Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Mereka Datang Mencari Kematian


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


“Apa kalian semua sudah mengerti?” Lin Feng baru baru saja menjelaskan seperti apa keadaan Alam Kehidupan pada mereka yang saat ini berada di dalam Alam Kehidupan.


Dia berharap semua orang langsung mengerti dengan penjelasannya, dan sebenarnya mereka memang sudah mengerti karena penjelasan Lin Feng sangar jelas serta mudah dimengerti.


Lin Feng lalu mulai membagi pil spiritual pada semua orang. Masing-masing mendapatkan satu botol berisi empat pil spiritual yang dapat membantu mereka mempercepat peningkatan kekuatan. “Kalian punya waktu dua bulan untuk meningkatkan kekuatan di tempat ini, dan setelahnya tempat kalian akan digantikan yang lainnya,” kata Lin Feng.


Setelah membagikan pil spiritual pada semua orang, Lin Feng memutuskan keluar dari Alam Kehidupan, membiarkan mereka yang berada di Alam Kehidupan mulai berkultivasi. Dalam dua bulan Lin Feng berharap diantara mereka ada yang berhasil menerobos tingkat Raja Dewa.


“Masih ada lima hari sebelum sistem menyelesaikan peningkatan level, tapi poin sistem milikku sudah terkuras sangat banyak untuk meningkatkan kekuatan mereka. Membuat pil spiritual sendiri memang tidak terlalu banyak menghabiskan banyak poin sistem, tapi aku akan kehilangan banyak waktu untuk meningkatkan kekuatan,” gumam Lin Feng begitu sosoknya muncul di halaman istana Kekaisaran Petir.


“Swusshh...” Yin Hua, dan yang lainnya muncul di tempat yang sama tak lama setelah kemunculan Lin Feng.


Mereka berada cukup lama di Alam Kehidupan dan begitu kembali ke Alam Langit mereka dapat merasakan perbedaan mencolok antara Alam Kehidupan dengan Alam Langit.


“Yang Mulia, kami akan kembali pada pekerjaan kami.” Yan Guo dan Yan Ning undur diri lebih dulu karena mereka harus kembali melanjutkan apa yang menjadi pekerjaan mereka.


Lin Feng hanya melihat kepergian mereka dan begitu keduanya menghilang dari pandangannya, dia membawa Yin Hua kembali ke kediamannya, membiarkan Xiong Hu dan yang lainnya melakukan apa yang ingin mereka lakukan.


“Feng'gege, sekarang aku sudah berada di tingkat Dewa Langit. Menurut peraturan di Alam Langit, aku hanya punya waktu satu bulan sebelum Petir Langit datang dan menyeretku ke Alam Dewa.” Yin Hua segera mengatakan apa yang ingin dia katakan begitu sampai di kamarnya bersama Lin Feng.


“Aku tahu itu, dan waktu satu bulan sudah cukup untukku dapat menyusul pencapaianmu.” Lin Feng yakin dapat menerobos tingkat Dewa Langit dalam satu bulan, tapi untuk sekarang dia ingin menghabiskan waktu dengan menikmati keindahan di hadapannya.


Setelah menerobos tingkat Dewa Langit meski tidak banyak, Lin Feng dapat melihat wajah Yin Hua lebih cantik dari sebelumnya, dan perubahan yang paling mencolok dari Yin Hua adalah aura wanitanya. Sekarang aura Yin Hua sebagai seorang wanita sanggup membuat seluruh pria tunduk di hadapannya. ‘Kalau saja aku tidak memiliki kekuatan jiwa yang kuat, aku bisa menjadi bodoh saat melihat wajahnya secara langsung,’ kata Lin Feng membatin.

__ADS_1


Aura yang dimiliki Yin Hua begitu membuka cadar tentu berpengaruh pada Lin Feng, tapi dengan kekuatan jiwa yang kuat, Lin Feng berhasil bertahan dari aura Yin Hua.


“Feng'gege, kenapa wajahmu memerah? Apa kamu sakit?” Yin Hua memegang kening Lin Feng, tapi dia tidak merasakan panas. Dia justru melihat wajah Lin Feng semakin memerah saat tangannya menyentuh keningnya.


“Aku baik-baik saja, dan sebaiknya jangan melakukan itu lagi kalau Hua'er masih belum ingin melakukannya.” Lin Feng langsung saja merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, dan menggunakan selimut untuk menutupi wajahnya.


Yin Hua tahu apa sebenarnya yang dirasakan Lin Feng dan yang barusan dia sengaja menggodanya. ‘Aku tidak salah memilihnya. Feng'gege bahkan tidak melakukan itu tanpa izin dariku, padahal dia bebas melakukannya karena sekarang aku adalah istrinya.’ Yin Hua membatin.


Membiarkan Lin Feng bersembunyi di balik selimut, Yin Hua memilih pergi ke kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya yang selama berada di Alam Kehidupan sekalipun tidak pernah merasakan kesegaran air.


Setelah Yin Hua pergi ke kamar mandi dan terdengar suara gemricik air di tempat itu, Lin Feng menyingkap selimutnya dan mengarahkan pandangan ke kamar mandi. Dengan hanya selembar kain tipis yang membasahi kamarnya dengan kamar mandi, Lin Feng jelas melihat lekuk tubuh Yin Hua meskipun apa yang dia lihat hanya dalam wujud bayang-bayang.


Kembali Lin Feng menutupi wajahnya menggunakan selimut, tapi bayangan indah tubuh Yin Hua tidak mau menghilang dalam ingatannya, bahkan miliknya sudah menegang sejak dia melihat bayang-bayang tubuh Yin Hua.


