
Hari ini adalah kepulangan Gisella dari Rumah Sakit, Gisella begitu sangat senang sekali. Apalagi dia yang di berikan kepercayaan oleh Rossalinda untuk menjadi pemilik perusahaan tersebut.
"Aku harus berjuang keras, aku sudah di berikan kepercayaan. Aku harus bisa membuat maju perusahaan ini."
Gisella di dorong dengan kursi roda sambil menggendong bayi cantik nya.
Gisella begitu sangat bahagia sekali ketika dirinya bisa segera pulang ke rumah.
"Tiara sayaaaaang, sini sama Nenek yaa sayang."
Tiara di gendong oleh Nenek dan Gisella pun mengeluarkan handphone nya dia membaca setatus media sosial milik Dokter Rian.
"Seperti nya Dokter Rivan sedang memiliki kekasih, beruntung sekali wanita itu."
Riana mendengar ucapan Gisella dia merasa jika Dokter Rivan menyukai Gisella.
"Siapa wanita itu Gisell,? wanita yang inginkan oleh Dokter Rivan?."
Gisella menggelengkan kepalanya.
"Aku tidak tahu Buu, pasti di privasi kan. Yang pasti wanita itu dewasa cantik pintar yaa pokoknya wanita sempurna yang pasti di sukai oleh Dokter Rivan."
__ADS_1
Riana pun langsung terdiam dia hanya mengetahui jika Dokter Rivan adalah sahabat baik Laura di saat SMA.
Riana tidak mengetahui jika Laura dan Dokter Rivan pernah berpacaran.
Mereka pun akhirnya sampai di rumah nya, kehadiran Tiara di sambut bahagia sekali oleh Kakek nya.
Tiara pun langsung di bawa ke dalam rumah, dan ternyata lagi-lagi Rangga melihat itu semua.
"Gisella sudah melahirkan anak pertama nya, ini adalah kesempatan untuk bisa bersama lagi dengan Gisella."
Gisella keluar dari mobil belakang dia pun langsung di hampiri oleh Rangga.
Gisella begitu sangat terkejut sekali ketika melihat wajah Rangga kembali.
"Rangga,? kamu lagi dan kamu lagi. Tidak bosan-bosannya kamu menghampiri aku lagi."
Gisella menutup rapat pintu mobil nya.
"Gisella, kamu sekarang sudah menjadi seorang ibu. Kamu sudah melahirkan tapi kamu terlihat lebih cantik sekali ketika kamu sudah mempunyai anak."
Rangga terus saja memandangi wajah cantik Gisella.
__ADS_1
Gisella hanya terdiam saja ketika Rangga mengatakan hal tersebut.
"Erlangga Rangga, apakah kamu sudah menikah dengan Fransisca?. Segera menikah secepatnya dengan nya agar kamu bisa mempunyai anak dari nya, karena kamu yang sangat suka sekali dengan anak kecil."
Gisella mencoba untuk meninggalkan Rangga tapi Rangga memegang tangan Gisella.
"Tapi aku ingin kamu yang menjadi ibu dari anak-anak kuu Gisella."
Gisella melepaskan paksa genggam erat tangan Rangga.
"Aku sudah mempunyai anak dan seperti aku hanya mempunyai Tiara saja, butuh waktu yang lama untuk aku memikirkan untuk sebuah pernikahan kembali."
Gisella mendorong tubuh Rangga dengan sangat kuat sekali.
"Pergilah, jangan selalu mengganggu kuu terus menerus yaa. Pikiran hubungan muu dengan Fransisca dan percaya saja jika sesuatu yang sudah di siapkan oleh orang tua mu itu adalah yang terbaik untuk kehidupan kamu."
Ketika Gisella terlihat sangat emosional sekali dengan Rangga.
Tiba-tiba saja terdengar suara klakson mobil yang sangat kencang sekali dan berhenti di hadapan Gisella dan juga Rangga.
__ADS_1
Rangga fokus memperhatikan mobil mewah tersebut dan Gisella merasa tidak kenal dengan mobil berwarna merah yang menyala tersebut.
Ketika pintu mobil itu terbuka Gisella begitu sangat terkejut sekali ketika melihat siapa yang ada di dalam mobil mewah tersebut.