Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Membantu Prajurit Pelindung Alam Dewa


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


“Saudara Feng, mereka semua pasti musnah kalau kita tidak segera memberi bantuan!” Huo Bin berkata pada Lin Feng saat melihat prajurit pelindung Alam Dewa terus bertumbangan.


“Ternyata kita tidak bisa bersantai lebih dulu setelah sampai di tempat ini.” Selesai berkata, Lin Feng langsung saja memberi perintah pada kelompok Lin Sang dan kelompok Xiong Hu untuk membantu prajurit pelindung Alam Dewa.


“Biarkan mereka maju lebih dulu karena lawan kita yang sebenarnya belum melakukan pergerakan!” Lin Feng berkata pada Huo Bin sambil mengarahkan pandangannya ke sudut gelap ruang hampa.


Huo Bin hanya menganggukkan kepala mendengar semua itu karena dirinya dapat merasakan adanya kekuatan besar yang masih menahan diri untuk tidak melakukan pergerakan.


Sementara itu, Lin Sang dan Xiong Hu yang telah mendapat perintah, keduanya langsung saja memimpin kelompok yang mereka pimpin menuju medan pertempuran.


“Saudaraku, mari kita bersenang-senang dengan membunuh mereka semua!” Xiong Hu berteriak dengan suara lantang pada anggota kelompoknya.


“Jangan mau kalah dengan kelompok saudara Hu! Kalian semua, bunuh sebanyak-banyaknya musuh di depan sana!” Kini giliran Lin Sang yang berteriak memberi semangat pada anggota kelompoknya.


“Swusshh... Swusshh... Swusshh...” Ledakan aura kuat berasal dari kelompok Lin Sang dan Xiong Hu, bahkan diantara puluhan ribu aura Dewa Surgawi, terselip aura kekuatan mereka yang telah berada di tingkat Raja Dewa Surgawi.


Datangnya bantuan dari dua kelompok yang dipimpin Lin Sang dan Xiong Hu segera saja merubah jalannya pertempuran.


“Aura ini, sejak kapan ada diantara prajurit pelindung Alam Dewa yang kekuatannya telah mencapai tingkat Raja Dewa Surgawi, bahkan beberapa dari mereka kekuatannya hampir setara denganku?”


Pemimpin mereka yang berasal dari Alam Kegelapan terkejut saat merasakan kekuatan Lin Sang, Xiong Hu, dan yang lainnya.


“Jika aku membiarkan mereka melakukan melakukan tindakan sesuka hati, aku pasti kehilangan banyak anggota sebelum menghadapi penghuni Alam Dewa.”


Tak ingin kehilangan lebih banyak anggota, dia mengirim ke medan pertempuran dua ribu sosok bertubuh hitam yang kekuatannya telah mencapai tingkat Raja Dewa Surgawi Bintang 1 sampai Bintang 3.


Mereka dikirim ke medan perang khusus menghadapi musuh yang kekuatannya telah mencapai tingkat Raja Dewa Surgawi. “Belasan orang menghadapi dua ribu pasukanku. Meski mereka kuat, mereka tidak mungkin dapat mengalahkan dua ribu pasukan, yang kekuatannya hampir setara dengan kekuatan mereka.” Pemimpin mereka yang berasal dari Alam Kegelapan sangat yakin dengan kekuatan pasukannya.


Saat ini Xiong Hu dan yang lainnya kecuali Lin Sang, mereka belum menunjukkan kekuatan aslinya, dan hanya menunjukkan kekuatan semu di tingkat Raja Dewa Surgawi Bintang 3. Mereka sengaja tidak menunjukkan kekuatan asli sejak awal, dikarena ingin membuat musuh mengira mereka lemah, dan sepertinya rencana mereka berhasil.


Dari kejauhan mereka dapat merasakan datangnya musuh yang kekuatannya telah mencapai tingkat Raja Dewa Surgawi Bintang 1 sampai Bintang 3.


“Saudara Zho, sepertinya rencana kita berhasil.” Xiong Hu berkata pada Huang Zho.

__ADS_1


“Kita bunuh mereka semua begitu sampai di tempat ini!” Jelas Huang Zho pada Xiong Hu.


