Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Pemilihan Murid Empat Sekte Besar


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


Lin Feng yang mendengarkan seluruh perkataan Lin Baoshi dari awal sampai akhir, dia hanya menganggukkan kepala pelan. Sekarang dia tahu darimana asal darah keluarga Lin yang mengalir di tubuhnya, tapi dia belum memiliki keinginan untuk pergi ke kediaman utama keluarga Lin.


Dia merasa ada bahaya besar yang menantinya kalau terburu-buru datang ke kediaman utama, tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi pada keluarganya belasan tahun yang lalu. Entah kenapa firasatnya mengatakan kejadian belasan tahun yang lalu berhubungan dengan mereka yang tinggal di kediaman utama.


“Sebelum aku tahu apa sebenarnya yang terjadi belasan tahun lalu pada keluargaku, sebaiknya kalian berdua merahasiakan pertemuan kita dari anggota keluarga Lin yang lain, dan kalian lanjutkan pencarian seolah belum menemukan keberadaanku!” perintah Lin Feng.


“Kalau itu yang menjadi keinginan Tuan Muda, kami berdua dengan senang hati mematuhinya. Akan tetapi, hamba berharap Tuan Muda menyempatkan diri menemui Nyonya Besar saat berada di Alam Sembilan Surga Tingkat keempat!” kata Lin Yanran.


“Nyonya Besar yang di maksud adik hamba adalah nenek Tuan Muda. Nyonya Besar saat ini tinggal di Keluarga Bing di Alam Sembilan Surga tingkat keempat. Keluarga Bing sendiri adalah nama samaran keluarga Lin di Alam Sembilan Surga tingkat keempat,” kata Lin Baoshi memberi penjelasan lebih lengkap.


Sebuah kebetulan, di Alam Sembilan Surga tingkat keempat, awalnya Lin Feng hanya ingin menemui ayah kandung Lin Hua, tapi sekarang dirinya sekalian bisa bertemu dengan neneknya.


Tak ada lagi informasi yang bisa diberikan oleh Lin Baoshi dan Lin Yanran, membuat pembicaraan mereka berakhir, dan kedua orang itu segera meninggalkan kamar yang ditempati Lin Feng dan dua orang lainnya.


Di luar kamar Lin Feng, Lin Baoshi berkata pada Lin Yanran, “Tuan Muda sangat mewaspadai orang-orang di sekitarnya, dan beruntungnya kita yang lebih dulu menemukannya sebelum orang-orang yang diutus oleh orang itu.”


“Apa perlu kita melaporkan keberadaan Tuan Muda pada Nyonya Besar?” tanya Lin Yanran.


Lin Baoshi cepat menggelengkan kepala. “Tuan Muda melarang kita memberitahukan keberadaannya pada siapapun. Jadi, kita harus menuruti apa yang menjadi keinginan Tuan Muda,” kata Lin Baoshi tegas.


Lin Yanran mengangguk mengerti, lalu keduanya berpisah jalan karena mereka menempati kamar terpisah, dan terdapat kamar Lin Feng yang menjadi pemisah kamar keduanya. Namun, meski terpisah beberapa meter, keduanya tetap bisa berkomunikasi dengan menggunakan pesan telepati.


...----------------...


Pagi harinya.


“Feng’Gege, sepertinya ada peristiwa besar yang sedang terjadi di desa ini,” kata Lin Hua begitu dia, Lin Feng, serta Lin Jia baru saja keluar penginapan, dan melihat keadaan desa yang lebih ramai dari sebelumnya.


“Aku tidak tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi, tapi keadaan desa jauh lebih ramai dibandingkan saat kira baru sampai,” balas Lin Feng sambil melihat sekeliling.


“Siang ini bakal diadakan pemilihan murid baru dari empat sekte besar yang berkuasa di Alam Sembilan Surga Tingkat Pertama sampai tingkat keempat. Pemilihan tidak diadakan di desa ini, melainkan di Kota Teratai Biru yang tidak jauh dari desa ini.”

__ADS_1


“Kenapa desa ini menjadi sangat ramai, itu dikarenakan banyak peserta yang singgah di desa ini sebelum melanjutkan ke tempat pemilihan murid baru keempat sekte besar,” kata Lin Jia menggunakan telepati.


“Jia’Meimei, apa kamu tahu nama keempat sekte itu, dan seberapa besar kekuatan yang mereka miliki?” tanya Lin Feng pada Lin Jia menggunakan telepati


“Pertama ada Sekte Awan Suci yang dipimpin oleh seorang Patriark dengan kekuatan tingkat Dewa Agung Bintang 4, dan terdapat lima leluhur sekte yang kekuatannya berada dua tingkat di atas Patriark sekte. Kedua ada Sekte Pedang Surgawi, yang memiliki kekuatan sama persis dengan Sekte Awan Suci...”


