
Laura membawa Gisella untuk mengganti pakaian nya dengan gaun yang akan di pakai.
"Kita pakai sekarang yaa, supaya nanti di saat kita sampai villa kamu sudah cantik."
Laura memberanikan diri untuk merias Gisella dengan kemampuan nya sebagai pemilik perusahaan kosmetik terkenal.
Gisella hanya bisa terdiam saja dan mengikuti apa yang di lakukan oleh Laura.
Rossalinda membuka pintu kamar Laura dia mencari Gisella tapi ternyata Gisella sedang di rias oleh Laura.
Rossalinda tidak mengerti dengan Laura yang begitu sangat sayang sekali kepada Gisella.
Rossalinda tidak menyangka jika Laura yang akan merias Gisella.
"Laura, kalau kamu yang akan me rias Gisella. Biarkan Mama yang mengurusi Barra. Kamu tenang yaa tidak usah memikirkan Barra dia tanggung jawab Mama."
Rossalinda pun langsung meninggalkan Laura dan mencari Barra.
"Barra, ayo cepat ganti pakaian muu sekarang juga. Laura sedang mendadani Gisella. Jangan sampai kita terlambat datang ke Villa."
Barra terlihat sangat lemas sekali dia seperti tidak mau tapi Rossalinda langsung menarik tangan Barra.
__ADS_1
"Kenapa Laura begitu sangat sayang sekali kepada Gisella,? sikap Laura kepada Gisella itu sangat berlebihan sekali."
Ucap Barra sambil terlihat sangat emosional sekali.
"Kamu harus sabar, semoga saja kalian berdua melewati ini semua nya tidak terlalu lama."
Rossalinda pun merapikan pakaian yang di gunakan oleh Barra.
"Tidak pernah terbayangkan sebelumnya aku harus menikah untuk kedua kalinya, dan wanita tersebut adalah adik ipar kuu sendiri."
Barra terlihat sangat sedih sekali dia terus saja memandangi wajah di depan cermin.
"Kamu dan Gisella itu se umuran Barra, mungkin seharusnya kamu memang menikah dengan Gisella karena Laura itu sebernarnya lebih cocok menjadi kakak ipar kamu. Kamu lihat umur Laura sudah 35 tahun dan kamu sekarang masih 25 tahun."
"Yasudah sekarang kamu masuk ke dalam mobil dan Mama akan menghampiri Laura, kamu jangan memikirkan Laura yaa."
Barra mengikuti apa yang di perintahkan oleh Mama nya dia pun memilih untuk menunggu di dalam mobil.
Rossalinda menghampiri Laura dan ternyata Gisella sudah hampir selesai di dandani oleh Laura.
Gisella terlihat sangat cantik sekali dia seperti Barbie hidup dan Rossalinda pun mengakui kecantikan Gisella.
__ADS_1
"Kamu cantik sekali Gisella semua karena hasil make up Kakak kamu juga."
Gisella hanya bisa tersenyum tipis ketika mendengar perkataan tersebut.
"Yasudah Laura kalau begitu Mama dan Barra berangkat duluan yaa, kamu hati-hati yaa berangkat membawa Gisella nya."
Rossalinda meninggalkan Laura dan Gisella dia pun memilih untuk masuk ke dalam mobil Barra
"Gisella sekarang Kakak ganti baju dulu yaaa, kamu tunggu sebentar saja yaa. Nanti kita satu mobil bersama dengan Ibu dan Ayah."
Gisella menunggu Laura menganti baju nya dan juga merias wajah nya.
Selesai itu Laura pun memegang erat tangan Gisella dan menuju ke mobil nya.
Kedua orang tua Laura begitu sangat terharu sekali ketika melihat Gisella yang begitu sangat cantik sekali.
Tapi mereka pun merasa sangat sedih sekali ketika melihat Laura yang ada di samping Gisella.
Mereka pun langsung masuk ke dalam mobil karena mengejar waktu.
Laura memilih untuk membawa mobil tersebut dia menolak supir pribadi.
__ADS_1
Wajah Gisella terlihat sangat tegang sekali dia terus saja menarik nafas panjang nya.