
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Lin Feng, Lin Hua, dan yang lainnya berhasil mengalahkan seluruh monster tanpa mengalami kesulitan. Jumlah monster memang banyak, tapi kekuatan dan kecerdasan milik mereka tak sebanding dengan apa yang dimiliki Lin Feng, Lin Hua dan yang lainnya.
Semua orang mendapat terobosan setelah berhasil mengalahkan seluruh monster, termasuk prajurit Dewa. Lin Feng berhasil menerobos tingkat Dewa Surgawi Bintang 8, Lin Hua berhasil menerobos tingkat Dewa Surgawi Bintang 7, kelima saudari Jiang berhasil menerobos tingkat Dewa Surgawi Bintang 4, dan terakhir ada prajurit Dewa yang kekuatannya saat ini berada dua tingkat dibawah Lin Feng.
Setelah semua orang selesai menyempurnakan kekuatannya dan memastikan tak lagi terdapat monster di dunia yang mereka tempati, Lin Feng mengirim prajurit Dewa kembali ke Alam Kehidupan.
Begitu prajurit Dewa kembali ke Alam Kehidupan, Lin Hua bertanya pada Lin Feng. “Feng’gege, sekarang apa yang ingin kita lakukan di tempat ini?”
“Aku ingin pergi ke pusat dunia, dan menyerap inti kehidupan dunia ini.” Lin Feng menjawab apa yang sekarang menjadi tujuan utamanya setelah musnahnya seluruh monster di Dunia Monster.
Lin Hua menganggukkan kepala mendengar semua itu. Meskipun tahu menyerap inti kehidupan dunia dapat menyebabkan hancurnya dunia yang saat ini dirinya pijak, tapi mengingat dunia yang dirinya pijak adalah dunia para monster, hancurnya dunia monster tentu sangat baik untuk kehidupan manusia.
Lagi pula, di luasnya Alam Semesta terdapat banyak dunia monster yang tak terhubung dengan tiga Alam utama penyusun Alam Semesta. Semua itu diketahui Lin Hua dari buku kuno yang pernah dirinya baca di perpustakaan keluarga Luo.
Lin Feng menggunakan mata Dewa mencari letak inti kehidupan Dunia Monster. “Akhirnya aku menemukannya.” Lin Feng bergumam lirih dan hanya dirinya sendiri yang mendengarnya.
Inti kehidupan Dunia Monster yang dicarinya tidak berada di pusat dunia, melainkan ada di gua yang persis berada lurus di depannya.
Aura kehidupan di tempat itu sangat padat dan banyak benih monster yang menyerap aura kehidupan di tempat itu untuk mempercepat pertumbuhan mereka. Jika proses itu terus berlanjut, dalam beberapa minggu ke depan monster baru mulai lahir, dan hanya dalam kurun waktu lima sampai sepuluh tahun kedepan mereka bisa memiliki kekuatan di tingkat Raja Dewa Langit.
Lin Feng memutuskan membawa Lin Hua dan kelima saudari Jiang menuju tempat itu. Setelah berjalan kaki selama setengah jam, akhirnya mereka sampai di depan mulut gua yang memiliki ketinggian belasan meter dan lebar kurang dari sepuluh meter. Banyak aura monster di sekitaran gua, tapi itu hanyalah aura yang berasal dari jutaan benih monster.
“Di tempat ini ada jutaan benih monster yang tinggal menunggu waktu untuk menetas dan tumbuh dewasa, tapi di tempat ini aku juga merasakan aura kehidupan yang luar biasa besar, dan sepertinya aura kehidupan inilah sumber kekuatan dunia ini.” Lin Hua menyampaikan apa yang dirasakan olehnya.
Lin Feng sendiri menunjukkan senyuman senang di wajahnya setelah merasakan dari jarak dekat aura kehidupan yang berasal dari inti kehidupan Dunia Monster tingkat atas. Dengan inti kehidupan yang begitu besar, Lin Feng memiliki keyakinan dirinya dapat menerobos langsung ke tingkat Raja Dewa Surgawi.
__ADS_1
[Ding... Inti kehidupan Dunia Monster tingkat atas kekuatannya terlalu besar untuk Tuan serap seorang diri. Tubuh Tuan tidak memiliki kemampuan untuk menampung kekuatan inti kehidupan dunia ini. Jika dipaksakan, tubuh Tuan bisa meledak dan itu adalah akhir riwayat hidup Tuan]
“Kalau begitu, apa yang harus aku lakukan? Apa aku perlu bantuan mereka?” Mereka yang dimaksud Lin Feng adalah Lin Hua dan kelima saudari Jiang.
