Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Aura Dewa Perang


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


Di istana langit Ling Yuan menjamu para Kaisar begitu selesai membahas permasalahan iblis dan monster yang mulai mengusik wilayah manusia. Di saat Ling Yuan dan Kaisar lainnya sedang menikmati jamuan makan, Huo Lian dan Chao Zha justru menghampiri tempat Kekaisaran Petir yang sedang menikmati makanan dan minuman yang disajikan untuk mereka.


Kedatangan keduanya sama sekali tidak dianggap oleh Lin Feng dan yang lainnya, tapi Ling Yuan dan Kaisar lainnya dapat melihat niatan buruk Huo Lian dan Chao Zha. Meskipun Ling Yun adalah yang terkuat, di Alam Langit ada peraturan yang melarang Kekaisaran ikut campur perselisihan antara Kekaisaran satu dan yang lainnya kecuali dia berada di salah satu sisi yang sedang berselisih.


“Nikmati makanan terakhir kalian sebelum kalian mati begitu melangkah keluar meninggal Kekaisaran Langit,” ujar Huo Lian.


“Saudara Li, bagaimana kalau kita melenyapkan dua pria lemah itu lalu untuk kedua wanita yang bersama mereka kita buat melayani seluruh keinginan kita?” kata Chao Zha.


“Meskipun memakai cadar wajah mereka memang cantik dan lagi tubuh mereka cukup membuatku bergairah. Saudara Zha, sepertinya aku setuju denganmu,” balas Huo Lian sambil menatap Yin Hua dan Yan Ning.


“Sudah diputuskan keduanya akan menjadi pelayan kita, dan mereka baru akan menerima kematian begitu kita bosan,” ujar Chao Zha sambil menunjukkan senyuman di wajahnya.


Baru juga Chao Zha menutup mulutnya, tekanan aura kekuatan yang sangat mengerikan mengarah padanya membuat pria itu jatuh tersungkur di depan semua orang di aula istana langit.


“Ugh...” Chao Zha memuntahkan seteguk darah setelah merasakan tekan aura kuat yang membuatnya jatuh tersungkur. Tekanan itu hanya sesaat tapi sudah membuat seorang Kaisar di tingkat Raja Dewa Bintang 5 jatuh tersungkur dan mengalami luka dalam. Kalau saja tekanan aura itu lebih lama keadaan Chao Zha tidak akan sebaik sekarang.


“Feng-gege, bukannya itu terlalu berlebihan?” ujar Yin Hua yang tahu kalau tekanan aura yang menekan Chao Zha berasal dari Lin Feng yang duduk di sebelahnya.


“Aku hanya ingin menguji seberapa kuat Seni Tarung yang baru aku pelajari,” kata Lin Feng santai sambil menunjukkan senyuman lembut pada Yin Hua.


Setelah berkata Dan menunjukkan senyumnya, Lin Feng mengarahkan pandangan pada Chao Zha. “Apa yang sudah terjadi pada Yang Mulia Kaisar Chao Zha? Apa Yang Mulia punya penyakit bawaan sehingga tiba-tiba jatuh tersungkur dan memuntahkan darah?” kata Lin Feng tenang tapi perkataannya cukup untuk merendahkan martabat Chao Zha sebagai seorang Kaisar.

__ADS_1


Chao Zha tidak membalas perkataan Lin Feng karena dia masih berusaha menyembuhkan luka dalamnya. Sedangkan Huo Lian, dia hanya diam karena tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Chao Zha.


Disaat orang-orang tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada Chao Zha selain Yin Hua, masih ada satu orang lagi yang tahu penyebab Chao Zha jatuh tersungkur dan memuntahkan darah. Orang itu adalah Ling Yuan yang tahu tekanan aura itu berasal dari Kaisar Kekaisaran Petir, Lin Feng.


“Masih berusia dua puluhan tahun, tapi sudah memiliki kekuatan tingkat Raja Dewa Bintang 9. Kekaisaran Api dan Kekaisaran Angin akan segera menerima akibat dari apa yang sudah mereka mulai.” gumam Ling Yuan lirih.


Dia ingat di usia yang sama dengan Lin Feng dia saat itu baru berada di tingkat Nirwana, tapi itu sudah dijuluki super jenius Alam Langit. Jika saat itu dia dijuluki super jenius, lalu julukan apa yang pantas untuk Lin Feng?


“Tak lama lagi dia akan melampaui kekuatanku, dan bukan kemustahilan Kekaisaran Petir menggeser posisi Kekaisaran Langit,” kembali Ling Yuan bergumam lirih.


‘Aura Dewa Perang yang aku pelajari ternyata dapat mengeluarkan aura tingkat Raja Dewa Bintang 9 disaat kekuatanku baru berada di tingkat Dewa Bintang 9, tapi aku kehilangan cukup banyak Qi untuk aura yang muncul hanya sepersekian detik,’ kata Lin Feng membatin.


Chao Zha yang telah selesai memulihkan luka dalamnya bangkit berdiri dengan sorot mata tajam mengarah pada rombongan Kekaisaran Petir. “Tunggu saja, kalian aku pastikan mati begitu melangkah keluar dari Kekaisaran Langit!” ancamnya lalu dia kembali ke tempat duduknya bersama Huo Lian yang berjalan di belakangnya.