“Baiklah...” Tenang Xiong Hu membalas, dan kemudian dia segera bersiap untuk menghadapi musuh yang segera datang.


Disaat Xiong Hu dan yang lainnya bersiap menghadapi musuh yang lebih kuat, prajurit pelindung Alam Dewa dan pemimpin mereka dibuat bingung dengan puluhan ribu orang, yang tiba-tiba muncul dan memberi bantuan pada mereka.


“Apa ada diantara kalian yang tahu darimana asal mereka?” Pemimpin prajurit pelindung Alam Dewa bertanya pada dua orang kepercayaannya.


Keduanya hanya menggelengkan kepala karena sama-sama tidak tahu asal mereka yang dimaksud pemimpin prajurit pelindung Alam Dewa.


Namun, tak lama salah satu dari mereka teringat dengan laporan dua prajurit, yang melaporkan munculnya kekuatan asing di sekitar gerbang penghubung Alam Dewa dan ruang hampa.


“Pemimpin, apa mungkin mereka berasal dari Alam Dewa karena tidak mungkin ada kekuatan lain yang dapat memberi bantuan pada kita kecuali bantuan dari mereka yang berasal dari Alam Dewa?”


“Memang hanya mereka yang berasal dari Alam Dewa, yang dapat membantu kita. Akan tetapi, sejak kapan ada begitu banyak sosok kuat di Alam Dewa?”


“Pemimpin, sudah lama kita memutuskan hubungan dengan Alam Dewa, dan selama itu mungkin sudah banyak yang terjadi di Alam Dewa tanpa sepengetahuan kita.”


Pemimpin prajurit pelindung Alam Dewa menganggukkan kepala. “Kalau mereka memang berasal dari Alam Dewa, sepertinya kita harus meminta maaf karena selama ini kita selalu memandang rendah, serta meremehkan kekuatan yang mereka miliki.”


“Pemimpin benar, selama ini kita selalu meremehkan dan memandang rendah keberadaan mereka, dan selalu memandang tinggi apa yang kita miliki. Benar atau tidak mereka berasal dari Alam Dewa, aku tetap ingin meminta maaf pada mereka.”


Ketiganya memutuskan pergi meminta maaf pada seluruh penghuni Alam Dewa, seandainya mereka lolos dari pertempuran yang sedang terjadi. Tak peduli dari mana orang-orang kuat yang saat ini sedang membantu mereka, tetap mereka ingin pergi meminta maaf pada seluruh penghuni Alam Dewa.


Sementara itu, Xiong Hu dan yang lainnya, mereka sudah dapat melihat musuh yang datang dari sudut gelap ruang hampa. “Mereka yang datang hanya sebagian dari kekuatan utama mereka, sedangkan sebagian besar kekuatan mereka masih berada di tempat persembunyian.”


Meski tidak tahu pasti kekuatan musuh, Xiong Hu dapat merasakan keberadaan mereka, dan dia tahu yang datang kali ini hanyalah sebagian kecil dari kekuatan utama musuhnya.


“Walau tingkat kultivasi mereka berada di bawah kita, jumlah mereka lebih banyak dari kita. Jangan lengah dan langsung saja bunuh yang dapat kalian bunuh!” Xiong Hu berpesan pada Huang Zho dan yang lainnya.


“Jangan memberi ampun! Mereka adalah musuh dan sekarang kita berada di medan pertempuran. Dalam sebuah pertempuran hanya ada hidup untuk membunuh musuh, dan mati secara terhormat!” Lin Wucin berseru dengan suara lantang.


Tak lagi menahan kekuatannya, Xiong Hu dan mereka yang memiliki kekuatan di tingkat Raja Dewa Surgawi langsung saja melesat maju menyambut kedatangan musuh.


Mereka yang sebelumnya datang dengan penuh semangat, tiba-tiba saja tubuh mereka dibuat bergetar saat merasakan aura kekuatan Xiong Hu dan yang lainnya. Sebelumnya mereka semua menganggap keberadaan belasan orang di tingkat Raja Dewa Surgawi bukanlah sebuah ancaman. Namun, setelah merasakan kekuatan asli orang-orang itu, mereka jelas merasa terancam.


Meskipun jumlah mereka jauh lebih banyak, menghadap lawan yang lebih kuat, tetaplah bukan sesuatu yang baik untuk mereka.

