Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Kematian Patriak Dan Leluhur Sekte Pedang Dewa


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


Jian Fushi yang marah melihat kematian Jian Qiang, tiba-tiba dia mengeluarkan pedang dari cincin penyimpanan miliknya, dan bersamaan dengan itu muncul zirah berwarna perak dengan aura kuat menutupi badannya.


Jika sebelumnya kekuatan Jian Fushi masih belum stabil karena baru saja menerobos tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 1, kini kekuatannya telah stabil, bahkan dia memiliki kekuatan setara dengan tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 2.


Meskipun kekuatan keltivasi nya setara tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 2, tapi pondasi kekuatan Jian Fushi masih terlalu lemah, yang membuat dia tidak bisa terlalu lama menggunakan zirah peraknya. Dia hanya bisa menggunakan zirah perak yang merupakan artefak tingkat Dewa selama sepuluh menit.


Sedangkan Yin Hua yang melihat Jian Fushi sedang bersiap dan mengarahkan pandangan padanya, yang menandakan pria itu ingin bertarung dengannya, dia hanya menyunggingkan senyuman sinis sambil memegang erat pedang di tangan kanannya.


Sementara Lin Feng dan leluhur Sekte Pedang Dewa, keduanya hanya diam sambil melihat pertempuran yang sebentar lagi akan terjadi antara Yin Hua dan Jian Fushi. “Kekuatannya memang setara dengan tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 2, tapi dia tetap bukan lawan sepadan untuk Hua'er.” Lin Feng bergumam sambil tersenyum.


Jian Fushi yang sudah selesai bersiap, dia langsung saja melesat maju menyerang Yin Hua dengan aura kekuatan yang membuat banyak orang memilih menjauh karena mereka tak kuasa bertahan dari aura kuat yang dikeluarkan pria itu.


“Seharusnya sekarang kamu mengkhawatirkan wanita itu. Dia akan segera mati di tangan patriak sekteku!” Leluhur sekte berkata pada Lin Feng.


“Kekuatan besar tanpa pondasi yang kokoh hanya akan menjadikan orang itu sampah yang tidak memiliki kegunaan.” Lin Feng mencibir kekuatan yang dimiliki Jian Fushi.


“Pondasi kekuatannya memang jauh dari sempurna, tapi dengan kekuatannya yang sekarang dia sudah mampu membunuh wanita yang telah memenggal kepala adiknya. Wanita itu terlihat begitu indah, tapi sayang sebentar lagi dia mati!” Leluhur sekte menyayangkan nasib wanita yang melawan Jian Fushi.


“Pertempuran mereka baru dimulai, bagaimana bisa kamu sudah menyimpulkan siapa yang menang dan siapa yang mati? Tunggu saja pertempuran mereka berakhir! Selain tahu siapa pemenangnya, kamu juga akan tahu seperti apa nasib orang yang berani datang mengganggu keluarga Lin.” Suara Lin Feng terdengar sangat dingin.


Sementara itu tak jauh dari Lin Feng dan leluhur Sekte Pedang Dewa, pertempuran sedang berlangsung antara Yin Hua dan Jian Fushi. Keduanya saling beradu kekuatan menggunakan pedang di tangan mereka.


Jian Fushi berkali-kali mengayunkan pedang di tangannya menyerang Yin Hua. Lesatan tajam gelombang energi yang muncul dari serangan Jian Fushi terus menghujani Yin Hua, tapi wanita itu dengan mudah menghindari dan menahan serangan Jian Fushi.

__ADS_1


Gerakan Yin Hua sangat lincah saat menghindari serangan Jian Fushi, dikombinasikan dengan pertahanan kokoh, membuat serangan pria itu bukanlah sesuatu yang mengerikan di hadapannyaha, bahkan sesekali dia bisa melakukan serangan balasan yang mampu merepotkan lawannya.


Di tempatnya berdiri leluhur Sekte Pedang Dewa terkejut saat melihat serangan Jian Fushi sama sekali tidak berhasil melukai lawannya, yang terjadi justru sebaliknya, Jian Fushi mengalami beberapa luka setelah mendapat serangan balasan dari lawannya.


Yin Hua yang mulai mendominasi jalannya pertempuran, dia menunjukkan senyuman di balik cadarnya. “Seorang patriak sekte dengan kekuatan setara tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 2 ternyata sangat lemah.”


Yin Hua yang tak ingin berlama-lama melawan Jian Fushi, dia mengeluarkan aura kuat seorang Kaisar Dewa Langit Bintang 2, yang jauh lebih kuat dari aura yang dikeluarkan Jian Fushi, bahakan aura pria itu lenyap tertelan aura Yin Hua.


Jian Fushi dan leluhur Sekte Pedang Dewa yang merasakan aura kekuatan Yin Hua, keduanya melebarkan kedua matanya tidak percaya dengan kekuatan yang dimiliki Yin Hua. Masih belum genap berusia tiga puluh tahun, tapi sudah memiliki kekuatan tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 2. Mereka yang sudah hidup selama puluhan juta tahun merasa sedang dipermainkan oleh Alam Semesta.


Mengabaikan keterkejutan lawannya, Yin Hua mulai mengumpulkan Qi elemen api di tangannya, kemudian dia mengarahkan Qi elemen api menyelimuti pedang di tangannya.


“Seni Tarung Pedang Api Langit tingkat kedua, Pedang Api Kematian.” Yin Hua mengeluarkan seni tarung tingkat Dewa, yang merupakan seni tarung terkuat yang dimiliki olehnya.


Mengayunkan pedang di tangannya ke arah depan, tebasan tajam pedang berbentuk sabit dengan kekuatan Qi elemen api yang sangat mengerikan melesat ke arah Jian Fushi, yang tidak dapat bergerak akibat tekanan kuat aura kekuatan Yin Hua.


