Selimut Cinta Adik Ipar

Selimut Cinta Adik Ipar
Episode #238#


__ADS_3

Gisella dan Barra pun memilih untuk pergi ke rumah sakit untuk bisa melihat kondisi Laura.


Gisella menyakitkan hal tersebut dan akhirnya mereka pun pergi ke rumah sakit, tangisan histeris Riana ketika melihat Laura yang sudah tidak mengendalikan emosi nya.


Dokter Rivan memilih untuk membawa Laura untuk pergi ke luar negeri, untuk mengobati despresi berat nya.


Gisella hanya bisa melihat Laura dari kaca pintu ruangan, dia melihat Laura yang seperti sudah tidak bisa mengendalikan emosi nya.


Barra mencoba untuk menguatkan hati Gisella dan Dokter Rivan pun menghampiri Barra dengan membawa Kenzo.


"Aku akan pergi ke luar negeri untuk mengobati despresi Laura, dan mungkin juga kita bertiga akan tinggal di sana."


Dokter Rivan memberikan Kenzo kepada Barra dan membuat Barra merasa sangat kebingungan sekali kenapa dia memberikan Kenzo kepada nya.


"Maafkan aku yang telah membohongi mu selama ini, Ini adalah Bryan dia masih hidup dan aku yakin mengurus nya. Nanti aku akan memberitahu ini kepada Laura ketika keadaan nya yang sudah membaik."

__ADS_1


Barra seakan tidak percaya dengan perkataan Dokter Rivan, jika Bryan Leonal masih hidup dan sekarang sedang ada di pelukan nya.


"Dan kamu Gisella, aku sangat yakin sekali kamu adalah wanita yang baik. Sejahat apapun perlakuan Laura terhadap mu. Kamu pasti akan menjadi ibu yang baik untuk Bryan."


Dokter Rivan pun langsung meninggalkan Barra dan Gisella setelah memberikan Bryan Leonal kepada Barra.


"Anak ku masih hidup, Bryan Leonal masih hidup. Aku masih tidak menyangka."


Barra terlihat sangat bahagia sekali dan dia pun seperti meluapkan kerinduan yang sangat mendalam.


Besok adalah jadwal keberangkatan Laura untuk menuju ke Amerika bersama dengan Dokter Rivan dan juga bayi nya yang baru saja lahir.


Rossalinda yang baru saja datang dia langsung menghampiri Barra yang sedang mengendong anak laki-laki nya. Dan Barra pun menjelaskan semuanya kepada Mama nya.


Rossalinda merasa sangat sedih sekali ketika Laura yang sampai mengalami despresi berat sampai Dokter Rivan harus membawa nya pergi ke luar negeri.

__ADS_1


Rossalinda juga langsung mengendong Bryan yang merupakan cucu lelaki pertama nya.


"Laura, Mama akan menjaga Bryan Leonal dengan sangat baik sekali. Dengan asuhan kasih sayang dari Gisella dia akan membuat anak mu ini menjadi se baik dan selembut hati Gisella."


Semua hanya bisa memandangi Laura di dalam ruangan tidak ada yang di perbolehkan untuk bisa masuk karena Laura yang terus menerus berteriak-teriak kencang.


***


Hari keberangkatan Laura pun tiba, semua berharap kebahagiaan yang bisa di dapatkan oleh Laura ketika bersama dengan Dokter Rivan.


Mereka berharap besar Laura bisa bahagia dengan kehidupan yang baru di sana, dan bisnis kosmetik nya yang di ambil alih oleh Rossalinda yang akan dia berikan kepada Bryan Leonal ketika dia sudah besar nanti.


"Kak Laura, aku berjanji akan selalu menjaga Bryan Leonal seperti anak kandung ku sendiri. Kasih sayang ku tidak akan pernah membedakan antara Bryan dan Tiara, mereka berdua adalah anak ku semuanya."


Gisella mengendong Bryan sedang kan Barra yang mengendong Tiara.

__ADS_1


Mereka pun bahagia dengan cara mereka masing-masing, Laura menjalani kehidupan baru nya bersama dengan Dokter Rivan di luar negeri dan juga dengan anak ke dua nya.


__ADS_2