
detik berganti menit...
menit berganti jam...
jam berganti hari...
hari berganti minggu...
minggu berganti bulan..
bulan berganti tahun...
Semuanya berjalan semestinya, sebelum sesuatu hal terjadi hingga menyebabkan diana mengetahui yang selama ini disembunyikan oleh axel.
Malam ini diana iseng ingin main ke rumah axel, ingin meminjam buku untuk referensi lirik lagu yang sedang digarapnya.
Tetapi gadis itu tidak mendapati axel berada dirumahnya. Ia masuk begitu saja, karena sudah terbiasa dan lagipula pintu rumah nya tidak terkunci.
Ketika tengah asyik mencari buku di perpustakaan di rumah sahabat nya, ia mendengar bunyi handphone yang rupanya itu merupakan handphone axel tertinggal.
Bunyi panggilan itu mengalihkan kegiatannya sesaat
"handphone nya kenapa ditinggal? ini managernya menghubungi, aku angkat saja ya mungkin saja penting." kata diana seraya mengusap layar ponsel pintar milik sahabat nya
"halo...axel bisa aku kirim beberapa file foto malam ini juga? ini urgent, ku mohon kirimkan file nya saat ini juga ya!" perintah manager mengudara
belum sempat diana menjawab, bahwa lelaki yang dimaksud sedang tidak berada di rumah. Namun telponnya langsung di matikan sepihak oleh atasan sahabat nya.
__ADS_1
"eh...belum sempat ku berkata sepatah kata pun, langsung dimatikan saja." diana menggerutu dengan handphone sahabat nya.
"Yasudah tidak ada salahnya kan kalau aku membantunya. dia sudah banyak membantuku. hitung hitung balas budi lah."
Diana berbicara sendiri Sambil membuka laptop sahabat nya. Diana terkadang memang suka menggerutu, berbicara pada dirinya sendiri.
Terlebih ketika ia tahu bahwa axel menyimpan file video haram, tidak pikir panjang langsung dihapusnya video video itu.
Tidak tanggung tanggung, axel memiliki satu album video haram.
setelah mengirim beberapa file yang dimaksud sang manager, tidak sengaja ia melihat foto foto lamannya yang masih tersimpan rapi disana.
Semakin diperhatikan dengan cermat foto foto itu, ia semakin menyadari bahwa sebenarnya dirinya lah yang dimaksud julia oleh axel
"ternyata aku cantik juga ya" Diana memuji dirinya sendiri karena selama ini ia merasa insecure jika penampilannya tidak lebih baik dibanding teman seusianya.
tetapi ia tidak ingin besar kepala terlebih dahulu, ia akan menanyakan langsung pada axel ketika ia pulang nanti
*
*
*
tidak lama axel kembali pulang kerumahnya, dan tampak sedikit terkejut ketika mendapati Diana sedang membuka dan melihat foto foto yang dilaptopnya.
"eh...sudah pulang rupanya. dari Mana?" tanya diana pada axel
__ADS_1
"hanya cari angin sebentar."
"sedang apa aku di rumah ku." axel menambahkan
"ti--dak. aku tadi kesini ingin meminjam buku mu untuk referensi lirik laguku. tetapi tadi pak manager menghubungimu menyuruhmu mengirim beberapa file foto."
"lalu?" tanya axel singkat
"yaa...aku hanya sedang membantumu."
"membantu bagaimana?"
"ya...aku mengirim kan beberapa file foto yang diminta oleh pak manager ke emailnya. itu saja kok.
" oh." axel menjawab singkat
dengan sedikit ragu namun pasti, diana memberanikan diri untuk menanyakan langsung pada sahabat nya soal foto fotonya itu.
"ehhmm...xel ku ingin tanya deh?"
"ya...tanya saja"
"yang kamu maksud julia itu aku ya?"
axel mendengar pertanyaan itu tampak terkejut, matanya membelalak dan sontak menoleh ke arahnya sahabat nya.
"tidak usah ge er deh" jawab axel singkat
__ADS_1
.