
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Lin Feng membunuh sisa monster yang berada di hadapannya. “Hua’er, apa kamu sudah lelah? Jika kamu sudah lelah, aku bisa mengirim kamu kembali ke Alam Kehidupan.” Lin Feng berbicara dengan Lin Hua.
Lin Hua menggelengkan kepala pelan. “Aku sama sekali tidak merasa lelah, aku justru semakin bersemangat membunuh mereka semua untuk meningkatkan kekuatanku.” Lin Hua membalas sambil terus bertempur.
Lin Feng tersenyum mendengar balasan Lin Hua dan setelahnya dia kembali fokus membunuh monster yang jumlahnya tak lagi menyentuh angka ribuan.
Setelah melakukan pertempuran panjang selama seharian, akhirnya monster terakhir di tempat itu harus mengakhiri hidupnya di tangan Lin Feng, dan sekarang yang tersisa dari para monster hanyalah tubuh mereka.
Setelah mereka memastikan tak lagi ada monster di tempat itu, Lin Feng dan yang lainnya mulai mengumpulkan kristal inti kehidupan monster yang berguna untuk mempercepat peningkatan kekuatan kultuvator. Jutaan kristal inti kehidupan monster berhasil didapatkan, dan semua disimpan ke dalam cincin penyimpanan milik Lin Feng.
Walau sudah menyimpan puluhan juta kristal inti kehidupan monster, cincin penyimpanan Lin Feng masih memiliki ruangan kosong yang sangat luas. Jika ada triliunan kristal inti monster, semua itu bisa di tampung ke dalam cincin penyimpanan itu. Untuk tubuh monster, Lin Feng tidak memiliki keinginan membawa mereka karena tubuh monster yang sekarang ditemuinya sama sekali tidak bisa dikonsumsi.
Menyelesaikan semua urusan dengan cepat, Lin Feng memimpin rombongannya menuju tempat aman untuk memulihkan tenaga serta kekuatan mereka.
“Feng’gege, apa kita tidak langsung melanjutkan perjalanan? Aku merasa monster di dunia ini semakin berkurang, dan ada kemungkinan tak lama lagi kita bisa membunuh seluruh monster di tempat ini.” Lin Hua berkata pada Lin Feng.
Lin Feng menggelengkan kepala sambil menunjukkan senyuman lembut di wajahnya. “Kita terlebih dahulu memulihkan tenaga serta kekuatan, baru setelahnya kita melanjutkan perjalanan...”
“Monster di dunia ini memang sudah banyak berkurang dan jumlah mereka tak sebanyak sebelumnya. Namun, jumlah yang semakin sedikit belum tentu membuat kita mudah mengalahkan mereka. Jumlah sedikit tapi memiliki kekuatan besar, daripada kebanyakan monster yang sudah kita hadapi, keberadaan mereka yang sedikit itu jauh lebih berbahaya.”
Lin Feng membalas perkataan Lin Hua, sekaligus menjelas seberapa bahaya sisa sedikit monster yang masih tersisa di Dunia Monster.
__ADS_1
Monster yang tersisa tidak sampai dua puluh juta, tapi yang tersisa adalah kekuatan utama dari monster yang menghuni Dunia Monster, dan diantara mereka ada puluhan monster tingkat Raja Dewa Spiritual Surgawi yang kekuatan sebenarnya belum diketahui secara pasti oleh Lin Feng.
Lin Hua yang mendengarnya menganggukkan kepala. “Menghadapi monster yang lebih kuat memang lebih menyulitkan dibandingkan menghadapi monster lemah dalam jumlah banyak.”
Lin Feng mengangguk mendengar itu, kemudian dia bersama Lin Hua mulai memulihkan tenaga, kekuatan, serta pikiran yang sebelumnya sangat terkuras saat berhadapan dengan banyaknya monster di Dunia Monster.
Untuk kelima saudari Jiang, mereka melakukan hal yang sama tak jauh dari tempat Lin Feng dan Lin Hua. Sedangkan lima ribu prajurit Dewa, mereka melakukan penjagaan, dan tidak membiarkan satupun monster mendekati tempat tuan mereka.
Waktu terus berlalu dan semua orang telah selesai memulihkan keadaan, dan sekarang mereka sudah siap kembali melanjutkan perjalanan menuju ujung Dunia Monster tingkat atas.
Saat kelompok yang dipimpin Lin Feng sudah dapat melihat ujung Dunia Monster tingkat atas, di waktu yang sama mereka juga melihat belasan juta monster sidah menunggu kedatangan mereka. Melihat jumlah monster, mereka tahu semua monster di Dunia Monster telah berkumpul di tempat yang sama.
Sembilan puluh monster tingkat Raja Dewa Spiritual Surgawi Bintang 1 dan Bintang 2. Jutaan monster tingkat Dewa Spiritual Surgawi Bintang 4 sampai Bintang 9. Terakhir ada jutaan monster tingkat Kaisar Dewa Spiritual Langit Bintang 9. Kekuatan dan jumlah mereka sangatlah mengerikan.
Melihat semua itu, Lin Feng menghela napas. “Ini tidak mudah untuk dilalui. Kekuatan dan jumlah kita tidak sebanding dengan mereka, tapi kita tetap harus maju untuk melawan mereka.” Lin Feng menjada perkataannya, kemudian dia mengarahkan pandangannya pada Lin Hua.