“Ketiga, Sekte Menara Surgawi, dipimpin Patriark dengan kekuatan Dewa Agung Bintang 4, dan memiliki tiga sosok leluhur yang kekuatannya berada satu tingkat di atas kekuatan Patriark sekte. Terakhir ada sekte Mawar Berduri, yang seluruh anggotanya adalah wanita, dan Patriark sekte memiliki kekuatan tingkat Dewa Agung Bintang 5. Sekte Mawar Berduri adalah satu-satunya sekte besar yang belum memiliki seorang leluhur, dikarenakan usia sekte yang belum genap seratus juta tahun.”


Lin Feng jelas mendengar seluruh jawaban yang diberikan Lin Jia. “Mereka memiliki kekuatan yang sangat besar untuk sekte yang berkuasa di Alam Sembilan Surga tingkat pertama sampai tingkat keempat...”


“Aku tidak bisa membayangkan sekuat apa mereka yang berkuasa di tingkat Alam Sembilan Surga yang lebih tinggi. Kekuatanku saat ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kekuatan mereka,” ujar Lin Feng sambil menggelengkan kepala.


Kekuatannya saat ini masih berada di tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 7, dan dapat meningkat sampai tingkat Dewa Agung Bintang 1 saat mengeluarkan aura Dewa Perang. Akan tetapi, kekuatan sekecil tentu tak sebanding dengan kekuatan para penguasa di Alam Sembilan Surga.


“Hua’er, apa kamu ingin bergabung dengan sebuah sekte untuk mengasah kemampuan yang kamu miliki?” tanya Lin Feng pada Lin Hua, dan dia ingin merekomendasikan sekte Mawar Berduri jika Lin Hua ingin bergabung dengan sebuah sekte.


Lin Hua sejenak berpikir, lalu tak lama cepat dia menggelengkan kepalanya. “Aku sama sekali tidak memiliki keinginan bergabung dengan sebuah sekte, tapi aku cukup penasaran dengan keberadaan sekte di Alam Sembilan Surga, terutama keberadaan sekte besar,” kata Lin Hua sambil menunjukkan senyuman di balik cadarnya.


Lin Feng mengangguk mendengar itu, kemudian dia berkata, “Aku mendengar dari pembicaraan orang-orang tentang pemilihan murid baru empat sekte besar yang berkuasa di Alam Sembilan Surga tingkat pertama sampai keempat. Kalau kamu ingin melihat seperti apa sekte besar di Alam Sembilan Surga, bagaimana kalau kita pergi ke tempat itu, dan melihat seperti apa jalannya pemilihan murid sekte besar Alam Sembilan Surga?”


Cepat-cepat Lin Hua mengangguk. “Apa Feng’Gege tahu kapan dan dimana pemilihan murid keempat sekte besar diadakan?” tanya Lin Hua bersemangat.


“Kalau kalian ingin pergi melihat ke tempat itu, aku tidak ikut. Tuan, tolong kirim aku ke kediaman keluarga Luo di Alam Kehidupan! Aku ingin beristirahat di tempat itu.” Lin Jia mengirim suara telepati pada Lin Feng, dan tentu hanya pria itu yang mendengarnya.


“Jia’Meimei, apa kamu ingin ikut dengan kami ke tempat pemilihan murid keempat sekte besar, atau memilih menghabiskan waktu di Alam Kehidupan?” Lin Feng pura-pura menanyakan apa yang menjadi keinginan Lin Jia.


Lin Jia yang tahu maksud Lin Feng, lansung saja dia memutuskan memilih menghabiskan waktu di Alam Kehidupan. Namun, dirinya baru bisa pergi ke Alam Kehidupan setelah berada di luar desa.


Dengan mengikuti pemuda dan pemudi yang ingin mengikuti pemilihan murid keempat sekte besar, Lin Feng, Lin Hua, serta Lin Jia, mereka pergi meninggalkan desa.


Lima ratus meter setelah keluar dari desa dan melihat area sekelilingnya sepi, Lin Feng langsung saja mengirim Lin Jia ke Alam Kehidupan, dan sebagai gantinya muncul sosok Lin Meili dan Lin Shao.


Lin Meili dan Lin Shao, kekuatan keduanya sudah berada di tingkat Raja Dewa Bintang 7. Kekuatan yang mereka miliki lebih dari cukup untuk bersaing dengan para generasi muda di Alam Sembilan Surga tingkat pertama sampai tingkat keempat.


Lin Feng dan Lin Jia yang sama-sama dapat melihat seberapa besar kekuatan mereka, keduanya tersenyum senang. “Gunakan segel aura untuk menekan kekuatan dan membuat aira kalian setara dengan mereka yang berada di tingkat Raja Dewa Langit!” perintah Lin Feng.

