Selimut Cinta Adik Ipar

Selimut Cinta Adik Ipar
Episode (122)


__ADS_3

Riana menghampiri Gisella yang sedang bersedih.


Gisella pun langsung memeluk erat tubuh Ibu nya tersebut.


"Kenapa aku harus menangis Buu, kenapa aku harus sedih. Sedangkan ini semua nya karena aku buu, aku yang memulai nya. Aku yang mematahkan kepercayaan keluarga Rangga."


Riana mengelus rambut panjang Gisella dia pun mencoba untuk menenangkan perasaan Gisella.


"Buu, hari ini aku akan mengembalikan uang itu. Karena aku rasa Kak Laura sudah pulang dari rumah sakit dan aku akan mengirimkan pesan terlebih dahulu."


Riana mendukung setiap apa yang di lakukan oleh Gisella, karena dia sangat sayang sekali kepada Gisella.


Gisella pun langsung mengeluarkan handphone nya dan memilih untuk mengirimkan pesan singkat kepada Laura.


*Kak Laura, hari ini aku akan datang ke rumah. Aku akan membicarakan tentang mengakhiri pernikahan kontrak ini dan aku pun akan mengembalikan uang 100 juta yang pernah di berikan oleh Mama Rossa.*


Gisella merasa tenang sekali dia rasa keputusan ini adalah yang terbaik.

__ADS_1


"Buu, aku merasa keputusan ku ini adalah yang terbaik. Aku akan mengurus anak ku ini buuu, dia akan selama nya bersama dengan aku. Walaupun masa depan jadi seperti ini aku harus berjuang keras demi anak kuu tapi aku merasa sangat senang sekali."


Riana melihat hati yang sangat baik yang ada di diri Gisella, dia ingin sekali mengurus anak nya sendiri.


"Iyaa sayaaaaang, tapi ingat yaa kamu tidak sendirian. Ada ibu dan Ayah yang akan membantu membesarkan anak kamu nanti yaa."


Gisella merasa sangat senang sekali ketika dia mendapatkan dukungan dari orang tua nya.


"Iyaa Buu, yasudah yah Buu aku bersiap-siap dulu untuk mengganti baju."


Gisella pun pergi ke kamar nya sambil menunggu balasan pesan dari Laura.


"Seperti nya tadi handphone ku bergetar deh, siapa yaa yang mengirimkan pesan untuk ku. Apa itu dari Mas Barra yaa dia ingin meminta maaf kepada kuu."


Laura tersenyum manis sambil mengambil handphone tersebut.


"Gisella Reviska, hmmm ada apa dia mengirim kan pesan."

__ADS_1


Laura pun akhirnya membaca pesan dari Gisella.


"Dia benar-benar ingin mengakhiri pernikahan kontrak ini sampai ingin mengembalikan uang 100 juta yang pernah di berikan oleh Mama Rossa, hmmm jadi selama ini Gisella belum pernah memakai uang tersebut untuk kepentingan sehari-hari."


Laura mulai membalas pesan tersebut.


*Mas Barra dan Mama Rossa mereka tidak ada di rumah, kamu bisa datang ke sini di saat waktu makan malam saja.*


Laura merasa ini sangat terbaik untuk rumah tangga nya.


"Gisella pasti sangat menginginkan anak tersebut, dia pasti tidak mau memberikan anak yang sudah dia kandung. Beruntunglah aku yang sekarang sudah bisa hamil tapi Gisella menjadi seorang singel mother."


Laura mulai memikirkan nasib adik nya tersebut.


"Tapi Gisella masih mempunyai Rangga yang selalu setia menemani nya. Aku sangat yakin sekali Rangga pasti ingin bersama dengan Gisella."


Laura pun memilih untuk melanjutkan istrirahat nya, karena dia tidak mau Barra menjadi marah kepada nya karena dia tidak mengikuti apa yang di katakan oleh Barra.

__ADS_1


Laura menarik kembali selimut nya dan memejamkan mata nya kembali dengan pikiran yang sangat tenang dan nyaman sekali.


__ADS_2