
Setelah mendengar perkataan para pegawai nya, Laura pun berniat untuk datang ke rumah Barra untuk menemui keluarga Barra.
"Aku adalah Kakak kandung Gisella dan juga mantan istri Barra, kenapa tidak ada kabar dari mereka tentang rencana pernikahan ini. Mereka seperti nya ingin bermain-main dengan ku. Tapi aku tidak mau seperti ini yaa, aku sudah merasa sangat kecewa sekali terhadap kalian semua."
Laura pun meninggalkan kantor nya dan pergi menuju ke rumah Barra, dia sangat kesal sekali dengan sikap mereka semua terhadap nya.
Laura pun masuk ke dalam mobil nya dan menjalankan mesin mobil nya, dia begitu sangat berani sekali padahal kandungan nya yang sudah memasuki usia sembilan bulan tapi dia tidak memperdulikan hal tersebut.
"Gisella dan Barra, hidup kalian berdua tidak akan pernah bahagia yaa. Tidak akan pernah yaa jangan pernah bermimpi untuk bisa bahagia yaa."
Ketika Laura mau menuju ke rumah Barra, dia melihat Gisella di sebuah taman bermain yang dekat dengan rumah Barra.
"Gisella dan Tiara, mereka berdua ada di hadapan ku. Apakah ini adalah peluang untuk aku bisa membawa Gisella untuk pergi selama nya."
__ADS_1
Laura pun keluar dari mobil nya dan dia mencoba untuk menyuruh seseorang untuk mengatakan jika perusahaan Gisella mengalami kebakaran di bagian produksi nya.
Orang tersebut di beri uang 5 juta oleh Laura asalkan dia mau sampai membawa pergi Gisella ke tempat yang sudah di siapkan oleh Laura yaitu adalah Apartemen nya yang dulu.
Orang tersebut pun akhirnya menghampiri Gisella dengan begitu sangat detail sekali di beritahu oleh Laura, sehingga membuat Gisella merasa sangat yakin sekali dengan apa yang di lakukan nya.
"Bu Gisell, ini sangat serius sekali Buu. Saya harus menyampaikan dengan ibu, bisakah ibu mau mendengarkan nya."
Gisella pun di tarik oleh orang tersebut dan Suster Mirna langsung mengendong Tiara, dia seperti sangat panik sekali melihat orang tersebut yang membawa Gisella begitu saja.
Laura pun mulai mendekati Gisella ketika orang suruhan nya bisa membawa Gisella ke tempat yang lumayan sepi.
Laura pun langsung mendorong Gisella sampai dia terjatuh dan langsung membuat Gisella sampai tidak sadarkan diri.
__ADS_1
Tapi Gisella masih sempat melihat wajah Laura ketika Laura memberikan sapu tangan ke hidung nya.
"Bawa dia ke dalam mobil saya yaa, dan jangan pernah mengatakan ini semua kepada siapapun karena saya membayar dengan mahal."
Lelaki itu pun langsung memasukkan Gisella ke dalam mobil nya, dan dia juga di suruh Laura untuk langsung pergi.
Laura pun tersenyum manis ketika dia bersama dengan Gisella di dalam mobil.
"Aku tidak akan melukai mu Gisella, tenang saja tapi aku akan mengurung mu sampai acara pernikahan mu gagal di batalkan oleh keluarga Barra karena pengantin wanita yang menghilang begitu saja."
Laura pun dengan penuh hati-hati dia membawa Gisella ke Apartemen nya.
"Aku akan meminta bantuan satpam, dan aku akan bilang jika Gisella yang sedang sakit sampai tidak sadarkan diri. Dan butuh kursi roda untuk sampai ke depan Apartemen."
__ADS_1
Laura melakukan dengan spontan sekali, dia tidak menyangka malah akan menjadi seperti ini jadi nya.