‘Aku tidak tahu apa yang terjadi antara Kekaisaran Api, Kekaisaran Angin dan Kekaisaran Petir. Akan tetapi aku tahu apa yang terjadi seandainya dua orang itu tetap mencari masalah dengan Kekaisaran Petir,’ ujar Ling Yuan membatin. Dengan kekuatan tingkat Raja Dewa Bintang 9 tentu keduanya bukan lawan sepadan untuk Kekaisaran Petir.


Menjelang malam pertemuan berakhir dan semua Kaisar dipersilahkan untuk bermalam di tempat yang sudah dipersiapkan oleh orang-orang Ling Yuan. Para Kaisar bebas ingin tinggal berapa lama di Kekaisaran Langit asalkan mereka mau mematuhi seluruh peraturan yang berlaku di Kekaisaran Langit.


Beberapa Kaisar sudah meninggalkan aula istana langit, tapi saat Lin Feng dan orang-orang dari Kekaisaran Petir ingin keluar dari aula istana, lagi dan lagi mereka harus berurusan dengan Huo Lian dan Chao Zha, yang kali ini keduanya menghadang perjalanan mereka.


Huo Lian menatap sinis Lin Feng, lalu dia berkata, “Jangan berharap kalian bisa berlama-lama tinggal di Kekaisaran Langit untuk menghindari kami karena saat ini prajurit Kekaisaran Api dan prajurit Kekaisaran Angin, mereka sedang bergerak menuju wilayah kalian.”


Lin Feng yang mendengar semua itu hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala perlahan. Kalau dia ingin pergi, bukan sesuatu yang sulit baginya pergi meninggalkan Kekaisaran Langit dan kembali ke Kekaisaran Petir.


“Apa kalian yakin ingin kembali memulai peperangan dengan Kekaisaran Petir?” tanya Lin Feng pada dua Kaisar di depannya.

__ADS_1


“Apa juga yang membuat kami tidak yakin memulai perang yang hasil akhirnya sudah kami ketahui?” Huo Lian justru bertanya balik pada Lin Feng.


“Jadi kalian sudah tahu hasil akhirnya? Kalau begitu katakan padaku hasil dari peperangan yang belum dimulai? Apa kalian berdua mengalami kekalahan dan mayat kalian tergantung di gerbang Kekaisaran Petir?” ujar Lin Feng sambil menunjukkan senyuman remeh yang ditujukan pada dua orang di depannya.


“Orang lemah yang terlalu sombong. Benar-benar sampah,” kata Chao Zha terlihat tenang, tapi jelas dia sedang menahan amarah.


“Saudara Zha, kamu tidak perlu mendengar perkataan orang yang tak lama lagi mati di tangan kita!” ujar Huo Lian.


Sejak melihat Chao Zha tiba-tiba jatuh tersungkur dan mengalami luka dalam, Huo Lian mulai mewaspadai kekuatan orang-orang Kekaisaran Petir karena dia tidak ingin bernasib sama dengan Chao Zha. Namun, meski waspada dia tetap menunjukkan pandangan meremehkan pada orang-orang Kekaisaran Petir.


“Yang Mulia Kaisar Huo Lian, kamu bukanlah pemilik hidup dan mati seseorang. Jadi, jangan pernah mengatakan seolah kamu tahu kapan seseorang akan mati, apalagi kamu mengatakan orang itu mati di tanganmu! Bisa saja kamulah yang mati di tangan orang itu,” kata Lin Feng masih mempertahankan senyuman remeh di wajahnya.


Huo Lian menggertakkan giginya menahan amarah mendengar peralatan Lin Feng. Kalau saja saat ini mereka tidak berada di Kekaisaran Langit sejak tadi Huo Lian sudah menyerang Lin Feng. Akan tetapi karena masih berada di Kekaisaran Langit, Huo Lian tidak bisa sesuka hati melanggar peraturan karena tidak ingin menjadi musuh Kekaisaran Langit.


“Tetaplah bersembunyi di tempat ini dan aku akan pastikan Kekaisaran Petir rata musnah bersama seluruh makhluk hidup yang tinggal di dalamnya!” kata Huo Lian dengan suara lantang lalu dia dan Chao Zha berbalik badan ingin melangkah pergi meninggalkan aula istana langit.


“Kenapa juga kami harus bersembunyi disaat kami memiliki apa yang dibutuhkan untuk menghadapi kalian?” tanya Lin Feng yang dalam satu kedipan mata sudah berada di depan Huo Lian dan Chao Zha. Bukan hanya Lin Feng, tapi yang lainnya juga telah berpindah tempat, dan jumlah mereka bertambah setelah bergabungnya Xiong Hu dan Huang Zou.


“Dua lagi kultivator di tingkat Dewa. Sepertinya Kekaisaran Petir selama ini hanya pura-pura lemah,” ujar Qian Zu, Kaisar Kekaisaran Cahaya yang merasa kekuatan Kekaisaran Petir tak selemah seperti apa yang selama ini diperlihatkan.


Bukan hanya Qian Zu, Kaisar yang lainnya juga merasakan hal yang sama, termasuk Ling Yuan. Bagaimana mungkin Kekaisaran Petir adalah yang terlemah sedangkan mereka banyak memiliki kultivator tingkat Dewa?


“Tingkat Raja Dewa Bintang 4 dan tingkat Raja Bintang 5, apa menurut kalian berdua kekuatan seperti itu sudah kuat? Mari aku tunjukkan apa itu yang dinamakan kekuatan!” kata Lin Feng lalu dia mengeluarkan aura Dewa Perang.


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2