
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Yin Hua, Xiao Lan dan tiga wanita lainnya tiba-tiba saja menghilang dari tempat mereka, kemudian mereka muncul di depan orang-orang, yang sejak tadi terus mengikuti perjalanan mereka secara sembunyi-sembunyi.
Kedatangan mereka secara tiba-tiba, cukup mengejutkan orang-orang yang terus mengikuti mereka, dan segera saja orang-orang itu melompat mundur menjaga jarak. Jika awalnya orang-orang itu meremehkan Yin Hua dan yang lainnya karena mereka hanya menunjukkan kekuatan tingkat Penguasa. Setelah melihat kecepatan Yin Hua dan yang lainnya, orang-orang itu tidak lagi menganggap remeh lawannya.
“Kenapa kalian terus mengikuti kami? Apa yang kalian inginkan dari kami?” tanya Yin Hua dengan sorot mata tajam menatap orang-orang di depannya.
“Kami tidak mengikuti kalian semua, kami hanya mengikuti Nona, dan kami berharap Nona bersedia ikut dengan kami sebelum hal buruk menimpa anggota kelompok Nona!” kata wanita, pemimpin orang-orang yang ditugaskan Qian Tao membawa Yin Hua ke tempatnya.
Mendengar hal itu Yin Hua hanya menunjukkan senyuman sinis di wajahnya. Bukannya takut dengan ancaman wanita di depannya, dia justru penasaran apa yang bisa dilakukan wanita itu padanya. Dengan kekuatan tingkat Dewa Bintang 5, tentunya wanita itu bukan lawan sepadan untuknya, meskipun ada tujuh orang tingkat Saint yang membantunya.
Kalaupun mereka semua berada di tingkat Dewa dan menyerang bersama-sama, tetap saja mereka bukan lawan sepadan untuk Yin Hua. Jangankan melawan Yin Hua, melawan Xiao Lan dan tiga wanita lainnya saja mereka dengan mudah dapat dikalahkan.
“Aku jelas menolak ikut dengan orang-orang sepertimu, tapi aku ingin melihat hal buruk seperti apa yang bisa kamu lakukan pada kami,” ujar Yin Hua begitu tenang karena dia tahu batasan kekuatan yang dimiliki lawannya.
“Karena Nona menolak ikut dengan kami secara baik-baik, tak ada cara lain selain membawa Nona secara paksa, dan melenyapkan siapapun yang menghalangi tujuan kami!” Wanita berwajah datar memimpin orang-orangnya maju menyerang Yin Hua dan yang lainnya.
Xiao Lan dan Xiao Xi langsung melesat maju menyambut serangan musuh, sedangkan Xiao Rong dan Xiao Bing, keduanya memasang badan melindu Yin Hua. Meski musuh mereka lemah, mereka tetap waspada dan tidak akan membiarkan adanya serangan tersembunyi, yang ditujukan untuk melukai Yin Hua.
“Kalian tidak perlu sewaspada seperti ini, mereka bukanlah musuh kuat yang perlu diwaspadai,” kata Yin Hua yang sebenarnya sangat mengagumi sikap waspada yang ditunjukkan Xiao Bing dan Xiao Rong.
“Mereka memang bukan musuh yang kuat, tapi tetap kami harus melakukan yang terbaik untuk menjaga keselamatan Nona Hua,” balas Xiao Bing.
“Kalau begitu, lakukan apa yang ingin kalian lakukan,” kata Yin Hua dan baru juga dia selesai berkata, Xiao Lan dan Xiao Xi telah selesai mengalahkan lawan mereka, dan hanya menyisakan satu wanita dalam keadaan terluka parah.
Sedangkan di tempat lainnya, Lin Feng yang didampingi Xiong Hu dan Huang Zou, mereka telah berada di depan kereta naga milik Qian Tao yang kebetulan sedang berhenti di sebuah gang, yang keadaannya cukup sepi.
__ADS_1
Tak ingin membuang banyak waktu berharganya, Lin Feng langsung saja menyerang kereta naga milik Qian Tao yang hanya dijaga lima prajurit tingkat Kaisar Langit.
“BOOM...” suara ledakan besar terdengar saat kereta naga milik Qian Tao hancur berkeping-keping setelah terkena Tapak Dewa Petir yang dikeluarkan Lin Feng. Beruntung, Qian Tao berhasil melompat keluar di detik terakhir sebelum serangan Lin Feng menghancurkan kereta naga miliknya.
Meskipun selamat, keadaan Qian Tao tidaklah baik. Dia harus kehilangan lengan tangan kirinya yang gagal dia selamatkan dari serangan Lin Feng, dan sekarang dia harus bertahan menghadapi lawan sambil menahan rasa sakit sebelum lengannya meregenerasi.
Dengan kekuatan tingkat Raja Dewa Bintang 1, setidaknya dia membutuhkan waktu sepuluh jam untuk meregenerasi lengannya yang terpotong. Namun, dengan keberadaan musuh di sekitarnya, dia membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan itu.
“Siapa kalian? Kenapa tiba-tiba menyerangku?” tanya Qian Tao yang belum jelas melihat rupa musuhnya.
“Em, aku hanyalah orang yang tidak suka dengan keberadaan orang lain yang mengganggu ketenanganku,” jawab Lin Feng menunjukkan sosoknya di hadapan Qian Tao.
Qian Tao membuka lebar kedua matanya, melihat sosok pria yang berdiri di depannya. Tanpa menggunakan kekuatan khusus matanya, dia tahu kalau sosok pria di depannya adalah pria yang dia lihat di gerbang kota Cahaya Langit.
