
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Di saat pertempuran di wilayah timur telah berakhir dan pertempuran di wilayah barat sudah bisa terlihat siapa pemenangnya, di wilayah utara belum terjadi apa-apa, bahkan Shang Di, para Jenderalnya, dan satu juta prajurit Kekaisaran Dewa masih terus melanjutkan perjalanan mereka menuju bagian terdalam wilayah tengah.
Lin Feng, Lin Hua dan yang lainnya, mereka tidak pergi menghampiri Shang Di dan orang-orang dari Kekaisaran Dewa. Mereka justru diam berdiri di wilayah perbatasan bagian dalam dan dan bagian luar wilayah tengah.
Mereka dengan penuh kesabaran menunggu kedatangan musuh, dan setelah cukup lama menunggu akhirnya apa yang mereka tunggu sudah terlihat dari kejauhan.
Lin Feng menyunggingkan senyuman di wajahnya melihat kekuatan musuh yang mendekat ke arahnya. Dengan jelas dia melihat musuhnya memiliki puluhan kultivator tingkat Kaisar Dewa Langit, dan yang terkuat berada di tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 7.
“Dengan kekuatannya dia memang pantas dijuluki penguasa terkuat di Alam Dewa.” Lin Feng bergumam lirih.
Sosok terkuat di sisi musuh adalah Shang Di, sang Kaisar Kekaisaran Dewa. Dia adalah sosok pemilik kekuatan tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 7. Selain dia, ada sepuluh orang lainnya yang bila bersatu bisa dikatakan memiliki kekuatan setara dengannya. Mereka adalah para Jenderal Kekaisaran Dewa, yang kekuatannya saat ini berada di tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 5.
Kekuatan Shang Di, ditambah dengan kekuatan para Jenderalnya memang cukup mengerikan, tapi di mata Lin Feng, Lin Hua, serta orang-orang yang bersama keduanya, kekuatan mereka sama sekali tidak mengerikan.
Tanpa bantuan siapapun, Lin Feng seorang diri lebih dari cukup untuk menghadapi mereka. Jangankan sepuluh Jenderal ditambah Shang Di, jika ada seratus Jenderal dan sepuluh Shang Di, Lin Feng masih sanggup menghadapi mereka.
Lin Feng menoleh melihat Lin Hua yang berada di sebelahnya. “Hua’er, kamu pimpin Jiang Lu dan yang lainnya memyerang prajurit Kekaisaran Dewa. Lin Dan, Lin Zan, serta kamu Lin Sang, kalian ikut bersama Hua’er!”
“Untuk menghadapi Kaisar Shang Di dan para Jenderalnya, aku seorang diri lebih dari cukup untuk menghadapi mereka.” Tegas kata-kata yang keluar dari dalam mulut Lin Feng.
Lin Hua dan yang lainnya menganggukkan kepala setuju dengan pengaturan yang dilakukan Lin Feng. Mereka tahu sebesar apa kekuatan Shang Di, sang Kaisar Kekaisaran Dewa. Shang Di memang kuat, tapi mereka merasa apa yang dimiliki Shang Di belum cukup untuk membuatnya dapat mengalahkan sosok sekuat Lin Feng.
Sekarang semua orang mengarahkan pandangan lurus ke depan. Sejak musnahnya monster dan binatang iblis penghuni wilayah tengah, dan menghilangnya kekuatan negatif dari wilayah tengah. Sekarang semua kultivator bisa bebas terbang di atas wilayah tengah.
Shang Di tiba-tiba saja menghentikan semua orang yang terbang di belakangnya saat dia melihat keberadaan orang-orang yang jelas sengaja menghadang perjalanannya.