__ADS_1


Tidak lama kemudian pertempuran besar terjadi antara mereka yang memiliki kekuatan di tingkat Raja Dewa Surgawi. Meski jumlah mereka hanya sedikit, Xiong Hu dan yang lainnya tak gentar menghadapi musuh, yang jumlahnya jauh lebih banyak.


Pertempuran besar terjadi, dan berkali-kali terdengar suara ledakan dari tempat terjadinya pertempuran.


“Dhuar... Dhuar... Boom...” Suara ledakan yang memekakkan telinga terus saja terjadi, bersama terjadinya getaran kuat, yang terus-terusan terjadi di ruang hampa.


Dari tempatnya, Lin Feng jelas melihat kekuatan Xiong Hu, Lin Wucin dan yang lainnya, yang saat ini masih mendominasi jalannya pertempuran.


“Belasan orang melawan lebih dari seribu sosok gelap. Sepertinya mereka sangat menikmati jalannya pertempuran.” Lin Feng bergumam lirih saat melihat jalannya pertempuran antara Xiong Hu dan yang lainnya melawan ribuan sosok gelap.


Meski melihat jalannya pertempuran dari kejauhan, begitu jelas Lin Feng melihat apa saja yang terjadi di medan pertempuran, dan dia yaki pertempuran itu tak lama lagi segera berakhir.


‘Mereka tidak sekuat seperti yang aku bayangkan.’ Lin Feng membatin sambil terus melihat jalannya pertempuran.


...----------------...


Di tempat pemimpin sosok gelap...


“Kurang ajar! Mereka terang-terangan membohongiku dengan menyembunyikan kekuatan asli, yang mereka miliki.” Pemimpin sosok gelap marah.


“Swusshh... Swusshh...” Dua puluh sosok gelap dengan kekuatan di tingkat Raja Dewa Surgawi Bintang 5 muncul di hadapannya. “Kalin bunuh mereka untukku!” Perintahnya pada dua puluh sosok gelap di hadapannya.


“Swusshh...” Langsung saja dua puluh sosok gelap pergi meninggalkan tempat pemimpin mereka, begitu mendapatkan tugas dari sang pemimpin.


“Kalian semua pasti mati sebagai bayaran untuk ribuan anggota pasukanku, yang mati di tangan kalian!” Pemimpin sosok gelap yakin dua puluh sosok gelap yang dia kirim mampu mengalahkan belasan musuh yang kekuatannya hampir setara dengan dirinya.


“Swusshh... Swusshh...” Dua puluh sosok gelap muncul di medan pertempuran dan mereka langsung saja menyerang Xiong dan yang lainnya.


“Bang... Bang... Bang... Boom...” Benturan kekuatan yang sama besar terjadi. Xiong Hu dan yang lainnya, mereka terdorong mundur beberapa langkah saat beradu kekuatan dengan musuh yang baru saja datang.


Bukannya merasa terintimidasi oleh kekuatan musuh yang baru datang, Xiong Hu dan yang lainnya justru tersenyum senang melihat musuh yang kekuatannya setara dengan mereka. “Akhirnya yang kuat muncul. Sekarang sudah saatnya kita lebih serius dari sebelumnya.” Xiong Hu dan seluruh binatang kontrak Lin Feng segera bertransformasi ke wujud asli mereka, membuat kekuatan mereka meningkat satu tingkatan secara permanen selama mereka berada dalam wujud asli.


“Swusshh...” Aura kuat terpancar keluar dari tubuh mereka, membuat seluruh musuh yang merasakan aura mereka bergetar ketakutan.


“Sudah lama kita semua tidak kembali ke wujud ini, dan sudah saatnya kita merenggangkan otot untuk memusnahkan seluruh musuh!” Tak banyak bicara, Xiong Hu langsung saja memimpin seluruh binatang kontrak Lin Feng menyerang musuh yang ada di medan perang.


Sementara itu, Lin Feng yang melihat semua kejadian dari kejauhan, dia menyunggingkan senyuman di wajahnya, kemudian berkata, “Saat mereka serius, musuh sekuat apapun pasti dapat mereka kalahkan.”

__ADS_1


...----------------...


Bersambung.


__ADS_2