“Hah... sepertinya aku memang harus segera melakukan itu dengannya,” gumamnya lirih.


...----------------...


Berada di Kekaisaran Api bukan sekedar jalan-jalan tanpa tujuan. Mereka memang sedang jalan-jalan di wilayah Kekaisaran Api, tapi tujuan utama mereka adalah mendengar kabar terhangat yang sedang hangat dibicarakan orang-orang di Kekaisaran Api.


Setelah beberapa waktu berkeliling menikmati keindahan serta keramaian kota-kota di wilayah Kekaisaran Api, Xiong Hu dan yang lainnya mendengar satu kabar hangat yang membuat mereka menggelengkan kepala.


Kabar hangat itu tak lain adalah kabar Kekaisaran Api, Kekaisaran Angin dan Sekte Phoenix Api yang menjalin kerjasama untuk menghancurkan Kekaisaran Petir.


“Mereka sepertinya masih keras kepala meski Tuan sudah menunjukkan seberapa besar kekuatannya saat berada di Kekaisaran Langit,” kata Xiong Hu.


“Apalagi dengan kekuatan Tuan yang sekarang, bukannya mereka datang hanya untuk mencari kematian?” Huang Zou hanya dapat melihat kematian seandainya Kekaisaran Api, Kekaisaran Angin, dan sekte Phoenix Api benar-benar menyerang Kekaisaran Petir.

__ADS_1


“Kedatangan mereka memang untuk mencari kematian. Jangankan berhadapan dengan Tuan, menghadapi salah satu dari kita saja mereka belum tentu bisa bertahan dari satu serangan kita.” Dengan kekuatan tingkat Kaisar Dewa, tentu mereka bukan lawan sepadan untuk Huo Lian, Huo Peng, dan Chao Zha yang masih berada di tingkat Raja Dewa.


“Bagaimana jika kita sekarang menghancurkan Kekaisaran ini?” Xiong Hu bertanya sambil menatap bergantian Huang Zou dan yang lainnya.


Huang Zou dan yang lainnya langsung menggelengkan kepala. “Tuan memang membebaskan kita melakukan apapun yang ingin kita lakukan, tapi kalau kita ingin menghancurkan sebuah Kekaisaran, kita tetap harus meminta persetujuan darinya,” kata Xiao Lan.


“Saudari Lan benar, kita memang harus meminta persetujuan Tuan kalau ingin menghancurkan sebuah Kekaisaran, dan lagi sepertinya Tuan akan lebih senang menghancurkan Kekaisaran ini menggunakan tangannya sendiri,” ujar Xiao Rong.


Pada akhirnya mereka memutuskan kembali ke Kekaisaran Petir untuk melaporkan pada Lin Feng tentang rencana Kekaisaran Api, Kekaisaran Angin dan sekte Phoenix Api yang ingin menyerang Kekaisaran Petir.


Sementara itu di ruangan khusus di bawah istana Kekaisaran Api, pria tua yang berusia lebih dari seratus ribu tahun perlahan membuka kedua matanya setelah tertidur selama ratusan tahun.


“Swusshh...” Aura Kaisar Dewa Bintang 4 meluap keluar dari tubuhnya, tapi aura yang dia keluarkan tertahan di ruangan yang ditempatinya.


Pria tua itu tersenyum puas karena selama seratus tahun berkultivasi dengan teknik kultivasi menidurkan jiwa dia berhasil meningkatkan satu tingkat kekuatannya. Perlahan wajah tuanya kembali kencang dan kini dia terlihat selayaknya pria berusia tiga puluhan tahun.


“Aku mau melihat seberapa besar peningkatan kekuatannya selama seratus tahun tidak dalam pengawasanku!”


Belum juga dia beranjak dari tempatnya, dia merasakan keberadaan aura kuat di wilayah yang sudah dia tandai dengan kekuatan spiritualnya. “Enam sosok yang kekuatannya melampaui kekuatanku? Apa yang sudah terjadi selama seratus tahun ini, kenapa tiba-tiba bermunculan orang-orang kuat yang jelas mereka lebih kuat dariku?”


Pria tua yang kembali terlihat muda tentunya bingung dengan apa yang di rasakannya karena sebelum dia melakukan kultivasi seratus tahun yang lalu, hanya leluhur Kekaisaran Langit yang kekuatannya lebih kuat darinya. Akan tetapi, baru saja dia merasakan keberadaan enam sosok yang kekuatannya lebih kuat darinya.


Yang dia rasakan bukanlah kekuatan iblis maupun monster. Jadi jelas itu adalah manusia yang memang lebih kuat darinya, dan tentunya mereka bukan leluhur Kekaisaran Langit karena leluhur Kekaisaran Langit hanya ada tiga orang.


“Ramalan itu, apa jangan-jangan mereka ada hubungannya dengan ramalan itu? Sial!... saat itu aku hanya mengatakan setengahnya saja pada mereka berdua, sesaat sebelum aku tertidur. Semoga saja mereka belum melakukan hal buruk pada Kekaisaran Petir.” Pria tua ingin cepat keluar dari ruangannya, tapi karena sudah lama tidak bergerak dia kesulitan menggerakkan tubuhnya.


“Aku membutuhkan waktu beberapa hari ke depan untuk memulihkan tubuhku. Begitu selesai memulihkan tubuh, aku akan meluruskan ramalan itu pada mereka,” kata pria tua lalu dia mulai memulihkan keadaan tubuhnya.

__ADS_1


...----------------...


Bersambung.


__ADS_2