Selimut Cinta Adik Ipar

Selimut Cinta Adik Ipar
Episode 22.


__ADS_3

Gisella hanya bisa melamun di depan jendela kamar nya, karena besok adalah hari pernikahan nya bersama dengan Barra.


Dan itu membuat Riana merasa sangat hawatir sekali dengan keadaan Putri nya tersebut.


"Gisella pasti sedang memikirkan perasaan Rangga, apa yang harus dia katakan kepada Rangga."


Riana pun memilih untuk menutup rapat kembali pintu kamar Gisella dan memilih untuk melanjutkan perkejaan nya di dapur.


Tapi tiba-tiba saja terdengar suara ketukan pintu dan membuat Riana langsung pergi meninggalkan pekerjaan nya.


Ketika Riana membuka pintu tersebut dia pun langsung terkejut ketika melihat Rangga yang ada di depan mata nya.


Dengan suara yang sedikit bergetar Riana mempersilahkan Rangga untuk masuk ke dalam.


"Silahkan Rangga masuk dan duduk ibu akan memanggil Gisell di kamar nya untuk menemani kamu."


Riana pun menghampiri Gisella yang masih saja terdiam di depan jendela kamar nya.


"Gisell, di ruangan tamu ada Rangga. Ayo temani dia jangan sampai kamu menyesal yaa."


Gisell pun langsung terdiam ketika Rangga datang ke rumah nya, Gisell berpikir jika Rangga pasti sangat penasaran sekali dengan nya.

__ADS_1


Gisell memilih untuk menganti pakaian nya dan berdandan cantik.


Gisella menghampiri Rangga dan Rangga pun langsung berdiri ketika Gisell datang.


"Bawa aku pergi sekarang juga, aku ingin menghabiskan waktu ku hari ini bersama dengan kamu."


Rangga pun langsung memegang tangan Gisella dan mengajak nya pergi.


Gisella masuk ke dalam mobil Rangga dengan wajah yang masih terlihat sangat sedih sekali.


Rangga pun tidak berani untuk menegur Gisell dia langsung menjalankan mobil nya.


Di perjalanan Rangga memperhatikan wajah Gisell, pandangan mata Gisell hanya tertuju kepada jendela mobil dia sama sekali tidak mau menatap wajah Rangga.


"Aku ingin tetap berada di dalam mobil ini, aku tidak mau turun."


Rangga mengikuti apa yang di katakan oleh Gisella.


"Jelaskan kepada kuu apa yang sebenarnya terjadi,? kenapa kamu tiba-tiba mengakhiri hubungan kita di saat aku ingin serius berhubungan dengan kamu."


Gisella langsung menatap wajah Rangga, dengan terpaksa Gisella memilih untuk jujur kepada Rangga.

__ADS_1


"Besok aku harus menikah dengan lelaki yang tidak aku cinta aku harus menikah dengan nya."


Seketika Rangga pun langsung terkejut ketika mendengar perkataan itu.


"Menikah dengan siapa Gisella,????"


Rangga terlihat sangat emosional sekali dia langsung memegang tangan Gisella.


"Sudah kuu bilang aku harus menikah dengan lelaki yang tidak aku cinta, dan kamu nggak harus tau siapa dia. Dan pernikahan kuu hanya bertahan sampai aku bisa memberikan keturunan untuk keluarga nya."


Rangga menggelengkan kepalanya berkali-kali dia tidak percaya dengan apa yang dia dengar.


"Aku tidak mencintai nyaaa Rangga Tidaaaaaak tapi aku juga tidak bisa menolak hal tersebut."


Terlihat sekali Gisella yang sangat sedih sekali.


"Aku tau setelah kamu mendengar semua nya seketika hilang semua perasaan cinta kamu kepada kuu, dan kamu akan dengan mudah nya membenci aku dan mengakhiri hubungan antara kita."


Rangga masih saja terdiam dia seperti tidak percaya dengan ucapan Gisella.


Gisella terus saja menangis dia seperti melampiaskan kekesalannya dan kesedihan nya di depan Rangga.

__ADS_1


Rangga pun hanya bisa memandangi wajah kekasih yang akan meninggalkan nya untuk menikah dengan lelaki lain.


__ADS_2