__ADS_1
Shang Di menatap sepuluh orang yang melayang di hadapannya. Dirinya bisa melihat tiga dari mereka memiliki kekuatan tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 6, tapi sisanya dia sama sekali tidak bisa melihat seberapa besar kekuatan yang dimiliki mereka. Tiga orang dengan kekuatan satu tingkat di bawahnya sudah membuatnya cukup terkejut, tapi kini dia dihadapkan pada tujuh orang yang kekuatannya tidak bisa terlihat olehnya.
“Siapa kalian dan kenapa menghadang perjalanan kami? Jika kalian ingin bergabung dengan pasukanku, silahkan mengambil tempat di belakangku! Masih banyak tempat tersisa yang bisa kalian tempati.” Shang Di sangat senang jika sepuluh orang yang menghadang perjalanannya menjadi bagian dari pasukannya, kekuatan mereka tentu dapat membantunya mengalahkan orang-orang dari keluarga Lin yang dianggapnya musuh.
Mendengar itu Lin Feng, Lin Hua dan yang lainnya terkekeh pelan sambil menggelengkan kepala. Bagaimana mungkin mereka justru mengambil tempat di sisi musuh yang ingin dikalahkan?
“Kami sama sekali tidak tertarik dengan penawaran Yang Mulia.” Lin Feng berkata tegas sambil menatap remeh keberadaan Shang Di dan orang-orang yang datang bersamanya.
Sang Di tahu arti tatapan yang diarahkan padanya. Dia menggertakkan giginya marah, dan dengan suara keras di berkata, “Beraninya kamu mengarahkan pandangan mata seperti itu? Apa kamu punya sembilan nyawa sampai berani melakukannya? Aku penguasa terkuat di Alam Dewa, tidak pernah memberi ampun pada orang sepertimu.”
Mengarahkan pandangan pada para Jenderalnya, Shang Di memerintahkan mereka memenggal kepala pria yang hanya berjarak belasan langkah darinya.
Para Jenderal menganggukkan kepala, dan lima dari sepuluh Jenderal yang mengikuti Shang Di melesat maju menyerang Lin Feng.
Sementara itu, Lin Feng yang melihat lima Jenderal Kekaisaran Dewa melesat maju dengan tujuan memenggal kepalanya, dia tetap tenang berdiri di tempatnya, sedangkan Lin Hua dan yang lainnya, mereka sudah mengambil jarak aman.
Kelimanya terdorong mundur akibat serangan Lin Feng. Meski hanya sekedar pukulan, tapi mereka dapat merasakan rasa sakit di tempat yang terkena pukulan. Melihat lawan hanya menyersng menggunakan kekuatan fisik, mereka menyimpulkan lawan yang dihadapi lebih kuat.
Saat mereka mencoba memulihkan rasa sakit dan mencoba kembali menyerang, tiba-tiba pria yang menjadi lawan mereka muncul dan kembali menyerang. Kali ini serangannya jauh lebih kuat dan lebih cepat dari sebelumnya. Saat mereka berhasil menghindari satu dua serangan, tak satupun dari mereka berhasil menghindari serangan berikutnya.
“Boom... Boom... Boom...” Tubuh kelima Jenderal Kekaisaran Dewa melesat jatuh menghantam permukaan tanah, membentuk kawah dengan diameter dan dalam lebih dari dua meter. Keadaan kelimanya tidak baik-baik saja setelah terjatuh dari ketinggian. Sekujur tubuh mereka mengalami luka, dan apa yang terlihat pada mereka membuat Shang Di cukup terkejut.
Walau kelima Jenderalnya memang lebih lemah darinya, tapi kekuatan lima Jenderalnya setara dengan kultivator tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 6 jika mereka menyatukan kekuatan.
“Aku tidak menyangka kamu dapat mengalahkan mereka dengan begitu mudah. Sepertinya aku telah meremehkan kekuatanmu, tapi setelah ini aku pastikan kamu mati.” Shang Di memberi perintah pada sepuluh ribu prajuritnya maju memyerang pria yang berhasil menumbangkan lima Jenderal Kekaisarannya.
