Selimut Cinta Adik Ipar

Selimut Cinta Adik Ipar
Episode 45.


__ADS_3

Keesokan harinya Gisella baru dari tidurnya dia sangat terkejut sekali ketika dia sudah berada di atas kasur.


Gisella melihat Barra yang tertidur pulas di atas sofa.


Gisella pun langsung melihat pakaian nya yang masih rapih.


"Dia tidak menyentuh kuu malam ini, Kak Barra tidak menyentuh sama sekali."


Gisella merasa sangat senang sekali walaupun dia seperti lepas dari tanggung jawab perjanjian nya yang di ucapkan kepada Mama Rossa.


"Baiklah, lebih baik sekarang aku mandi sebelum Kak Barra terbangun dari tidurnya."


Gisella pun langsung masuk ke dalam toilet yang berada di dekat kamar nya.


Gisella melanjutkan make up dia merasa malu jika harus make up di hadapan Barra.



Gisella begitu sangat cantik sekali dan dia pun mulai keluar dari toilet.


Melihat Gisella yang sudah cantik Barra hanya bisa tersenyum manis kepada Gisella.


Senyuman manis Barra membuat Gisella menundukkan kepalanya.


"Aku mandi dulu yaa, setelah itu kita ke pergi untuk sarapan pagi kita."

__ADS_1


Gisella menudukan kepala nya dia pun membereskan sofa yang di pakai Barra tidur.


Barra hanya bisa tersenyum ketika melihat Gisella yang begitu sangat rajin sekali.


Gisella pun menunggu Barra di sofa tersebut dia memainkan handphone nya.


Ketika Gisella membuka aplikasi media sosial nya dia melihat kekasihnya Rangga yang berfoto bersama dengan wanita cantik.


Gisella pun merasa hancur seketika ketika melihat kekasih yang dia cintai sudah memiliki pasangan baru.


"Begitu mudah nya kamu melupakan aku Rangga, sekarang kamu sudah memiliki wanita lain."


Gisella meneteskan air mata nya dan Barra melihat hal tersebut, Barra menghampiri Gisella.


"Kenapa kamu menangis seperti ini Gisell,? apa yang membuat kamu sedih."


"Dia adalah Rangga, dia adalah kekasih ku dia yang merasa sangat tersakiti sekali ketika aku bilang untuk mengakhiri hubungan kita. Tapi sekarang dengan mudah nya dia sudah bisa bersama dengan wanita lain."


Barra mengelus rambut panjang Gisella dia merasa sangat kasihan sekali dengan Gisella.


"Kamu sabar yaa, mungkin tidak semudah itu juga hati kamu bisa menerima ini semua nya. Sekarang kamu percaya saja jika suatu saat nanti akan ada lelaki yang bertanggung jawab terhadap kamu yang bisa membahagiakan kamu."


Gisella pun bisa kembali tersenyum ketika mendengar perkataan tersebut dari Barra.


"Iyaa Kaa semoga saja Kaa aku akan mendapatkan kebahagiaan dari lelaki yang sangat sayang sekali kepada aku dan mau menerima setatus kuu yang sudah pernah menikah dan mempunyai anak."

__ADS_1


Melihat Barra yang sudah siap, Laura pun langsung berdiri dan Barra menggenggam tangan Laura.


Laura merasa sangat terkejut sekali ketika Barra yang sudah mulai berani menyentuh nya.



Gisella yang tiba-tiba saja mengehentikan langkah kaki nya, dan Barra pun membalikkan badannya sambil tersenyum memandangi wajah Gisella.


"Ayolah cepat aku sudah sangat lapar sekali."


Gisella pun mempercepat langkah kaki nya tapi genggaman tangan tersebut semakin sangat erat sekali.


Gisella masih merasa malu-malu dia berjalan sambil menundukkan kepalanya dia tidak berani berjalan tegak.


Ketika Barra dan Gisella mencari kursi untuk mereka makan dan ternyata dia tempat itu juga ada Laura.


Laura satu hotel bersama dengan Gisella dan Barra, dan Laura pun melihat Barra yang sudah berani memegang tangan Gisella.



"Mereka berdua sudah terlihat sangat dekat sekali dan itu tandanya mereka berdua sudah melakukan nya, dan kenapa aku harus satu hotel dengan mereka berdua."


Laura terus saja memandangi Barra dan Gisella yang sedang menunggu makanan datang.


"Lebih baik aku segera pergi dari hotel ini, aku harus cari hotel yang lain. Jika aku tetap di sini bukan untuk menenangkan perasaan ku tapi hanya membuat hati ku sakit untuk melihat nya."

__ADS_1


Laura pun memilih untuk segera pergi dari hotel tersebut dan Gisella pun seperti melihat Kakak nya tersebut.


Gisella terus memperhatikan wanita berbaju putih tersebut, dia sangat mengenali bentuk tubuh Kakak nya yang walaupun hanya di lihat dari belakang.


__ADS_2