Akan tetapi, meski dia tahu siapa sosok pria di depannya, Qian Tao tidak mengira orang yang hanya di tingkat Penguasa dapat menghancurkan kereta naga miliknya, serta membuatnya harus kehilangan salah satu lengan.
“Berani menghancurkan kereta naga milikku dan membuat aku terluka. Orang bodoh dari mana kalian beraninya berurusan denganku, Qian Tao, Pangeran kedua dari Kekaisaran Cahaya?” kata Qian Tao bersuara lantang.
“Beraninya kau menghinaku setelah melukaiku? Tunggu saja, begitu aku kembali ke istana, kau akan menjadi musuh utama Kekaisaran Cahaya!” Qian Tao mencoba melarikan diri.
Namun, belum juga bergerak dari tempatnya, Lin Feng sudah muncul di depannya, dan langsung melayangkan sebuah tamparan ke wajahnya.
“Plak... BOOM...” Tubuh Qian Tao terlempar puluhan meter dan baru berhenti setelah menghantam salah satu dinding bangunan.
Tidak berhenti sampai di situ. Melihat Qian Tao mulai bangkit, Lin Feng kembali muncul di dekatnya, kemudian dia mendorong jatuh Qian Tao, dan setelahnya tanpa belas kasih dia menginjak milik Qian Tao.
Qian Tao meraung-raung kesakitan, merasakan miliknya yang tak lagi berbentuk. Meskipun dia dapat meregenerasi anggota tubuhnya yang menyatu dengan fisik tubuhnya, tetap saja dia merasakan sakit yang teramat menyakitkan, dan rasa sakit yang dirasakannya tidak berhenti sampai di situ.
Dengan telapak tangan dialiri Qi petir yang terus berderak-derak, Lin Feng mengarahkan telapak tangannya ke arah dantian Qian Tao.
__ADS_1
“BOOM...” Kekuatan petir yang mengerikan menghancurkan dantian Qian Tao, membuat pria meraung-raung jauh lebih keras dari sebelumnya, dan tak lama dia kehilangan kesadarannya.
Melihat Qian Tao kehilangan kesadaran, tak ingin memberi kesempatan hidup padanya, Lin Feng langsung saja menghancurkan kepala Qian Tao, sekaligus mengakhiri hidupnya.
“Kalau masih ada kehidupan kedua untukmu, cobalah untuk tidak menyinggung orang yang tak seharusnya kamu singgung!” ujar Lin Feng dengan suara lirih.
[DING... Tuan mendapatkan Teknik Mata Ilusi Tingkat Dewa » Teknik mata yang dapat membuat orang-orang terjebak dalam ilusi tanpa akhir, selama Tuan masih memiliki energi Qi. Saat mengaktifkan Teknik Mata Ilusi, kedua mata Tuan akan berubah warna menjadi kuning keemasan]
“Oh, aku tidak menyangka dengan membunuh orang itu, aku bisa mendapatkan teknik tingkat Dewa yang sangat luar biasa,” kata Lin Feng pada sistem, lalu dia kembali ke tempat Xiong Hu dan Huang Zou, yang kebetulan di tempat itu sudah ada Yin Hua dan yang lainnya.
“Feng'gege, sebenarnya aku ingin membunuh wanita ini bersama dengan pemimpinnya, tapi sayangnya dia sudah mati sebelum aku sampai di tempat ini,” ujar Yin Hua sambil melempar mayat wanita yang sebelumnya dia seret sejauh ratusan meter.
Lin Feng yang melihat Yin Hua melakukan itu hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum. “Sebaiknya kita segera melanjutkan perjalanan sebelum banyak orang datang ke tempat ini!” kata Lin Feng kemudian dia dan yang lainnya langsung saja pergi meninggalkan tempat yang sesaat kemudian didatangi banyak orang, yang penasaran setelah mendengar suara ledakan dari tempat itu.
Seketika tempat itu menjadi sangat ramai, dan segera saja beredar kabar kematian mengenaskan yang dialami Pangeran kedua Kekaisaran Cahaya bersama seluruh pengawalnya.
Saat Kota Cahaya Langit dihebohkan dengan kabar kematian Pangeran Kedua, tokoh utama yang menyebabkan kematian Pangeran kedua justru telah bergabung dengan para kultivator bebas yang dibayar mahal Kekaisaran Cahaya untuk memerangi iblis dan monster di perbatasan.
Ada sepuluh ribu kultivator bebas yang kali ini disewa jasanya oleh Kekaisaran Cahaya termasuk di dalamnya ada kelompok Lin Feng. Dari sepuluh ribu kultivator, yang terlemah dari mereka berada di tingkat Kaisar Langit, sementara yang terkuat tentu Yin Hua.
Namun, dikarenakan Yin Hua menyembunyikan kekuatannya, kecuali anggota kelompoknya, tak seorangpun tahu kalau kekuatan dia sudah berada di tingkat Kaisar Dewa Bintang 5.
“Apa Kekaisaran Cahaya hanya mengirim orang-orang ini untuk memerangi iblis dan monster di perbatasan?” ujar Xiong Hu.
“Dengan jumlah yang terlalu sedikit, orang-orang ini tidak dapat bertahan selama satu hari begitu sampai di perbatasan,” kata Huang Zou.
“Dari apa yang aku lihat, kita dan semua yang kali ini dikirim ke perbatasan, sepertinya kita semua hanya digunakan Kekaisaran Cahaya untuk mengukur seberapa kuat kekuatan utama para iblis dan monster,” kata Lin Feng merasa Kekaisaran Cahaya sangat licik.
...----------------...
__ADS_1
Bersambung.