
Gisella memilih untuk di luar kamar karena mungkin ini adalah malam pertama mereka bisa tidur satu ranjang.
"Gisella kamu jangan berpikiran negatif, ingat kan Kak Barra itu sedang sakit. Lagi pula mungkin nanti pasti akan ada saat kalian berdua harus bersama karena ikatan kontrak pernikahan ini."
Gisella memilih untuk memainkan handphone nya, dia tidak berani masuk ke dalam kamar nya walaupun sudah jam 8 malam.
Gisella mencoba menahan rasa ngantuk nya dengan bermain game online di handphone nya.
Barra menunggu kedatangan Gisella dia ingin mengucapkan terimakasih dan meminta maaf kepada Gisella.
"Di mana yaa Gisella kenapa dia tidak juga masuk ke dalam kamar."
Barra terus saja menunggu kedatangan Gisella.
Sampai akhirnya Gisella merasa sangat ngantuk berat dia pun terpaksa harus masuk ke dalam kamar nya.
Karena jika dia tetap tidur di sofa akan ada cctv yang memantau nya.
"Terpaksa aku masuk ke dalam kamar, aku ngantuk berat sekali dan badan kuu juga sedikit sakit."
Gisella pun membuka pintu kamar tersebut secara perlahan tapi ternyata Barra sedang duduk dan bersender di ranjang.
Gisella pun langsung menanyakan kondisi Barra.
__ADS_1
"Bagaimana Kak sekarang,? apakah masih pusing sekali seperti tadi."
Gisella memberikan diri untuk duduk di samping Barra.
"Terimakasih banyak atas semua kebaikan kamu Gisella, kamu sudah mau mengurus aku yang sedang sakit seperti ini dan aku meminta maaf sama kamu atas ucapan kuu yang selalu memanggil nama Laura."
Gisella pun tersenyum manis ketika mendengar perkataan tersebut.
"Iya Kak tidak apa-apa koo Kaa, aku melakukan semua ini karena ini adalah kewajiban aku."
Barra pun memandangi wajah cantik Gisella sambil tersenyum.
"Yasudah sekarang lebih baik kita beristirahat saja Kaa, supaya kondisi tubuh Kakak semakin membaik."
Gisella merasa sangat gugup sekali ketika dia tidur berdampingan dengan Barra.
Rasa mengantuk dia tiba-tiba saja langsung menghilang begitu saja.
Barra melirikan mata nya kepada Gisella dan membuat Gisella langsung membalikkan wajah nya.
"Tidur lah aku tidak akan menggangu kamu, aku akan memainkan handphone kuu dulu."
Gisella pun menarik selimut nya dan mulai memejamkan mata nya.
__ADS_1
Barra yang sedang asik bermain dengan handphone nya melihat Gisella yang sedang tertidur pulas sekali.
"Dia manis dan sangat cute sesuai dengan umur nya."
Barra mulai merasakan sangat mengantuk sekali ketika dia akan mematikan lampu kamar nya.
Tiba-tiba saja kamar terbuka begitu saja dan membuat Barra terkejut sekali.
Dia melihat Laura masuk ke dalam kamar nya secara tiba-tiba.
"Laura kamu kenapa bisa ada di sini."
Laura terlihat sangat panik sekali dia langsung menghampiri Barra yang sudah mau tidur.
Mendengar kebisingan Gisella pun langsung terbangun dari tidurnya dan sangat terkejut sekali ketika melihat kedatangan Kakak nya.
Dan melihat Laura yang sedang memeluk erat suaminya.
"Mas, maafkan aku yang menonaktifkan handphone kuu. Tadi ibu bilang Gisella menelephone aku dan ingin berbicara dengan kuu maka nya aku memilih untuk pergi langsung ke sini saja, aku sangat menghawatirkan kondisi kamu yang tidak kuat dengan udara dingin."
Gisella merasa sangat risih sekali ketika melihat Laura yang tidak memikirkan perasaan nya.
__ADS_1
Gisella pun memilih untuk keluar dari kamar tersebut dan membawa bantal dan guling untuk di bawa ke luar kamar.