Selimut Cinta Adik Ipar

Selimut Cinta Adik Ipar
Episode 35.


__ADS_3

Laura terbangun dari tidurnya dia mulai hari nya dengan sangat santai tampa adanya kesibukan.


"Akan aku nikmati hari-hari bersama dengan keluarga ku ini, kapan lagi aku bisa seperti ini."


Laura berencana untuk membatu pekerjaan orang tua nya, dia bangun sangat pagi sekali dan membuat sarapan pagi untuk orang tua nya.


Ayah Laura yang bernama Dimas Riawan adalah seorang pensiunan guru sedang kan Ibu nya Riana Derwanti adalah seorang ibu rumah tangga.


Laura berencana untuk membuat toko kosmetik di dekat rumah nya, agar orang tua nya mempunyai kesibukan.


"Laura kamu sedang apa Nak, ini masih terlalu pagi sekali kamu sudah ada di dapur."


Laura hanya tersenyum tipis kepada ibu nya.


"Yaa tidak apa-apa Buu, aku ingin membuat kan sarapan pagi untuk Ayah dan Ibu."


Laura pun membawa masakan nya ke meja makan dan Ayah pun sudah menunggu nya.

__ADS_1


Mereka pun menikmati sarapan pagi bersama dengan keluarga yang jarang sekali di nikmati oleh Laura.


"Terimakasih Tuhan, aku bisa merasakan kehangatan bersama dengan keluarga kuu. Aku tidak pernah merasakan nya di saat aku tinggal bersama dengan keluarga suaminya dan aku hanya di sibukkan dengan kesibukan pekerjaan kuu."


Ucap Laura di dalam hati kecil nya, dan Laura pun mulai membicarakan tentang rencana keinginan nya.


"Ayah dan Ibu aku berencana ingin sekali membuatkan usaha untuk kalian, agar Ayah dan Ibu punya kesibukan pekerjaan."


Kedua orang tua Laura sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan dari Laura.


Pertanyaan Laura membuat keduanya orang tua nya merasa sangat terharu sekali dengan kebaikan nya kepada orang tua nya sendiri.


"Nak, kamu begitu sangat baik sekali dengan Ayah dan Ibu dan Ibu dan Ayah berterima kasih banyak untuk semua kebaikan yang kamu berikan untuk kedua orang tua mu ini."


Riana Derwanti tidak kuasa menahan air mata nya.


Dan Laura lebih memilih untuk membuatkan toko bunga untuk kedua orang tuanya.

__ADS_1


"Buuu, aku bisa seperti ini semua nya karena doa Ibu dan Ayah. Ini adalah uang hasil penjualan kosmetik kuu sendiri bukan uang dari Mas Barra jadi berapa pun dan apapun yang aku berikan kepada Ibu dan Ayah itu tidak akan menjadi perdebatan Mama Rossa."


Riana Derwanti pun langsung memeluk erat Laura.


"Ibu doakan semoga kamu suatu saat bisa hamil dan melahirkan seorang anak dari rahim kamu sendiri yaa sayaaaaang, Ibu yakin kamu sehat hanya waktu saja yang belum tepat untuk memberikan nya."


Laura pun tersenyum bahagia ketika dirinya di doakan oleh Ibu nya.


"Iyaa Buuu, aku pun mempunyai keyakinan seperti itu. Suatu saat nanti aku pasti akan hamil dan melahirkan seorang anak yang sangat cantik dan tampan."


Riana Derwanti mencoba untuk membuat Laura semakin bersemangat dalam menjalani kehidupan nya.


Riana begitu sangat menyayangi Laura yang begitu sangat baik dalam memberikan apapun untuk keluarga.


"Yasudah sekarang aku akan pergi untuk mempersiapkan rencana kita ini yaa Buu, bagaimana kalau kita buat toko bunga itu di depan rumah kita saja halaman nya juga masih sangat luas sekali agar Ibu dan Ayah tidak terlalu cape."


Laura pun mulai beranjak dari tempat duduk nya dan berniat untuk pergi ke toko material untuk membelikan bahan-bahan yang di perlukan untuk membuat toko.

__ADS_1


__ADS_2