Sahabat Jadi Cinta

Sahabat Jadi Cinta
My Fierce Sugar Baby


__ADS_3

Selamat datang di bulan maret


semoga semua selalu sehat ya di tengah musim hujan ini. Di tempat aku hujan terus soalnya.


**


Bulan baru kisah baru dari Uncle Dylan Manassero



 “Apa-apaan ini? Asisten Han.” Teriak seorang pria yang terkejut melihat apa isi pada goodie bag. Bukankah ia memerintahkan asisten pribadinya untuk membeli pakaian satu set lengkap dengan dalaman tapi lihat apa yang terjadi?


Gaun wanita berwarna maroon, berikut satu set pakaian dalam berenda yang menggoda dirinya. Tapi lupakan semua karena ia bukan lagi pria yang gemar berpindah dari satu wanita ke wanita lain, cukup sudah itu hanya masa lalu.


Sekarang dan mungkin selamanya, hanya ingin hidup bersama satu wanita, yaitu kelak istrinya.


Dirinya ini masih normal seorang pria, sekalipun dia telah lama tidak merasakan jatuh cinta. Tapi memiliki seorang tunangan yang begitu tergila-gila padanya, sampai mau makan pun susah, tidur juga harus menelan pil agar nyenyak tidak mendapat gangguan.

__ADS_1


Sungguh keterlaluan semuanya, apakan ini akan meledakkan dirinya suatu hari nanti?


“Asisten Han di mana dia?” keluar kamar hanya dengan  jubah mandi tanpa sehelai benang di bagian dalamnya. Sembari terus menghubungi asisten pribadi, bibirnya tidak berhenti memberi sumpah serapah.


Beruntung bagi Dylan di lantai ini hanya dikhususkan bagi tamu VVIP hingga tidak sembarang orang bisa keluar masuk area yang biasanya diperuntukan bagi para pimpinan perusahaan atau pewaris bisnis besar.


Dylan Gervaso Manassero seorang pewaris tunggal Manassero Corp, perusahaan terbesar ke tiga di Spanyol. Pria tampan ini datang ke New York karena perjalanan bisnis, dalam satu bulan Dylan bisa menjelajahi berbagai negara hanya untuk pertemuan dengan relasinya.


Di sinilah Dylan menginap di salah satu hotel milik RB Group Hotel, yang akan mengadakan perjamuan malam nanti bersama para pengusaha muda berbakat, mencari bibit-bibit eksekutif muda.


“Dimana Asisten Han? Kenapa tidak juga menjawab teleponku, ku potong gajinya juga.”


Keduanya memasuki store, tapi ketika selesai membayar gadis itu tiba-tiba berlari, melesat sangat cepat bahkan beberapa orang yang Han perintahkan tidak bisa menyusulnya, entah terbuat dari apa kaki wanita itu.


Sialnya setelah dilihat, salah membawa goodie bag, yang ternyata isinya milik Dylan. Padahal jas itu telah di pesan dua minggu yang lalu.


Han memutuskan untuk mencari gadis bermata biru laut dengan kaki dan tangannya, sedangkan ia menyerahkan kantung pada anak buah. Tapi salah paham terjadi, akibat tidak mendengar dengan jelas instruksi yang diberikan, sang anak buah menyimpan goodie bag di dalam kamar hotel tuannya.

__ADS_1


“Jadi jas yang aku pesan dan bayar mahal itu di bawa oleh seorang gadis? Han apa kau bosan hidup? Kau tahu betapa pentingnya itu? Acara akan dimulai beberapa jam lagi, carikan aku setelan jas yang lain, dapatkan dalam satu jam. Cepat Han.”


Dylan menggerutu memasuki lift, menekan tombol itu hingga sedikit lagi tertutup, tapi tangan putih mulus dengan jemari lentik dan kuku indah yang dihiasi nail art menahan lift.


“Maaf Tuan, aku mengganggu anda.” Napas yang terengah dan keringat mengucur, melewati leher jenjang putih mulusnya, membuat Dylan menelan saliva.


Wanita yang selama ini ia tunggu dan rindukan, detik ini juga ada di hadapannya.


“God, bukankah dia? Kenapa baru muncul sekarang? aku mencarinya selalu kesulitan.” Batin Dylan menjerit, kenapa disaat dirinya tengah berdua, gadis yang pernah mencuri hatinya tiba-tiba datang.


Wanita ini bahkan berani merapatkan diri pada Dylan yang dibuat mematung, hingga tubuh mereka menempel satu sama lain.


***


Selanjutnya hanya di Novel


My Fierce Sugar Baby

__ADS_1


😎


__ADS_2