
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Lin Feng, Yin Hua, dan Huo Liong keluar dari kamar Ling Yunzi. Wanita itu sudah waktunya istirahat, sedangkan Huo Tian dia sudah kembali ke ruang kerjanya beberapa waktu yang lalu.
Sebelum istirahat untuk memulihkan keadaannya yang sebenarnya sudah sepenuhnya membaik, Ling Yunzi sangat berterimakasih pada Lin Feng yang telah menyembuhkan dirinya. Kalau saja Lin Feng tidak menyembuhkannya, dirinya tak akan lagi dapat melihat suami dan putranya.
Huo Liong membawa Lin Feng dan Yin Hua menuju kediamannya yang berada di wilayah kediaman keluarga Huo. Berjalan sambil melakukan pembicaraan ringan, langkah kaki mereka terhenti saat Huo Julong dan lima pengawalnya tiba-tiba muncul, dan menghadang tepat di depan mereka.
Kerutan terlihat di kening Lin Feng dan Yin Hua saat melihat sosok Huo Julong. Dari luar pria itu terlihat selayaknya manusia pada umumnya, tapi saat fokus merasakan aura yang keluar dari tubuhnya, aura itu sama persis seperti aura yang dimiliki bangsa iblis.
“Adik, kamu membawa teman baru ke kediaman Huo, dan aku dengar salah satu dari mereka berhasil menyembuhkan luka ibu. Menemukan keberadaan orang hebat tapi kamu tidak memperkenalkannya padaku, apa kamu bermaksud ingin menggunakan kekuatan mereka untuk melawanku?” Huo Julong mengarahkan tatapan penuh permusuhan pada Huo Liong. Akan tetapi tatapan matanya melembut saat dia menatap Yin Hua.
“Kalau kau tidak ingin memperkenalkan mereka padaku, setidaknya biarkan aku mengenal nona cantik ini.” Huo Julong mengambil satu langkah mendekati Yin Hua. “Nona can't, perkenalkan aku Huo Julong, Tuan Muda pertama keluarga Huo, dan calon kuat penerus kepala keluarga Huk.”
Yin Hua hanya acuh dengan apa yang dilakukan Huo Julong, bahkan dia tak sedikitpun melirik ke arah pria itu. Baginya hanya Lin Feng yang pantas mendapatkan semua darinya. Untuk pria lain, dia sama sekali tidak peduli.
Huo Julong yang merasa dirinya diacuhkan, dia merasa kesal dan mencoba menggunakan kekuasaannya untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.
“Kalian bawa wanita itu padaku!” Huo Julong memberi perintah pada lima pengawalnya yang masing-masing kekuatannya sudah berada di tingkat Dewa Langit Bintang 8 dan Bintang 9. Akan tetapi, baru juga kelimanya mengambil satu langkah maju, tiba-tiba saja mereka berlima jatuh tersungkur, dengan kepala terlebih dahulu jatuh menggelinding di atas permukaan lantai.
Kelimanya mati mengenaskan di hadapan Huo Julong, tapi pria itu sama sekali tidak tahu apa penyebab kematian mereka. Berbeda dengan Huo Julong yang tidak tahu penyebab kematian mereka, Huo Liong sangat tahu apa yang terjadi pada mereka, dan semua itu adalah ulah dari saudara sumpahnya.
Huo Liong sempat melihat Lin Feng menggerakkan ujung jarinya sebelum kedua matanya melihat kematian kelima pengawal Huo Julong. ‘Kakak Julong hanya akan bernasib buruk kalau berani berurusan dengan saudara Feng.’ Huo Liong membatin sambil menggelengkan pelan kepalanya.
__ADS_1
Huo Julong memang tidak tahu bagaimana semua itu bisa terjadi pada kelima pengawalnya, tapi dia tahu siapapun yang melakukan semua itu pada mereka, kekuatan orang itu bukanlah kekuatan yang dapat dilawan dengan kekuatannya. Dari orang-orang di depannya, hanya satu orang yang dicurigainya dapat melakukan itu.
Huo Julong mengarahkan pandangan matanya pada pria yang berdiri di samping Huo Liong. Hanya sekilas memandang pria itu, tubuhnya tiba-tiba bergetar bersamaan dengan datangnya rasa takut. Dari situ Huo Julong tahu kalau pria itu bukanlah sosok yang dapat dirinya singgung.
“Tunggu saja, aku pasti segera kembali untuk menuntut balas atas apa yang terjadi pada para pengawalku!” Huo Julong buru-buru pergi meninggalkan rombongan Huo Liong. “Pria itu bukan lawan yang bisa aku hadapi. Kemungkinan, hanya guru yang setara dengannya.” Huo Julong bergumam lirih sambil terus melangkah menjauh.
Tak memiliki keinginan memperpanjang urusan dengan Huo Julong. Lin Feng, Yin Hua dan Huo Liong kembali melanjutkan perjalanan, dan tak lama kemudian mereka sampai di tujuan.
“Kediaman ini tidak jauh berbeda dengan kediaman keduaku. Yang membedakan keduanya hanya tempat berdirinya.” Huo Liong mempersilahkan Lin Feng dan Yin Hua masuk ke kediamannya.
Lin Feng dan Yin Hua dapat melihat kediaman Huo Liong di wilayah kediaman keluarga Huo memang tidak jauh berbeda dengan kediaman yang mereka tempati.
Huo Liong menyuruh para pelayan menyiapkan makan malam untuk saudara dan saudarinya. Tak lama, para pelayan datang dengan hidangan mewah dan minuman terbaik yang dimiliki keluarga Huo. Seorang kultivator memang tidak terlalu membutuhkan asupan makanan, tapi tetap saja mereka ingi menikmati rasa nikmat dari sebuah makanan serta minuman.
