pesan apa sayang?'' tnya Mas Fabian pada Cinta istri nya.


''Aku pesan steak, dan minum-nya lemon tea aja,'' jawab Cinta.


''Stek 2, lemon tea 2,'' Karan langsung mencatat pesanan nya.


''Mikaela mau makan apa?'' tang sang Papa.


''Mikaela mau chicken steak, dan jus apel Kak,'' ucap Mikaela pada Karan. Sedangkan Mas Arzan memilih nasi goreng seafood dan minuman nya orange juice.


''Riana dan kak Andrian samain kayak punya kaela Pa?''


''Mama mau makan apa?'' tanya Mas Arzan pada mbak Citra.


''Aku mau sup kepiting asparagus dan...'' mbak Citra terkejut melihat wajah anak laki-laki yang sedang menatap nya juga.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2