Jian Fushi mengerahkan seluruh kekuatannya untuk bisa bergerak dan menghindari serangan Yin Hua, tapi meskipun sudah mengerahkan seluruh kekuatannya, dia masih belum bisa bergerak. Leluhur sekte yang ingin memberi bantuan, dia mendapat hadangan dari Lin Feng yang muncul di hadapannya.


“Swuusshh... BOOM...” Tubuh Jian Fushi terpental mundur puluhan langkah, dan darah segar menyembur keluar dari dalam mulutnya.


Selain dari mulut, darah segar juga keluar dari hidung, telinga, serta yang terbanyak keluar dari luka lebar di dadanya. Jian Fushi mengalami luka sangat parah, bahkan beberapa organ dalamnya sudah tidak lagi berfungsi. Bisa dipastikan tak lama lagi dia akan mati jika tidak segera mendapatkan perawatan.


Leluhur Sekte Pedang Dewa tahu seperti apa keadaan Jian Fushi, tapi dia sama sekali tidak bisa menolong karena pergerakannya selalu dihadang oleh Lin Feng. “Tidak ada pilihan lain. Terlebih dahulu aku akan membunuhmu, sebelum pergi menyelamatkan satu-satunya murid yang aku miliki.”


“Aku sudah menantikan pertempuran dengan leluhur sekte. Jadi, segera maju dan tunjukkan seluruh kekuatan yang kamu miliki!” Di mata Lin Feng leluhur Sekte Pedang Dewa bukanlah sosok yang perlu ditakuti.


Meski bisa saja leluhur sekte meningkatkan kekuatannya seperti yang dilakukan Jian Fushi, Lin Feng juga bisa melakukan itu, bahkan dia bisa mengeluarkan setara dengan tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 9.

__ADS_1


Tak ingin membuang-buang waktu karena sesegera mungkin harus menyelamatkan Jian Fushi, leluhur sekte langsung menggunakan zirah perak sama seperti yang digunakan Jian Fushi, kemudian dia mengeluarkan pedang pusaka dari cincin penyimpanannya.


Lin Feng yang merasakan kekuatan leluhur sekte mengalami peningkatan, dia hanya tersenyum. Meskipun sudah meningkat, kekuatan leluhur sekte saat ini hanya setara dengan kekuatan aslinya, yang membuat dirinya tidak perlu meningkatkan kekuatan menggunakan aura Dewa Perang.


Sementara itu leluhur sekte yang melihat senyum dan ketenangan yang ditunjukkan lawannya, dia merasa kalau orang itu tidak gentar dengan kekuatannya saat ini.


Seperti wanita lawan Jian Fushi yang ternyata menyembunyikan kekuatan besar, leluhur sekte yaki pria yang menjadi lawannya juga masih menyembunyikan kekuatan aslinya, dan itu bukan kabar baik untuknya.


“Leluhur sekte, kekuatanmu saat uni memang luar biasa untuk ukuran penghuni Alam Dewa, tapi kekuatan besar dengan pondasi rapuh sangat tidak layak mendapatkan pujian dariku, dan lebih baik kamu segera mati menyusul murid kesayanganmu!” Lin Feng melirik Jian Fushi yang sudah tidak bernyawa, setelah Yin Hua menusukkan pedang tepat di jantung pria itu.


Sosok Lin Feng tiba-tiba melayang tinggi di atas langit dengan aura kuat yang jauh melampaui aura kekuatan semua orang yang terlibat pertempuran.


Leluhur sekte yang baru melihat kematian Jian Fushi dan merasakan sebesar apa kekuatan yang dimiliki lawannya, dia tahu kalau hari ini akan menjadi akhir dari hidupnya.


“Kematianmu sudah ditetapkan saat kamu datang ke tempat ini, apapun yang kamu lakukan, kamu tidak akan pernah menghindari kematian yang sudah ditetapkan!” Kekuatan elemen petir yang sangat mengerikan muncul di telapak tangan kanan Lin Feng.


Jika di tangan kanan Lin Feng muncul elemen Petir, di tangan kirinya muncul ketujuh elemen yang dimilikinya, dan ketujuh elemen itu menyatu membentuk siluet kepala naga. Kuatnya aura yang muncul dari dua seni tarung yang dikeluarkan Lin Feng, membuat semua orang memilih berlindung di balik benteng kediaman keluarga Lin.


Leluhur Sekte Pedang Dewa yang merasakan kekuatan lawannya, dia hanya pasrah dan menantikan datangnya kematian. Melawan juga percuma karena kekuatannya bukanlah sesuatu yang dapat menghindarkan dirinya dari kematian.


Melihat lawannya pasrah, Lin Feng hanya tersenyum dan segera melesatkan serangannya yang menggabungkan seni tarung Tapak Dewa Petir dengan seni tarung Tinju Kaisar Dewa Naga.


Siluet telapak tangan berukuran raksasa dengan kekuatan elemen petir yang mengerikan melesat ke arah leluhur sekte, di waktu yang sama, siluet naga sepanjang puluhan meter juga melesat ke arah leluhur sekte.


“BOOOMM... BOOOMM...” Dua serangan yang mengerikan menghantam leluhur Sekte Pedang Dewa, membuat pria itu lenyap tak bersisa, dan hanya menyisakan kawah sedalam belasan meter dengan diameter puluhan meter.


“Kematian memang tidak bisa kalian hindari begitu memutuskan datang ke tempat ini.” Lin Feng berkata sambil melihat mayat Jian Fushi dan bekas tempat berdirinya leluhur Sekte Pedang Dewa.

__ADS_1


...----------------...


Bersambung.


__ADS_2