“Keluarga Lin hanyalah keluarga kecil yang bahkan tidak memiliki wilayah kekuasaan seluas keluarga Zo, apalagi seluas wilayah keluarga Huo. Saat ini jumlah anggota keluarga Lin tak lebih dari seribu orang, tapi dengan kekuatan seluruh anggota keluarga Lin, mengimbangi kekuatan keluarga Huo bukanlah sesuatu yang mustahil untuk dilakukan...”
Lin Feng tidak ingin mengatakan kalau keluarga Huo tak sebanding dengan kekuatan keluarga Lin. Kalau mengatakan itu pada Huo Liong, dirinya yakin pria itu akan semakin penasaran dengan keluarga Lin.
Lin Feng masih belum ingin mengungkap keseluruhan kekuatan yang dimiliki keluarga Lin, sebelum keluarga Lin tumbuh jauh lebih kuat dari sekarang. Dirinya baru akan menunjukkan seperti apa kekuatan keluarga Lin pada seluruh penghuni Alam Dewa, begitu keluarga Lin menjadi salah satu keluarga besar di Alam Dewa.
“Hanya dengan ratusan orang dapat menghancurkan keluarga Zo yang merupakan salah satu keluarga Besar. Kekuatan keluarga Lin sama sekali tidak bisa diremehkan.”
Huo Liong sudah melihat sendiri seperti apa kekuatan yang dimiliki Lin Feng. Hanya dengan kekuatan yang dimiliki Lin Feng, menghancurkan sebuah keluarga besar bukanlah sesuatu yang sulit. Apa lagi jika di keluarga Lin ada belasan atau bahkan puluhan sosok sekuat Lin Feng, bukannya kekuatan keluarga Lin dapat disetarakan dengan kekuatan keluarga utama Alam Dewa meskipun kalah jauh dalam jumlah anggota keluarga?
Membayangkan seperti apa kekuatan keluarga Lin, Huo Liong dapat bernapas lega karena dirinya tidak memiliki hubungan buruk dengan keluarga Lin. ‘Tidak ada orang di luar keluarga Lin yang tahu pasti seperti apa keadaan di dalam keluarga itu. Saudara Feng sendiri terlihat tidak ingin menceritakan lebih banyak tentang keluarga Lin karena dia tahu batasan mana yang harus diceritakan pada orang luar dan mana yang tidak bisa diceritakan.’ Huo Liong membatin.
__ADS_1
“Saudara Lin, kalau boleh aku tahu, apa status saudara di keluarga Lin? Apa saudara merupakan Tuan Muda keluarga Lin?” Huo Liong menanyakan sesuatu yang membuatnya sangat penasaran selain seperti apa keadaan keluarga Lin.
Lin Feng meminum air untuk mendorong makanan di tenggorokannya, kemudian dia menjawab pertanyaan Huo Liong. “Aku bukanlah Tuan Muda di keluarga Lin selayaknya saudara Liong yang merupakan Tuan Muda kedua keluarga Huo. Belum lama ini aku dipercaya sebagai kepala keluarga Lin, dan sampai sekarang aku masih memiliki status itu.”
“Uhuk... Uhuk...” Huo Liong tersedak air yang dia minum setelah mendengar status Lin Feng di keluarga Lin. Tak seperti perkiraannya yang mengira Lin Feng merupakan Tuan Muda keluarga Lin, Huo Liong dibuat sangat terkejut setelah tahu Lin Feng adalah kepala keluarga Lin.
“Aku benar-benar tidak menyangka memiliki saudara sumpah seorang kepala keluarga. Dengan statusku yang sekarang, aku merasa tidak pantas menjadi saudara sumpah saudara Feng dan saudari Hua.” Status Tuan Muda miliknya tidak akan pernah setara dengan status kepala keluarga, meskipun keluarga Lin hanyalah keluarga kecil di Alam Dewa.
Baru juga Lin Feng ingin membalas perkataan Huo Liong, tiba-tiba dirinya merasakan aura kuat mendekati kediaman Huo Liong. Aura yang dirasakannya sangatlah kuat, hampir menyamai aura kekuatannya tanpa menggunakan aura Dewa Perang.
Dari aura yang dirasakannya, Lin Feng tahu kedatangan sosok itu bukan dengan niatan baik. Ditambah ada aura familiar di dekat sosok itu yang membuat dirinya semakin yakin kalau kedatangan orang itu memang bukan untuk sesuatu yang baik.
Lin Feng segera memasang array perlindungan untuk melindungi kediaman Huo Liong dari kedatangan sosok yang sudah mengerahkan sebuah serangan untuk menghancurkan kediaman Huo Liong.
Lin Feng melirik Yin Hua. Melihat wanitanya menganggukkan kepala, dia tahu kalau Yin Hua juga sudah mengetahui kedatangan sosok itu dan apa yang menjadi tujuan kedatangannya.
“Saudara Liong, apapun yang terjadi di luar kediaman, aku harap saudara tetap berada di dalam kediaman!” Tegas Lin Feng mengatakan itu pada Huo Liong.
Huo Liong sendiri juga merasakan apa yang dirasakan Lin Feng dan Yin Hua. Sosok yang mendekat sangatlah kuat dan auranya bukanlah aura yang bersahabat. Menghadapi sosok itu, dirinya hanya akan mati dalam satu kali serangan.
Sosok Lin Feng dan Yin Hua tiba-tiba menghilang dari tempatnya, tapi dengan keistimewaan matanya, Huo Liong fapat melihat keberadaan mereka di depan kediamannya. “Semoga tidak ada hal buruk yang menimpa mereka.” Harap Huo Liong.
...----------------...
Bersambung.
__ADS_1