
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Pagi harinya di wilayah Kekaisaran Cahaya yang berbatasan dengan wilayah bangsa iblis dan monster, Lin Feng dan yang lainnya baru saja keluar dari Alam Kehidupan.
Kembali ke tempat semula, Lin Feng mencoba mencari keberadaan awan petir, tapi sejauh mata memandang, dia tidak menemukan keberadaan awan petir.
Merasa ada yang aneh karena tidak melihat keberadaan awan petir, Lin Feng memutuskan bertanya pada sistem.
“Sistem, kenapa aku tidak melihat awan petir? Bukannya seharusnya aku dan yang lainnya mendapatkan hukuman petir setelah berhasil menerobos tingkat yang lebih tinggi!”
[Ding... Tuan dan yang lainnya tidak mendapat hukuman petir karena melakukan terobosan di Alam Kehidupan yang berada di luar jangkauan hukuman petir]
“Kalau tidak mendapatkan hukuman petir, bukannya itu sebuah kerugian?”
[Ding... Tuan dan yang lainnya tidak dirugikan meskipun tidak menerima hukuman petir. Ada manfaat lain saat menerobos di Alam Kehidupan, dan aku yakin Tuan sudah merasakan manfaat itu]
“Manfaat ya?” Lin Feng mencoba merasakan apa saja yang berubah dari tubuhnya, dan tak butuh waktu lama dia tahu apa yang telah berubah.
“Selain pondasi kekuatanku yang semakin kokoh, aku juga merasakan kekuatan jiwaku semakin kuat, jauh lebih kuat dari sebelumnya,” ujar Lin Feng dalam pikirannya.
[Ding... itulah yang aku maksud dengan manfaat mendapatkan terobosan di Alam Kehidupan]
Lin Feng menganggukkan kepala lalu dia memberitahukan apa yang baru dia ketahui kepada yang lainnya. Ternyata mereka semua juga merasakan hal sama, termasuk Yin Hua yang hanya meningkatkan kekuatan tingkat Kaisar Dewa, dan bukan melampauinya.
Meskipun tidak mendapat manfaat dari hukuman petir kenaikan tingkat, mereka semua mendapatkan manfaat yang jauh lebih baik dibandingkan manfaat yang diberikan oleh hukuman petir. Tanpa harus meningkatkan kualitas pondasi kekuatan, mereka telah memiliki pondasi yang kokoh, dan mereka tidak perlu berpikir dua kali kalau ingin kembali meningkatkan kekuatan.
Ditambah kekuatan jiwa yang kuat, membuat mereka tidak perlu ragu melawan musuh yang memiliki teknik penyerang jiwa. Dengan kekuatan jiwa yang lebih kuat, tentunya teknik itu tak akan mempengaruhi mereka.
__ADS_1
Kini mereka semua telah siap kembali bertempur dengan musuh, tapi masing-masing dari mereka saat ini menekan kekuatan sampai tingkat Dewa Bintang 5, dan hanya kultivator tingkat Dewa Langit yang dapat melihat kekuatan asli mereka.
“Sepertinya sekarang Kaisar Qian Zu mengirimkan orang-orang yang jauh lebih kuat dari sebelumnya, tapi tetap saja mereka bukan lawan sepadan untuk musuh yang akan segera datang,” ujar Lin Feng melihat pergerakan ribua orang di langit.
“Terlemah diantara mereka berada di tingkat Nirwana, dan yang terkuat berada di tingkat Raja Dewa Bintang 2 itupun hanya dua orang. Sekilas kekuatan mereka memang mengesankan, tapi entah kenapa aku merasa itu belum cukup untuk berhadapan dengan kekuatan musuh,” kata Yin Hua memberi penilaian.
“Setidaknya musuh yang kali ini datang jumlahnya sepuluh kali jumlah mereka, dan kekuatannya jauh melampaui yang kemarin kita kalahkan. Kalah dalam jumlah dan kekuatan, mereka tidak akan bertahan lama,” ungkap Lin Feng.
Dengan mata Dewa miliknya, Lin Feng dengan pasti dapat melihat keberadaan musuh, jumlah musuh, dan kekuatan yang mereka miliki.
‘Semakin banyak jumlah mereka dan semakin tinggi tingkat kekuatan yang mereka miliki, itu semakin baik untukku. Setidaknya aku bisa mengumpulkan jutaan poin sistem dan poin pengalaman dari mereka,’ kata Lin Feng membatin lalu dia mengajak Yin Hua dan yang lainnya bergerak di belakang kultivator bebas yang kembali di sewa Kekaisaran Cahaya, untuk memerangi bangsa iblis dan monster.
Dengan mengikuti rombongan kultivator bebas, Lin Feng dan yang lainnya akhirnya sampai di tempat pertempurannya kemarin, yang masih menyisakan ratusan ribu mayat iblis dan monster.
Di tempat itu tidak ditemukan mayat manusia karena seluruh mayat manusia telah dimanakan iblis dan monster, sebelum mereka mati di tangan Lin Feng dan yang lainnya. Selain menjadi makanan iblis dan monster, banyak mayat manusia yang hancur menjadi potongan-potongan kecil setelah pertempuran brutal yang mengakhiri hidup mereka.
“Kalian semua bersiaplah! Musuh tak lama lagi sampai ke tempat ini!” teriak salah satu Jenderal Kekaisaran Cahaya, yang kali ini memimpin puluhan ribu prajurit dan ribuan kultivator, melawan serangan bangsa iblis dan monster.