Mendengar semua itu Lin Hua menanggapinya dengan menganggukkan kepala, begitu juga dengan kelima saudari Jiang. Untuk prajurit Dewa, Lin Feng juga meminta mereka untuk senantiasa berada di dekat Lin Hua.
Lin Hua sebenarnya tidaklah lemah, dengan kekuatannya saat ini dia lebih dari mampu mengalahkan monster yang memiliki kekuatan dua tingkat di atas kekuatan sejatinya. Namun, Lin Feng tetap saja mengkhawatirkan keselamatan Lin Hua saat berada di tengah lautan monster.
Setelah semua persiapan telah selesai dilakukan, Lin Feng mulai mengarahkan pandangannya ke arah monster yang terlihat dengan kedua matanya. Dia mengincar monster kuat dengan kekuatan di atas tingkat Dewa Spiritual Surgawi Bintang 8.
Untuk monster yang lebih lemah, Lin Feng membiarkan mereka menjadi lawan Lin Hua dan yang lainnya. Selain menghindarkan Lin Hua dan yang lainnya dari bahaya, melawan monster yang lebih lemah tentu dapat membuat mereka lebih cepat dalam mengalahkan monster yang ada.
Lin Feng langsung saja melesat maju membuka serangan diikuti Lin Hua dan yang lainnya. Jika Lin Feng melesat menuju barisan belakang menyerang monster yang lebih kuat, Lin Hua dan yang lainnya langsung saja menyerang monster di barisan terdepan.
__ADS_1
Jutaan monster tingkat Kaisar Dewa Spiritual Langit sama sekali bukan masalah untuk Lin Hua dan yang lainnya. Hanya butuh beberapa menit, Lin Hua dan yang lainnya dapat mengalahkan mereka, dan sekarang melanjutkan pertempuran melawan monster tingkat Dewa Spiritual Surgawi.
Sementara itu Lin Feng yang berada di barisan belakang, dia menggunakan seni tarung Tangan Dewa Kematian dan seni tarung Penyerap Kultivasi, dia mendapatkan banyak manfaat dari kedua seni tarung yang ternyata bisa dikombinasikan.
Puluhan bayangan tangan muncul dari belakang tubuh Lin Feng. Aura dari puluhan bayangan tangan itu sangatlah mengerikan, dan bisa dipastikan monster yang lebih lemah dari Lin Feng mati saat bersentuhan dengan bayangan tangan yang dikeluarkan Lin Feng.
Seni tarung Tangan Dewa Kematian seharusnya cuma bisa digunakan untuk membunuh musuh, tapi dengan dikombinasikan dengan seni tarung Penyerap Kultivasi, Lin Feng dapat menyerap kultivasi musuh bersamaan dengan bayangan tangan yang mengakhiri kehidupan musuhnya. Melakukan semua itu secara terus-menerus, dengan mudahnya Lin Feng berhasil membunuh lebih dari satu juta monster tingkat Dewa Spiritual Surgawi Bintang 7 sampai Bintang 9.
Namun, setelah membunuh mereka semua, Lin Feng cukup kecewa karena poin pengalaman yang didapatkannya belum juga cukup untuk membuat dirinya menerobos tingkat Dewa Surgawi Bintang 9. “Sepertinya aku harus membunuh seluruh monster di dunia ini untuk dapat menerobos ke tingkat yang lebih tinggi!”
Tak lagi melihat monster di tingkat Dewa Spiritual Surgawi yang dapat membahayakan keselamatan Lin Hua dan yang lainnya, sekarang Lin Feng mengarahkan pandangannya pada puluhan monster tingkat Raja Dewa Spiritual Surgawi yang mengarahkan sorot mata tajam mereka padanya.
“Kalian semua sepertinya sudah tidak sabar ingin memulai pertempuran denganku. Baiklah karena kalian sudah tidak sabar, mari kita mulai pertempuran, dan biarkan aku menjadikan kalian sebagai sumber kekuatan serta pundi-pundi kekayaanku!” Lin Feng mengeluarkan semua yang dia miliki, kemudian dia melesat maju menyerang puluhan monster tingkat Raja Dewa Surgawi Bintang 1 dan Bintang 2 yang juga melesat maju untuk menyambut kedatangannya.
Lin Feng yang melihat lawannya bergerak maju, bukannya gentar, dia justru terkekeh pelan melihat pergerakan mereka. “Kalian semua sepertinya sangat menginginkan kematian. Kalau memang itu yang kalian inginkan, dengan senang hati aku memberi bantuan pada kalian semua untuk segera bertemu dengan Dewa Kematian.”
Menggenggam erat pedang elemen di tangannya yang telah terselimuti tujuh elemen yang dikuasainya, Lin Feng menegaskan pedang elemen ke arah lima monster yang berada di posisi terdepan.
“Swusshh... Wuung...” Tebasan berbentuk sabit yang ukurannya semakin membesar melesat dari arah Lin Feng menuju lima monster di posisi terdepan.
Kelima monster yang tidak tahu seberapa besar daya hancur serangan Lin Feng, bukannya menghindar, mereka justru bersiap menahan serangan itu. “Monster tetaplah monster. Meski kekuatan mereka besar, tetap saja mereka sekumpulan makhluk bodoh.”
Lin Feng hanya bisa menggelengkan kepala melihat keputusan lima monster yang mencoba menahan serangannya, tapi pada akhirnya serangan itu justru memotong tubuh mereka berlima masing-masing menjadi dua bagian atas dan bawah.
...----------------...
__ADS_1
Bersambung.