
Rossalinda melihat Laura yang keluar dari kamar nya dengan sangat terburu-buru sekali.
Rossalinda pun melihat Barra yang juga keluar dari kamar nya.
"Mau pergi ke mana Laura,? suami baru saja pulang dia memilih untuk pergi."
Rossalinda segera menghampiri Barra sedangkan Gisella memilih untuk diam di dalam kamar saja.
"Barra, mau ke mana istri kamu hah ?. Kamu kan baru saja pulang kenapa dia memilih untuk pergi begitu saja."
Rossalinda kelihatan sangat emosional sekali.
"Laura pergi ke kantor nya Mam, tadi ada panggilan telephone mungkin sangat penting karena Laura pemilik dari perusahaan skincare kosmetik nya."
Barra memilih untuk langsung pergi meninggalkan Mama nya.
"Kenapa sih Laura semakin sibuk dengan bisnis nya dan banyak mengabaikan kebersamaan nya dengan Barra."
Gisella membuka pintu kamar nya dia melihat Mama Rossa yang kelihatan begitu sangat emosional sekali.
"Seperti nya sedang ada permasalahan di luar, lebih baik aku masuk ke dalam saja. Dan lupa untuk menghubungi ibu dan ayah kalau aku sudah pulang."
Gisell memilih menutup rapat pintu kamar nya, dia duduk di atas kasur dan mulai menghubungi orang tua nya.
__ADS_1
*Hallo Buuu.*
*Iyaa Nak, kamu bagus kabar nya sayaaaaang.*
*Aku baik-baik saja Buu, aku sudah pulang Buu dan sekarang aku sedang berada di rumah Kak Barra*
Riana seketika langsung terkejut ketika mendengar Gisella yang pulang ke rumah Barra sedangkan di situ pun ada Laura.
*Oh begitu ya Nak, memang seharusnya kamu mengikuti semua permintaan dari suami kamu yaa. Tapi kamu juga jangan melupakan Ibu dan Ayah kamu juga harus menginap di rumah orang tua kamu.*
*Itu pasti Buu, aku pasti pulang aku nggak mau berlama-lama tinggal di sini. Aku merasa tidak nyaman buu, ketika aku melihat Kak Laura aku merasa jadi perusak rumah tangga nya.*
*Gisell, jangan seperti itu yaa sayang. Yang penting kamu jangan mengecewakan Kakak kamu yang sudah menyimpan kepercayaan besar pada kamu ya.*
*Iya sayang*
Gisella mengakhiri panggilan telephone nya dan dia seperti mendengar suara ketukan pintu.
Gisella pun segera membuka pintu kamar nya.
"Gisella, waktu nya makan siang. Ayo kita makan bersama dengan suami kamu."
Rossalinda mengajak Gisella untuk makan siang bersama.
__ADS_1
"Suami kamu,? hmmmm hanya suami sementara dan aku hanya istri bayaran."
Gisella pun berjalan menuju ke tempat makan dan ternyata di sana sudah ada Barra.
"Ayo cepat Gisella kamu duduk dan makan yang banyak yaa, kamu butuh asupan makanan yang banyak dan bergizi."
Gisella tersenyum manis dan langsung duduk dia melihat Barra yang kelihatan sangat sedih sekali seperti tidak ada selera untuk bisa makan.
Rossalinda memperhatikan Gisella yang terus melihat Barra.
"Gisella, mulai besok kamu yang mengurus Barra yaa. Karena Laura dia sangat sibuk sekali dia tidak mau perhatian kepada suaminya."
Barra pun memilih untuk tidak melanjutkan makan nya.
"Mam, lebih baik sekarang aku ke kantor saja. Aku merasa bosan diam di rumah."
Barra memilih untuk pergi meninggalkan Gisella dan Mama nya.
Melihat Barra kelihatan sangat sedih sekali, Rossana memilih untuk membiarkan Barra pergi begitu saja.
"Kamu lihat kan Gisella, sebuah pernikahan yang sudah berusia 3 tahun lama yaa. Mereka berdua terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka terutama Laura umur nya sudah tidak muda lagi sudah 38 tahun."
Gisella hanya bisa terdiam saja sambil mendengarkan perkataan dari Rossalinda.
__ADS_1