“Apa mereka belum sadar kalau musuh yang datang, bukanlah lawan sepadan untuk mereka?” ujar Lin Feng.
“Selain tidak sadar kekuatan musuh yang datang, mereka terlihat terlalu percaya diri dengan kekuatan dan jumlah, yang mereka miliki. Dari situ aku melihat mereka tidak ubahnya seperti sekumpulan orang bodoh,” kata Yin Hua.
Lin Feng yang setuju hanya menganggukkan kepala, kemudia dia mengarahkan pandangannya ke arah datangnya musuh untuk lebih jelas mengukur seberapa besar kekuatan, yang dimiliki oleh mereka.
“Ratusan iblis dan monster tingkat Raja Dewa Spiritual. Beberapa dari mereka sudah lebih dari cukup untuk mengalahkan pasukan yang dikirim Kekaisaran Cahaya,” gumam lirih Lin Feng.
Lin Feng membawa Yin Hua dan yang lainnya ke sisi lain, dia bermaksud langsung menyerang iblis dan monster yang memiliki kekuatan di tingkat Raja Dewa Spiritual Bintang 6 sampai Bintang 7.
“Xiong Hu, Huang Zou, Xiao Bing dan Xiao Rong, dikarenakan kalian masih berada di tingkat Raja Dewa Spiri Bintang 8, sebaiknya kalian jangan terlalu banyak melawan musuh. Tiga atau empat musuh dapat kalian lawan diwaktu bersamaaan, tapi melebihi jumlah itu kalian akan kewalahan,” kata Lin Feng.
__ADS_1
Setelah mengatakan itu, Lin Feng menjelaskan jumlah serta kekuatan yang dimiliki musuhnya pada Yin Hua dan yang lainnya. Meskipun jumlah mereka banyak, dengan adanya Lin Feng, Yin Hua, Xiao Lan, serta Xiao Xi yang berada di tingkat Kaisar Dewa dan Kaisar Dewa Spiritual, sebanyak apapun jumlah musuh di tingkat Raja Dewa Spiritual, bukan sesuatu yang sulit begi keempatnya mengalahkan mereka.
Lin Feng yang baru saja selesai memberi penjelasan, dia mengeluarkan pedang elemen miliknya dari ruang penyimpanan, tapi dia terlihat seolah mengambil pedang itu dari cincin penyimpanannya.
Aura pedang elemen yang merupakan senjata tingkat Dewa tentu berbeda dengan aura senjata pada umumnya, dan Yin Hua menjadi orang pertama yang sadar akan perbedaan aura pedang milik Lin Feng.
‘Sepertinya aku harus bersikap biasa-biasa saja saat Feng'gege kembali mengeluarkan sesuatu yang luar biasa,’ kata Yin Hua membatin, dan dia mencoba untuk tidak terkejut kalau Lin Feng kembali mengeluarkan sesuatu yang luar biasa.
Semua orang juga sudah mengeluarkan senjata mereka masing-masing, meski kekuatan senjata mereka belum ada yang sanggup menyamai senjata milik Lin Feng. Akan tetapi, pedang kecil dengan bilah berwarna merah milik Yin Hua, kekuatan pedang itu hampir setara dengan pedang elemen milik Lin Feng.
“Swusshh... Swusshh... Swusshh...” Lin Feng, Yin Hua, dan yang lainnya melesat ke arah musuh mereka. Dengan sangat kecepatan dan aura yang mendominasi, mereka menghampiri ratusan iblis dan monster tingkat Raja Dewa Spiritual, yang berada di barisan paling belakang pasukan iblis dan monster.
Akhirnya kekuatan Lin Feng, Yin Hua dan yang lainnya berbenruran dengan kekuatan musuh di barisan belakang, sedangkan di barisan depan saat ini sedang terjadi pertempuran sengit antara pasukan Kekaisaran Cahaya dengan pasukan bangsa iblis dan monster.
Meskipun pertempuran terlihat sengit, jelas terlihat pasukan Kekaisaran Cahaya yang dibantu kultivator bayaran, mereka hanya bisa bertahan menghadap serangan musuh, dan perlahan-lahan mereka bergerak mundur.
Satu persatu prajurit dalam pasukan Kekaisaran Cahaya mati di tangan musuh. Hal yang sama juga terjadi pada para kultivator bayaran. Akan tetapi, mereka sama sekali belum bisa membunuh satupun iblis maupun monster.
“Mereka terlalu kuat untuk kita. Sebaiknya kita mundur dan meminta bantuan!” kata salah satu prajurit yang sudah kehilangan salah satu lengan tangannya, saat dia mencoba melarikan diri dari musuh yang telah menelan utuh-utuh lengan tangannya.
“Selain kalah jumlah, kita juga kalah dalam kekuatan. Mereka rata-rata berada di tingkat Langit dan tingkat Dewa Spiritual, sementara sebagian banyak masih berada di tingkat Nirwana dan tingkat Saint.”
“Kalauvperang ini terus dilanjutkan, kita semua hanya akan mati di tempat ini!” kata salah satu kultivator bebas yang dibayar untuk membantu memerangi bangsa iblis dan monster yang menyerang Kekaisaran Cahaya.
Mereka yang rata-rata berada di tingkat Nirwana dan Saint, tentu bukan lawan sepadan untuk iblis dan monster di tingkat Dewa Spiritual, dan pada akhirnya banyak dari mereka yang mati saat bergerak mundur.
Bergerak mundur tanpa perlindungan, justru membuat mereka dengan mudah mati di tangan musuh yang menyerang dari arah belakang.
...----------------...
__ADS_1
Bersambung.