[Ding... Tuan memang harus meminta bantuan mereka. Dengan adanya mereka yang ikut menyerap inti kehidupan Dunia Monster tingkat atas, selain membantu Tuan meningkatkan kekuatan serta menghindarkan Tuan dari kematian, mereka juga bisa mendapatkan manfaat besar dari menyerap apa yang Tuan serap]
Mendengar itu, Lin Feng menolehkan kepala memandang Lin Hua, kemudian dia secara bergantian memandang kelima saudari Jiang. “Kita bersama-sama serap inti kehidupan dunia ini, dan bersama-sama kita bisa menjadi kuat.” Lembut Lin Feng mengatakan semua itu pada Lin Hua, dan tentu lima saudari Jiang juga mendengarnya.
Lin Hua mengangguk mendengar itu, begitu juga dengan kelima saudari Jiang. Kemudian dengan dipimpin Lin Feng, perlahan tapi pasti mereka melangkahkan kaki menuju bagian dalam gua, dan terus melangkah menuju bagian terdalam gua.
Lin Feng, Lin Hua, dan kelima saudari Jiang melihat sekeliling waspada terhadap ancaman tersembunyi yang berada di dalam gua. Namun setelah lama melangkah dan hampir mencapai titik terdalam gua, mereka sama sekali tidak merasakan adanya ancaman dari kekuatan tersembunyi di dalam gua.
“Sepertinya ini yang dimaksudkan dengan inti kehidupan dunia ini.” Tak lama berjalan Lin Feng dan yang lainnya sampai di titik terdalam gua, dan sekarang di hadapannya terdapat gumpalan cahaya yang menyimpan begitu banyak energi kehidupan.
Lin Feng dan yang lainnya dapat merasakan peningkatan kekuatan mereka hanya berdiri mengelilingi gumpalan cahaya yang terus menerus mengeluarkan aura kehidupan.
Segera saja Lin Feng menyuruh Lin Hua dan kelima saudari Jiang mulai berkuktivasi, dan dirinya juga melakukan hal yang sama. Namun sebelum mulai berkuktivasi, Lin Feng terlebih dahulu memasang array pelindung untuk melindungi dirinya sendiri, melindungi Lin Hua, dan melindungi kelima saudari Jiang.
“Kekuatanku benar-benar meningkat sangat cepat. Hanya dalam beberapa menit menyerap energi kehidupan di tempat ini, aku merasa sudah cukup banyak mengumpulkan poin pengalaman, dan tak lama lagi mungkin aku bisa menerobos tingkat Dewa Surgawi Bintang 9.” Lin Feng bergumam lirih.
Hal yang sama juga dirasakan Lin Hua dan kelima saudari Jiang. Meski peningkatan kekuatan mereka tidak secepat Lin Feng, tapi perlahan kekuatan mereka terus meningkat, dan ada kemungkinan mereka mendapatkan terobosan setelah beberapa jam berkuktivasi.
Sementara itu di Alam Kehidupan. Hari-hari di Alam Kehidupan terus berganti, dan orang-orang di Alam Kehidupan mulai mendapatkan hasil dari latihan yang mereka lakukan. Satu persatu menerobos tingkat yang lebih tinggi, membuat kekuatan mereka jauh melampaui kekuatan yang sebelumnya. Sekarang seluruh kuktivator keluarga Lin telah berhasil menerobos tingkat Kaisar Dewa Langit.
Kalau masih ada yang belum berhasil menerobos tingkat Kaisar Dewa Langit, mereka adalah kultivator muda yang belum lama ini melangkahkan kaki di jalan seorang kultivator.
Untuk prajurit tawanan perang yang sebelumnya bersumpah setia pada keluarga Lin, mereka seluruhnya telah kembali ke Kota Cahaya Dewa, dan saat ini mereka sedang meningkatkan kekuatan di menara kultivasi keluarga Lin. Banyak dari mereka yang berhasil menerobos, tapi rata-rata mereka masih berada di tingkat Raja Dewa Langit Bintang 7 sampai Bintang 9.
Sedangkan untuk Kaisar Huo Bin dan para Jenderal Kekaisaran Api yang ikut berlatih di Alam Kehidupan, setelah dibuat takjub dengan Alam kehidupan, berhari-hari mereka berlatih di Alam Kehidupan, dan sampai hari ini masing-masing dari mereka telah beberapa kali mendapatkan terobosan.