__ADS_1


Keduanya menganggukkan kepala, dan segera mereka menggunakan segel aura untuk melakukan seperti apa yang diperintahkan Lin Feng. Hanya butuh dua kali tarikan napas, dan kekuatan mereka saat ini sudah setara dengan kekuatan yang ditunjukkan oleh Lin Feng dan Lin Hua.


Kuatnya segel aura yang mereka gunakan, membuat hanya orang-orang yang memiliki kekuatan di tingkat Dewa Agung, yang dapat melihat kekuatan sejati milik mereka.


Lin Feng, Lin Hua, Lin Meili dan Lin Shao, mereka terus melanjutkan perjalanan mengikuti orang-orang yang ingin mengikuti pemilihan murid keempat sekte besar. “Sekarang kita berada di Alam Sembilan Surga tingkat pertama. Apa kalian merasakan perbedaan tempat ini dengan Alam Dewa?” tanya Lin Feng pada dua orang di belakangnya.


“Tuan, tentu kami merasakannya. Qi Elemen di Alam Sembilan Surga tingkat pertama, jauh lebih baik dibandingkan apa yang ada di Alam Dewa,” jawab Lin Meili.


“Dengan kualitas Qi Elemen yang lebih baik, peningkatan kekuatan di Alam Sembilan Surga tentu lebih cepat dibandingkan dengan berada di Alam Dewa.” Giliran Lin Shao yang memberi jawaban.


Apa yang dirasakan mereka sama persis seperti yang dirasakan Lin Feng maupun Lin Hua. Setidaknya satu hari berkultivasi di Alam Sembilan Surga tingkat pertama, itu segera dengan berkultivasi di Alam Dewa selama seratus hari.


Perbedaan yang sangat besar, dan itu juga yang membuat perbedaan kekuatan Alam Sembilan Surga dan Alam Dewa sangat terpaut jauh.


Tak butuh waktu lama perjalanan dari desa menuju Kota Teratai Biru. Tepat saat dibukanya pendaftaran calon peserta pemilihan murid keempat sekte besar, akhirnya Lin Feng dan rombongan kecilnya sampai di Kota Teratai Biru.


Banyaknya orang yang ingin memasuki kota, membuat penjaga hanya menarik dana masuk, tanpa melakukan pemeriksaan identitas. Bagi mereka yang telah membayar, mereka bisa langsung memasuki kota.


Setelah membayar empat kristal roh tingkat menengah sebagai biaya masuk, Lin Feng dan rombongan kecilnya dapat memasuki Kota Teratai Biru, yang luasnya berkali-kali lebih luas daripada Kota Cahaya Dewa.


Mereka yang baru pertama kali melihat pemandangan kemegahan kota di Alam Sembilan Surga, sejenak mereka tertegun, tapi tak lama mereka kembali melanjutkan perjalanan menuju arena besar yang disiapkan khusus untuk pemilihan murid keempat sekte besar.


Lin Baoshi dan Lin Yanran dengan penampilan tidak mencolok seperti sebelumnya tiba-tiba muncul di dekat Lin Feng yang berjalan menuju penjual tiket untuk memasuki arena.


“Tuan Muda dan Nona Hua, kami sudah menyiapkan tempat terbaik untuk melihat pemilihan murid keempat sekte besar,” kata Lin Baoshi pada Lin Feng dan Lin Hua melalui telepati.


Lin Feng dan Lin Hua yang mendengar itu hanya menganggukkan kepalanya. “Lin Baoshi, Lin Yanran, dua orang dibelakangku adalah Lin Meili dan Lin Shao,” kata Lin Feng memperkenalkan mereka melalui telepati.


Wajah Lin Baoshi dan Lin Yanran berbinar setelah tahu dua orang di belakang Lin Feng juga berasal dari keluarga Lin.


Pagi ini sebelum pergi meninggalkan penginapan, Lin Baoshi dan Lin Yanran mengatakan sumpah kesetiaan pada Lin Feng dan Lin Hua, tapi pagi itu juga mereka harus pergi ke Kota Teratai Biru karena ada sedikit urusan.


Akan tetapi, keduanya tidak menyangka kalau Lin Feng dan Lin Hua juga datang ke Kota Teratai Biru, dan mereka tertarik dengan pemilihan murid keempat sekte besar.


Lin Baoshi dan Lin Yanran yang datang ke Kota Teratai Biru sebagai tamu undangan penting, tentu mereka memiliki tempat terbaik untuk Lin Feng dan yang lainnya menikmati jalannya pemilihan murid keempat sekte besar.

__ADS_1


...----------------...


Bersambung.


__ADS_2