Saat sepuluh ribu prajurit Kekaisaran Dewa maju menyerang Lin Feng, sosok wanita tiba-tiba saja muncul di hadapan mereka, dan dengan aura kekuatannya wanita itu mengirim mundur sepuluh ribu prajurit Kekaisaran Dewa. Bahkan terdapat ratusan prajurit Kekaisaran Dewa mati setelah merasakan langsung aura kuat wanita, yang tak lain adalah Jiang Yi. Satu dari lima wanita pengawal Lin Hua.
“Aku tidak tertarik melawan prajuritmu, jadi aku membiarkan mereka melawan prajurit yang kamu kirim untuk menyerangku.” Lin Feng berkata pada Shang Di sambil tersenyum sinis.
__ADS_1
Shang Di semakin marah mendengar itu, dan pada akhirnya dia memerintahkan seluruh prajuritnya maju menyerang Lin Feng. Namun, pergerakan mereka dihentikan Lin Hua dan yang lainnya.
Meski jumlah mereka tak sebanding dengan banyaknya prajurit Kekaisaran Dewa, tapi di hadapan mereka seluruh prajurit Kekaisaran Dewa hanya terlihat selayaknya semut yang mudah dimusnahkan.
Sementara itu, Shang Di yang melihat tak satupun prajuritnya mampu menyentuh pria yang masih berdiri tenang di tempatnya, dengan niat membunuh dia akhirnya memimpin kelima Jenderal Kekaisarannya melesat maju memyerang pria yang identitasnya sampai saat ini belum diketahui olehnya.
“Akhirnya kamu memutuskan memyerang sendiri keberadaanku. Dikarenakan kamu yang datang menyerangku, dengan tangan terbuka aku menyambut kedatanganmu.” Lin Feng benar membuka tangannya, tapi sesuatu yang mengerikan terlihat di telapak tangannya.
Lin Feng mengumpulkan Qi elemen petir di telapak tangannya. “Keberadaan para Jenderal yang kamu bawa dapat mengganggu pertempuran kita, oleh karena itu izinkan aku melenyapkan keberadaan mereka!”
Melihat Qi elemen petir di telapak tangan lawannya, Shang Di segera tahu kalau lawan yang dihadapinya berasal dari keluarga Lin karena hanya keluarga Lin, dan segelintir Binatang Spiritual yang memiliki elemen petir.
Tak merasakan darah Binatang Spiritual dari tubuh lawannya, membuat Shang Di semakin yakin kalau lawannya berasal dari keluarga Lin, dan ternyata dia sejak beberapa waktu yang lalu sedang berhadapan dengan anggota keluarga Lin.
“Sepertinya kamu sudah tahu siapa aku, tapi semua itu harus kamu bayar mahal dengan kematian para Jenderal yang datang bersamamu!”
“Seni tarung Tapak Dewa Petir.” Lin Feng mengarahkan telapak tangannya ke arah depan dan bawah, memunculkan siluet telapak tangan raksasa yang terbuat dari Qi elemen petir.
Melesat dengan kecepatan tinggi, dua siluet telapak tangan menghantam lima Jenderal di belakang Shang Di serta lima Jenderal yang masih memulihkan diri dengan duduk bersila di atas permukaan tanah.
“BOOM... BOOM...” Dua kali ledakan terdengar saat siluet telapak tangan yang dikeluarkan Lin Feng menghantam para Jenderal Kekaisaran Dewa, dan merubah mereka menjadi kabut darah.
Shang Di sendiri lolos dari serangan Lin Feng setelah di detik-detik terakhir berhasil menghindar.
“Aku kira kamu akan mati hanya dengan satu serangan kecil, tapi ternyata kamu berhasil menghindarinya, dan sepertinya kita masih bisa bermain.” Lin Feng menyeringai, sedangkan Shang Di merinding ketakutan melihat seringaian lawannya.
...----------------...
Bersambung.
__ADS_1