
Barra memegang erat tangan Gisella dan tersenyum manis kepada Gisella.
"Gisell, kamu sudah tahu semuanya. Kecil harapan Laura bisa hamil melihat aktifitas Laura yang begitu sangat sibuk lagi dan sekarang waktu kebersamaan kita berdua pun sudah tidak ada lagi. Kita sudah berusaha dan yakin secepatnya kamu yang akan memberikan keturunan untuk keluarga ini."
Gisella merasa lebih kasihan kepada Barra daripada Laura.
Barra yang begitu sangat menginginkan anak tersebut.
"Baiklah kaa, aku melakukan ini semua demi Kakak yang selalu bersikap baik dengan aku."
Melihat Gisella yang sudah bisa tersenyum Barra pun memberikan buah-buahan untuk Gisella.
"Gisell, mulai sekarang kamu jangan ada pikiran untuk diet yaa. Kamu harus banyak makan yaa nutrisi kamu harus bagus."
Barra mencoba untuk membuka kan salah satu buah yang dia bawa dan memberikan buah tersebut untuk Gisella.
Gisella pun menuruti apa yang di katakan oleh Barra dia dengan lahap memakan buah-buahan tersebut.
"Setelah ini kita pergi ke salon kecantikan yaa, dan kita beli barang-barang keperluan kamu. Agar kamu tidak terlalu polos yaa."
Gisella melihat Barra yang begitu sangat baik sekali kepada nya, dan dia merasa begitu beruntung nya Laura memiliki Barra.
Tapi Laura lebih memilih mengabaikan perlakuan baik Barra kepada nya.
__ADS_1
"Aku ganti baju dulu ya Kak, Kakak tunggu aku di mobil saja ya nanti aku ke sana."
Barra pun langsung keluar dari kamar Gisella, dia tahu jika Gisell yang masih malu-malu kepada nya.
Barra pun menunggu Gisella di dalam mobil nya, orang tua Gisella hanya memperhatikan mereka berdua saja.
"Biarkan mereka berdua pergi, kasihan sekali Gisella."
Ucap Riana ketika melihat Gisella pergi bersama dengan Barra.
Di perjalanan Barra melihat Gisella yang masih kelihatan wajah sedih nya.
"Kita cari baju dulu yaa, baru kita ke salon yaa."
Sampai akhirnya mereka pun sampai di tempat tersebut.
Dan Gisella pun tersenyum manis ketika melihat apa yang ada di hadapannya.
Barra menarik tangan Gisella untuk segera masuk dan memilih Gisella untuk memilih baju yang akan dia pakai.
"Lebih baik Kak Barra saja yang memilih kan nya, jangan aku. Aku menunggu di sana saja yaa Kaa."
__ADS_1
Gisella menyerahkan semuanya kepada Barra, dan Barra pun merasa sangat bahagia sekali.
Untuk pertama kalinya dirinya memilihkan baju untuk wanita.
Gisella hanya bisa tersenyum manis kepada Barra sambil melambaikan tangan nya.
"Apakah aku akan di buat seperti Kak Laura oleh Kak Barra, terserah dia saja deh. Aku hanya duduk manis di sini saja."
Gisella lebih memilih memainkan handphone nya, tampa dia sadari Rangga juga berada di tempat itu.
"Itu seperti Gisella,? apa mungkin aku hanya salah lihat yaa."
Rangga mencoba untuk mendekati Gisella dia penasaran ingin bisa melihat lebih jelas dan dekat apakah wanita tersebut adalah Gisella.
Ketika Rangga mau mendekati Gisella, Barra datang dengan membawa banyak sekali barang-barang yang dia beli.
Barra pun langsung menarik tangan Gisella untuk menuju ke tempat selanjutnya.
"Ayo Gisell, sekarang kita pergi ke salon dan kamu coba yaa pakaian yang sudah aku pilih kan."
Barra terlihat sangat bersemangat sekali untuk bisa melihat perubahan pada Gisella.
Gisella pun hanya bisa tersenyum manis sambil memandangi wajah tampan Barra.
__ADS_1