__ADS_1
Huo Bin saat ini berada di tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 9, dan hanya menunggu waktu baginya untuk menerobos tingkat Dewa Surgawi. Sedangkan untuk para Jenderalnya, mereka hanya satu tingkat berada di bawah Huo Bin, dan tak lama lagi mungkin mereka dapat menyamai pencapaian Huo Bin. Peningkatan kekuatan besar-besaran juga terjadi di keluarga Luo. Sekarang di keluarga Luo sebagian besar orang telah berhasil meningkatkan kekuatan sampai tingkat Kaisar Dewa Langit, dan sisanya berada di tingkat Raja Dewa Langit.
Bisa dikatakan kekuatan keluarga Luo adalah kekuatan terkuat di Alam Dewa setelah kekuatan yang dimiliki keluarganya Lin. Meskipun Kekaisaran Api kuat dengan adanya Huo Bin dan para Jenderalnya, tetap saja keluarga Luo lebih kuat, dan semua itu membuat Kekaisaran Api hanya menempati urutan ketiga kekuatan terkuat di Alam Dewa.
Masih adanya waktu yang tersisa sebelum datangnya mara bahaya ke Alam Dewa, membuat mereka semua terus berusaha keras meningkatkan kekuatan, supaya dapat melindungi keberlangsungan kehidupan di Alam Dewa. Setidaknya mereka ingin memiliki kekuatan tingkat Dewa Surgawi sebelum mara bahaya sampai di Alam Dewa.
...----------------...
Di tempat yang cukup jauh dari Alam Dewa, jutaan sosok yang seluruh tubuhnya dikelilingi aura kegelapan, mereka melesat cepat menuju Alam Dewa. Mereka sudah menempuh perjalanan cukup jauh, tapi mereka baru saja menempuh setengah jarak menuju Alam Dewa. Dengan kecepatan pergerakan mereka, setidaknya butuh dua sampai tiga minggu lagi untuk sampai di Alam Dewa.
Dipimpin sosok pemimpin dengan kekuatan di tingkat Raja Dewa Surgawi Bintang 8 dan seratus wakilnya yang kekuatannya hanya satu tingkat di bawahnya, jutaan sosok dengan aura kegelapan yang sangat kental memiliki keyakinan tinggi dapat menghancurkan Alam Dewa maupun Alam Langit, dan semua itu mereka lakukan hanya untuk menyenangkan sosok yang selama ini mereka anggap sebagai Sang Pencipta kehidupan.
“Aku sudah tidak sabar menikmati daging manusia yang sudah lebih dari seratus juta tahun tidak lagi dapat aku rasakan.” Sang pemimpin menjilati bibirnya sendiri membayangkan kenikmatan dari mengkonsumsi daging manusia yang masih hangat.
Dulu di Alam Kegelapan juga terdapat manusia yang jumlahnya mencapai ratusan juta. Namun, setelah munculnya sosok yang menciptakan makhluk hitam, banyak manusia yang diburu untuk meningkatkan kekuatan makhluk hitam.
Manusia yang lemah tidak bisa melindungi diri mereka, dan tepatnya seratus juta tahun yang lalu seluruh manusia di Alam Kegelapan musnah. Saat itu, sosok wanita mudah yang menjadi sosok manusia terakhir di Alam Kegelapan mati di tangan sosok yang sekarang memimpin penyerangan Alam Dewa dan Alam Langit.
Sejak kematian manusia terakhir di Alam Kegelapan, sosok hitam yang tak lagi dapat memangsa manusia untuk meningkatkan kekuatan, mereka mulai menjadi sosok kanibal, memangsa satu sama lain, dan hanya mereka yang kuat dapat hidup sampai saat ini.
Mengetahu keberadaan Alam Dewa dan Alam Langit yang dihuni miliaran manusia, tentu mereka sangat bersemangat menguasai kedua Alam itu, dan setelahnya mereka dapat kembali menikmati kenikmatan daging manusia.
Namun, untuk dapat melakukan semua itu banyak rintangan yang harus mereka hadapi, dan salah satu rintangan itu tak lama lagi bermunculan di hadapan mereka.
Rintangan pertama mereka adalah sekumpulan prajurit pelindung Alam Dewa, yang keberadaannya merupakan utusan langsung Dewa Agung untuk melindungi Alam Dewa dan Alam Langit.
Kekuatan mereka dan prajurit pelindung Alam Dewa bisa dikatakan serara, tapi dengan jumlah mereka yakin dapat memenangkan pertempuran.
...----------------...
__ADS_1
Bersambung.